News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Saat Thomas Doll Tak Paham Maksud Koreografi Blitzkrieg dari Jakmania? Eks Persija Ungkap Betapa Terkejutnya Masa Lalu Jerman Disinggung

Koreografi Jakmania menghadirkan bendera Jerman yakni warna merah, hitam dan kuning lengkap dengan tema Blitzkrieg dalam pertandingan Persija melawan RANS Nusantara pada pramusim Liga 1 2022 silam. 
Kamis, 4 Desember 2025 - 01:23 WIB
Masih Ingat Saat Thomas Doll Beri Paham Jakmania Soal Koreografi Blitzkrief
Sumber :
  • Persija

Jakarta, tvOnenews.com - Masih ingat saat mantan pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll mengaku tak paham atas koreografi Blitzkrieg dari Jakmania? Mantan pemain Persija, Hanno Behren mengungkapkan betapa terkejutnya dia dan Thomas Doll saat koregrafi tersebut muncul. 

Koreografi Jakmania menghadirkan bendera Jerman yakni warna merah, hitam dan kuning lengkap dengan tema Blitzkrieg dalam pertandingan Persija melawan RANS Nusantara pada pramusim Liga 1 2022 silam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Thomas Doll memilih untuk menjawab seadanya pertanyaan wartawan soal kehadiran Blitzkrieg di pertandingan itu. Bagi warga Jerman, momen Blitzkrieg memang sensitif karena berhubungan dengan Perang Dunia II. 

Blitzkrieg dalam bahasa Jerman artinya adalah serangan kilat, di mana sebagai strategi yang digunakan Nazi Jerman. Tentunya, masa-masa itu sangat sensitif dibahas oleh warga Jerman. 

Saat itu, Thomas Doll hanya mengaku fokus pada pertandingan tersebut. Apalagi, laga itu menjadi laga uji coba terakhir sebelum debutnya di Liga Indonesia. 

Namun Hanno Behren yang mana adalah pemain bawaan Thomas Doll ke Persija yang juga dari Jerman mengungkapkan fakta ketika momen tersebut terjadi.

Dia mengaku terkejut atas koreografi tersebut dan bahkan sempat membahasnya dengan Thomas Doll. 

"Itu adalah gim pertamaku (dengan Persija) dengan melawan tim sesama iga Indonesia, saya mencetak dua gol dan assist, semua bersorak, ada flare, sampa akhirnya ada koreografi," kata Hanno Behren dikutip dari kanal YouTube KronnectTV, Kamis (4/12/2025). 

Awalnya, dia hanya terkejut dengan kehadiran koreografi tersebut sampai akhirnya sadar ada yang salah dari persembahan Jakmania tersebut. 

"Sampai akhirnya saya melihat kata 'Blietzkrieg', saya sangat terkejut karena itu berlebihan," kata Hanno Behren. 

Dia kemudian menghampiri Thomas Doll dan sang pelatih ternyata menyadari hala tersebut. 

"Saya pergi ke arah Thomas dan memberi tahunya, dia kemudian meliat apa yang terjadi dan dia bilang agar ini tidak sampai ke Jerman," kata Hanno Behren. 

Hanno Behren mengaku dia dan Thomas Doll berusaha menjelaskan bahwa tidak seharusnya ini dibahas dan bagaimana hal ini sensitif bagi Jerman. 

"Saya melihat dia menggelengkan kepala dan tahu bahwa tidak bisa melakukan apa-apa," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengakui ini menjadi salah satu momen paling mengejutkan ketika dia membela Persija Jakarta. Namun di balik itu, dia mengakui bermain untuk Macan Kemayoran adalah momen paling berharga dalam karir sepak bolanya. 

"Stadion selalu penuh, dengan 30 ribu suporter yang seperti didukung 60 ribu suporter, itu luar biasa," katanya. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Bung Binder kirim pesan tegas untuk Persija Jakarta. Ingatkan Persija Jakarta jangan fokus cetak banyak gol untuk saingi Persib Bandung. Lebih baik fokus menang
Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung kembali sorot lemahnya pengawasan. Ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi sejak 1984 dan 2014.
FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

PSSI tengah seleksi ketat calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Empat negara Eropa gagal Piala Dunia ini bisa untuk masuk radar, siapa saja?
DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

Wacana kebijakan “war tiket” haji menuai kritik keras dari DPR. Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menilai gagasan tersebut berpotensi menabrak aturan
Kapolda Papua Tengah Turun Langsung ke Dogiyai, Perkuat Soliditas Usai Insiden

Kapolda Papua Tengah Turun Langsung ke Dogiyai, Perkuat Soliditas Usai Insiden

Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini, turun langsung memimpin apel pagi di Lapangan Apel Mapolres Dogiyai, Kamis (9/4), sebagai langkah strategis memperkuat

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT