News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Cristian Gonzales Berjuang jadi Pemain Naturalisasi Demi Bela Indonesia, Harus Telan Pil Pahit Selama 5 Tahun: Banyak Musibah…

Cristian Gonzales menceritakan kisah perjuangannya menjadi pemain naturalisasi. Ia harus tinggal di Indonesia selama 5 tahun meski berbagai musibah datang.
Selasa, 18 Juni 2024 - 18:10 WIB
Cristian Gonzales dan Istrinya
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Nama Cristian Gonzales beberapa waktu lalu menjadi sorotan usai kedapatan menonton di bangku tribun. Padahal karir Gonzales pernah bersinar bersama Timnas Indonesia.

Cristian Gonzales merupakan salah satu pemain naturalisasi pertama yang membela Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Butuh pengorbanan yang besar agar Gonzales bisa menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Eva Siregar, istri Cristian Gonzales menceritakan lika-liku perjuangan sang suami demi membela Timnas Indonesia.

Eva menceritakan proses naturalisasi yang dijalani suaminya begitu sulit. Eva menyebut proses naturalisasi saat ini begitu berbeda dengan jaman Cristian Gonzales dahulu.

"Proses naturalisasinya super duper susah, tidak seperti sekarang. Saya sendiri yang turun tangan dibantu pengacara dari Persib Bandung untuk minta tanda tangan dari Presiden,” kata Eva Siregar.

“Waktu itu SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) yang waktu itu juga sangat ingin Gonzales bisa jadi WNI," sambungnya.

Diketahui, Gonzales resmi menjadi WNI pada 3 November 2010 saat ia masih berseragam Persib Bandung.

Proses naturalisasi Gonzales membutuhkan bantuan banyak pihak.

Selain dari perwakilan Persib melalui pengacara, ada juga perwakilan dari PSSI Marco Gracia Paulo serta Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional (BTN) saat itu, Iman Arif.

"Pak Iman Arif dan pengacara dari Persib, Ibu Dewi ini yang saya ingat berperan sangat banyak berperan membantu proses naturalisasi Gonzales waktu itu,” ujar Eva.

Cristian Gonzales Rela Tidak Pulang ke Negaranya saat Anggota Keluarga Meninggal

Eva mengatakan, suaminya begitu sungguh-sungguh demi menjadi WNI.

Gonzales berusaha untuk memenuhi semua persyaratan yang harus ditaati.

Termasuk persyaratan minimal lima tahun berturut-turut tidak pulang ke Uruguay, demi mendapatkan label WNI.

"Sampai waktu itu mulai dari Papanya Gonzales sehat, segar bugar sampai sakit, sampai stroke lalu koma dan meninggal ia tidak pernah pulang ke Uruguay. Sebegitu besarnya pengorbanan suami saya untuk bisa menjadi warga negara Indonesia," ungkap Eva.

Selama sang ayah sakit dan meninggal, Gonzales harus menerima pil pahit tak bisa pulang ke negara asalnya.

Kondisi Gonzales saat itu begitu sedih namun keputusannya sudah bulat demi Indonesia.

"Bapaknya meninggal setelah Gonzales jadi WNI. Tapi selama bapaknya sakit, dia tidak bisa pulang untuk bertemu. Pasti dia sangat sedih, dia duduk diam lalu matanya berkaca-kaca,” ujar Eva.

"Dia tidak pernah nangis kalau bukan soal urusan orang tua dan anaknya. Dia hanya menangis hanya untuk sesuatu yang penting dalam hidup dia. Bayangkan, untuk bisa jadi Indonesia kami banyak perjuangannya," tuturnya.

Perjuangan ini turut dibenarkan Cristian Gonzales saat berbincang dengan Rosi di Kompas TV.

Cristian Gonzales mengatakan proses naturalisasi pemain saat ini tidak sesulit masanya.

“Nggak, tidak seperti sekarang. Karena dulu saya harus ikut aturan ada di Indonesia. Saya main di Indonesia, saya harus ikut aturan waktu itu harus 5 tahun saya nggak boleh pulang ke negara saya untuk tetap jadi pemain naturalisasi,” ungkap Gonzales.

Gonzales menyebut selama lima tahun tinggal di Indonesia, apapun yang terjadi ia tidak boleh pulang ke negara asalnya meski ada kabar duka sekalipun.

“Nggak boleh pulang semua untuk jadi pemain naturalisasi. Waktu itu ada banyak musibah, papa saya meninggal, kakak saya semua sama adik,” kata Gonzales.

Demi Indonesia, Gonzales harus menelan pil pahit lantaran tak bisa melihat ayahnya untuk terakhir kali.

“Demi Indonesia dan untuk menjadi warga negara nggak bisa pulang. Tiga kali berturut-turut ada bagian dari keluarga meninggal sama sekali tidak boleh meninggalkan Indonesia,” tegasnya.

“Walaupun saya sedih tapi nggak bisa pulang, saya mau cari warga negara Indonesia untuk bisa main, untuk negara Indonesia,” sambungnya.

Saat disinggung soal perjuangannya sepadan atau tidak, Gonzales mengaku bangga menjadi WNI dan membela Indonesia.

Perihal proses naturalisasi saat ini yang lebih mudah, Cristian Gonzales mengaku tidak merasa cemburu akan hal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Alhamdulillah nggak, itu bukan karakter saya. Tentang prosesnya itu bukan urusan saya. Saya ikut senang sama mereka, untuk saya sendiri kualitas mereka saya lihat bagus,” terangnya.

“Penting mereka datang di sini untuk bisa bantu semua pemain kita lokal untuk Indonesia bisa punya prestasi,” pungkasnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Ustaz Abdul Somad, Pendakwah Kondang yang Doanya soal Karhutla Kalimantan Ramai Diaminkan Warganet

Profil Ustaz Abdul Somad, Pendakwah Kondang yang Doanya soal Karhutla Kalimantan Ramai Diaminkan Warganet

Pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) menyampaikan pesan tegas terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan. Ini profilnya.
Sambut KKT II 2026, FKUB Mimika Gelar Konser Kerukunan di Gedung Tongkonan

Sambut KKT II 2026, FKUB Mimika Gelar Konser Kerukunan di Gedung Tongkonan

Untuk menyambut KKT II 2026, FKUB Mimika menggelar pagelaran seni dan budaya bertajuk "Simfoni Kita Konser Kerukunan" di Gedung Tongkonan, Timika, Papua Tengah.
Paris Mencekam! Demo Biaya Hidup Berubah Kericuhan, Toko-toko Jadi Sasaran Jarah

Paris Mencekam! Demo Biaya Hidup Berubah Kericuhan, Toko-toko Jadi Sasaran Jarah

Kerusuhan hingga penjarahan terjadi di Paris dan beberapa kota lainnya di Prancis pada Sabtu (17/10/2026) dalam aksi demonstrasi protes tingginya biaya hidup.
Bos Persib Titip Pesan untuk PSSI Jawa Barat: Minta Transparansi Anggaran Hingga Titip Pemain Muda

Bos Persib Titip Pesan untuk PSSI Jawa Barat: Minta Transparansi Anggaran Hingga Titip Pemain Muda

Transparansi anggaran, pembenahan fasilitas, serta pemerataan pembinaan pemain muda dinilai menjadi pekerjaan penting untuk membawa sepak bola Jawa Barat semakin maju.
Sukses Jadi Juara Umum SoIna dengan 58 Medali, Atlet Jawa Barat Justru Kesulitan Kembali dari NTT

Sukses Jadi Juara Umum SoIna dengan 58 Medali, Atlet Jawa Barat Justru Kesulitan Kembali dari NTT

Ketua SoIna Jawa Barat Abdul Karim mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, dan orang tua yang terus memberikan dukungan sejak masa persiapan.
Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Futsal Indonesia (FFI), Budi Setiawan, dan pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, berbicara setelah kekalahan ketiga di Brasil.

Trending

Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Seorang kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Mluntur, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, diduga dianiaya oknum TNI yang juga merupakan wali murid
70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

Menperin mengapresiasi JIIPE di Gresik yang menyerap 70 persen tenaga kerja lokal. Simak perkembangan investasi, hilirisasi, dan infrastruktur kawasan industri
Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Futsal Indonesia (FFI), Budi Setiawan, dan pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, berbicara setelah kekalahan ketiga di Brasil.
Hasil Tinju Dunia: Dramatis Bikin KO Ermal Hadribeaj, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Dramatis Bikin KO Ermal Hadribeaj, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil tinju dunia, di mana Sebastian Fundora berhasil mempertahankan sabuk gelar juara miliknya usai mengalahkan Ermal Hadribeaj lewat KO di ronde 12.
Media Korea Puji Megawati Hangestri Meski Langkah Hillstate di KOVO Cup Terhenti

Media Korea Puji Megawati Hangestri Meski Langkah Hillstate di KOVO Cup Terhenti

Megawati Hangestri mendapat pujian setinggi langit dari media lokal Korea meskipun gagal antarkan Hyundai Hillstate lolos dari fase grup KOVO Cup 2026 lalu.
Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Sebastian Fundora Vs Ermal Hadribeaj di Kelas Welter Super

Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Sebastian Fundora Vs Ermal Hadribeaj di Kelas Welter Super

Jadwal tinju dunia hari ini, di mana ada perebutan gelar juara kelas welter super antara Sebastian Fundora melawan Ermal Hadribeaj.
Jadwal Final KOVO Cup 2026 Hari Ini: Megawati Hangestri Cs Cuma Jadi Penonton, Ada Big Match GS Caltex Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal Final KOVO Cup 2026 Hari Ini: Megawati Hangestri Cs Cuma Jadi Penonton, Ada Big Match GS Caltex Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal final KOVO Cup 2026 hari ini, Minggu (18/10/2026). Bakal ada duel ulangan partai pamungkas musim lalu antara GS Caltex vs Expressway Hi-Pass, sayangnya Megawati Hangestri dan kawan-kawan hanya akan jadi penonton karena tumbang lebih dulu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT