GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum STY Cabut, Indra Sjafri Pernah Ungkap Perbedaan Mencolok Pelatih di Indonesia dengan Negara Lain: Yang Jepang Lakukan Justru Memperbanyak...

Mantan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri blak-blakan soal perbedaan mencolok pelatih di Indonesia dengan negara Jepang. Jepang justru berinvestasi besar dalam 
Selasa, 21 Januari 2025 - 21:08 WIB
Sebelum STY Cabut, Indra Sjafri Pernah Ungkap Perbedaan Mencolok Pelatih di Indonesia Yang Mereka Lakukan Memperbanyak...
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Mantan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, pernah menyampaikan pandangannya tentang kesenjangan kualitas pelatih sepak bola Indonesia dibandingkan negara lain. 

Hal ini disampaikan saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Helmy Yahya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indra mengungkapkan bahwa pelatih Indonesia masih tertinggal jauh dibandingkan pelatih negara lain, khususnya Jepang

Ia menjelaskan perbedaan mendasar antara sepak bola Indonesia dan Jepang, meski Jepang baru memulai kompetisi profesionalnya pada 1992. 

Bahkan di masa awal, Jepang pernah belajar dari Galatama, liga sepak bola Indonesia. 

Salah satu pemain legendaris Indonesia, Ricky Yakobi, sempat direkrut oleh klub Jepang, Matsushita Electric FC (sekarang Gamba Osaka), karena penampilannya bersama Arseto Solo. 

Kini, Jepang telah menjadi kekuatan baru di sepak bola dunia, dengan Timnas mereka yang rutin tampil di Piala Dunia. 

Di sisi lain, Indonesia masih jauh tertinggal dalam banyak aspek. Menurut Indra, salah satu penyebab utama adalah minimnya jumlah pelatih di Indonesia. 

"Bisa dibayangkan, pelatih kita hanya 7.000 orang, sementara Jepang punya 80.000," ujar Indra. 

Padahal, Indonesia memiliki jumlah penduduk dan antusiasme terhadap sepak bola yang lebih besar dibandingkan Jepang. 

Sebelum STY Cabut, Indra Sjafri Pernah Ungkap Perbedaan Mencolok Pelatih di Indonesia Yang Mereka Lakukan Memperbanyak...
Sebelum STY Cabut, Indra Sjafri Pernah Ungkap Perbedaan Mencolok Pelatih di Indonesia Yang Mereka Lakukan Memperbanyak...
Sumber :
  • PSSI

 

Helmy Yahya pun terkejut mendengar fakta ini. "Yang bener? Ini ngomong sepak bola saja? Dengan jumlah penduduk jauh lebih sedikit," tanyanya. 

Indra menambahkan, meski sepak bola belum tentu menjadi olahraga nomor satu di Jepang, negara tersebut berinvestasi besar dalam meningkatkan jumlah pelatih berkualitas. 

Selain itu, Indra mengungkapkan bahwa pelatih bersertifikasi A Pro di Indonesia baru mencapai 21 orang. 

"Sekarang saya sedang melatih gelombang kedua sebanyak 20 orang lagi. Jepang sudah punya hampir 2.000 pelatih bersertifikasi A Pro," jelasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap peningkatan jumlah pelatih di Indonesia bisa mengakomodasi minat besar anak-anak untuk menjadi pesepak bola profesional.  

Kondisi ini relevan dengan apa yang dilakukan Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan, yang membawa pendekatan profesional dalam kepelatihannya. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Polda Metro Jaya menetapkan status tersangka terhadap dua orang berinisial ICS dan SR terkait dugaan memberikan keterangan palsu kasus pemalsuan sertifikat tanah.
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur nasional dalam rangka memperingati Kenaikan Yesus Kristus membuat masyarakat memanfaatkan waktunya untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, salah satunya Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
SOKSI Gelar Rakernas-Rapimnas, Misbakhun Bawa pesan Khusus dari Partai Golkar

SOKSI Gelar Rakernas-Rapimnas, Misbakhun Bawa pesan Khusus dari Partai Golkar

Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) salah satu organisasi pendiri Partai Golkar menggelar Rakernas dan Rapimnas di Kota Bandung, Jawa Barat pada Jumat (15/5/2026).
Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan, Industri Penerbangan Modern Gunakan Sistem Keselamatan Berlapis

Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan, Industri Penerbangan Modern Gunakan Sistem Keselamatan Berlapis

Industri penerbangan modern bekerja dengan sistem keselamatan berlapis. Pesawat tidak hanya diperiksa sebelum terbang, tetapi juga terus dipantau sepanjang masa operasionalnya.
Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, mencatat terjadi penurunan jumlah penumpang keberangkatan dan kedatangan pada periode libur panjang dalam rangka Kenaikan Yesus Kristus pada pekan ini.
background

Pekan ke-33

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, mencatat terjadi penurunan jumlah penumpang keberangkatan dan kedatangan pada periode libur panjang dalam rangka Kenaikan Yesus Kristus pada pekan ini.
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur nasional dalam rangka memperingati Kenaikan Yesus Kristus membuat masyarakat memanfaatkan waktunya untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, salah satunya Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT