GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hati-hati! Ahli Ingatkan Mengenakan Jersei KW Bisa Sebabkan Masalah Kesehatan

Menggunakan jersei sepak bola KW akan menyebabkan masalah kesehatan.
Jumat, 28 November 2025 - 13:29 WIB
Jersei Terbaru Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram - Timnas Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Fenomena penggunaan jersei sepak bola palsu atau KW kini makin marak dan menjadi tren di kalangan pencinta bola. Harga jersey original yang terus merangkak naik diduga menjadi pemicu utama, sehingga banyak penggemar memilih alternatif murah berupa jersei tiruan yang mudah dibeli di berbagai platform daring. 

Ironisnya, tren ini justru membawa ancaman tersendiri yang tidak disadari oleh para pemakainya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di pasar global, perbedaan harga antara produk resmi klub dan tiruannya memang sangat mencolok. Jersei asli klub-klub besar, seperti Manchester United misalnya, dipatok hingga £85 atau sekitar lebih dari satu juta rupiah.

Namun jersey palsu dengan tampilan serupa bisa didapat hanya dengan £15. Selisih harga yang drastis tersebut membuat banyak orang tergoda tanpa mempertimbangkan faktor keamanan dan mutu material.

BBC melaporkan meningkatnya kekhawatiran para ahli mengenai bahan yang digunakan dalam produksi jersey tiruan. Kekhawatiran itu muncul karena barang-barang palsu dianggap tidak mengikuti standar keselamatan tekstil yang berlaku. 

Meski tampak meyakinkan secara visual, kualitas bahan umumnya jauh di bawah standar, bahkan berpotensi memicu dampak buruk bagi kesehatan kulit penggunanya. Louise Baxter-Scott dari Trading Standards memberikan peringatan langsung kepada publik. 

"Kami tidak tahu apa isi perlengkapan ini, perlengkapan ini bisa menimbulkan risiko kesehatan," kata Louise dikutip dari Sport Bible.

Ia menegaskan bahwa situasi ekonomi yang semakin berat membuat konsumen lebih rentan dan mudah tergoda dengan produk murah namun berbahaya. 

"Produk-produk tersebut memang dibuat dengan buruk tetapi terlihat asli, dan tekanan Natal, ditambah dengan meningkatnya biaya hidup, menciptakan kerentanan konsumen yang lebih besar dan mendorong orang-orang untuk beralih ke alternatif yang lebih murah," ucapnya.

Hal senada diungkapkan oleh Chloe Long, wakil direktur jenderal Anti-Counterfeiting Group. Menurutnya, penggunaan jersey palsu bukan hanya soal kualitas buruk, tetapi juga bisa memicu efek medis pada kulit. 

"Memakai strip itu dapat menyebabkan iritasi," katanya.

Ia menambahkan potensi bahaya bahan kimia dalam produksi barang palsu tidak bisa diremehkan. 

"Hal ini bahkan dapat menyebabkan masalah yang lebih serius, terutama jika racun atau pewarna berbahaya digunakan untuk memproduksi produk tersebut," lanjutnya.

Long mengungkap bahwa sebagian besar produksi jersey palsu ini berasal dari pabrik-pabrik di China dan dilakukan tanpa pengawasan standar keselamatan. Ketika ditanya mengenai bukti kandungan kimia berbahaya di dalamnya, ia menekankan betapa sulitnya melacak komposisi bahan setelah produk jadi. 

"Sangat sulit mengetahui secara retrospektif apa yang telah dimasukkan ke dalam produk tersebut," katanya. 

Menurutnya, indikasi bahaya tetap terlihat jelas dari rendahnya standar pembuatan. 

"Tetapi dalam beberapa kasus, Anda dapat melihat bahwa hal itu bisa berbahaya," sambungnya.

Lebih mengkhawatirkan lagi, produsen tiruan ini tidak tunduk pada regulasi resmi industri tekstil. 

"Dan mereka tidak mematuhi peraturan apa pun. Mereka tidak terikat oleh legalitas dan peraturan yang sama dengan produsen asli," ujarnya.

Di Inggris, membeli jersey tiruan memang tidak masuk kategori pelanggaran hukum. Namun menjualnya merupakan tindakan kriminal dengan ancaman hukuman hingga sepuluh tahun penjara serta denda tanpa batas. 

Bahkan, laporan tahun lalu mengungkap bahwa pendukung timnas Inggris yang ketahuan mengenakan jersey palsu saat Euro 2024 bisa dikenai hukuman.
Pemeriksaan acak di pintu masuk stadion dan titik transportasi publik dilakukan cukup ketat di Jerman. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut membuat risiko suporter tertahan atau dikeluarkan dari area pertandingan menjadi lebih besar. Upaya penertiban pun kini telah dilakukan oleh sejumlah klub Eropa.

Pada Agustus 2024, Sheffield Wednesday menerapkan kebijakan tegas terhadap penggunaan jersey palsu di stadion. Mereka menyampaikan peringatan melalui laman resmi klub bahwa suporter bisa dipaksa meninggalkan stadion jika kedapatan mengenakan perlengkapan KW. Klub juga memastikan tidak memberikan layanan penambahan nomor maupun nama pada jersei imitasi. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dijuluki Spesialis Babak Kedua, Bojan Hodak Antar Persib Bandung Menang Dramatis atas PSM Makassar

Dijuluki Spesialis Babak Kedua, Bojan Hodak Antar Persib Bandung Menang Dramatis atas PSM Makassar

Persib Bandung berhasil meraih kemenangan atas PSM Makassar di pekan ke-33 Super League 2025/2026, laga yang kembali menegaskan ketajaman taktik Bojan Hodak.
Bila Terlambat Mengikuti Shalat Idul Adha, Bolehkah Shalat Sendirian di Rumah? Begini Hukumnya Menurut Buya Yahya

Bila Terlambat Mengikuti Shalat Idul Adha, Bolehkah Shalat Sendirian di Rumah? Begini Hukumnya Menurut Buya Yahya

Setiap dilaksanakannya Hari Raya Idul Adha umat muslim akan merayakannya dimulai dengan shalat Ied di lapangan pada pagi hari. Bolehkah shalat sendiri di rumah?
Rencana Besar Pramono Anung: Dorong LRT Jakarta Tembus PIK 2 hingga Bandara Soetta

Rencana Besar Pramono Anung: Dorong LRT Jakarta Tembus PIK 2 hingga Bandara Soetta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menjajaki peluang besar untuk memperluas jangkauan transportasi massal hingga ke ujung utara Jakarta. 
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Detik detik Penangkapan Dua Pelaku Dugaan Penyekapan Pria di Jakarta

Detik detik Penangkapan Dua Pelaku Dugaan Penyekapan Pria di Jakarta

Dua pelaku dugaan penyekapan terhadap seorang pria di Jakarta ditangkap Satuan Reserse Mobile Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Satresmob Bareskrim Polri).
Isi Proposal Perdamaian yang Diajukan Amerika kepada Iran

Isi Proposal Perdamaian yang Diajukan Amerika kepada Iran

Proposal lima poin diajukan Amerika Serikat sebagai tanggapan atas usulan perdamaian yang diajukan Iran, menurut laporan media Iran pada Ahad (17/5).

Trending

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Pandangan masyarakat terhadap benda-benda bersejarah yang sering dianggap keramat atau mistis kini ingin diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT