News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Cerita Lucu Silvio Escobar soal Sunat? Eks Persija itu Menemukan Jalan Hidup di Indonesia

Kisah unik Silvio Escobar, eks Persija, dari takut sunat hingga jadi WNI. Perjalanan hidupnya di Indonesia penuh lika-liku, dari tarkam sampai profesional.
Jumat, 26 Desember 2025 - 09:18 WIB
Silvio Escobar, pemain naturalisasi mualaf yang tidak pernah dipanggil ke Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase Instagram & Antara

tvOnenews.com - Nama Silvio Escobar pernah menjadi bagian penting dalam dinamika sepak bola Indonesia.

Penyerang asal Paraguay itu tak hanya dikenal sebagai eks pemain Persija Jakarta, tetapi juga karena perjalanan hidupnya yang penuh liku sejak pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Escobar lahir dan besar di Paraguay dalam keluarga Katolik.

Kesempatannya datang ke Indonesia bermula pada 2014, melalui tawaran mendadak yang bahkan nyaris tanpa persiapan.

Saat itu, ia sebenarnya baru saja meneken kontrak dengan klub Liga 2 Paraguay.

“Itu sebenarnya sedikit lucu ya. Saya datang dan teken kontrak bersama tim Liga 2 di Paraguay. Habis teken kontrak, saya balik ke rumah,” kenang Escobar.

“Sebelum sampai rumah, bosnya telepon lagi. Terus dia tawarin saya ke Indonesia.”

Tanpa banyak pertimbangan, Escobar langsung menerima tawaran tersebut.

Bahkan, ia mengaku belum benar-benar memahami negara tujuan barunya saat keberangkatan sudah dijadwalkan.

“Tidak dikasih tahu klubnya apa. Terus beli tiket dan tiga hari lagi berangkat. Padahal saya tidak tahu Indonesia di mana,” ujarnya.

Setibanya di Indonesia, Escobar mencoba mencari informasi dengan menghubungi rekan senegaranya yang lebih dulu bermain di Indonesia, salah satunya Alfredo Cano.

Namun, masukan yang ia terima justru bernada peringatan.

“Kemudian saya cari informasi, ada teman yang main di Indonesia Alfredo Cano. Dia bilang ‘jangan ke sini, situasi tidak bagus. Mereka ambil kamu disuruh main tarkam’,” ucap Escobar.

Kekhawatiran itu terbukti ketika kompetisi sepak bola Indonesia terhenti pada 2015.

Banyak pemain kehilangan panggung profesional, termasuk Escobar.

“Tahun 2015 saya mau ke Bali cuma liga berhenti sekitar 4 bulan atau 5 bulan, disitu saya kenal tarkam saya diajak agen Agung,” katanya.

Pengalaman pertamanya bermain tarkam justru menjadi cerita yang membekas.

Meski level kompetisi jauh dari profesional, atmosfer pertandingan membuatnya terkesan.

“Tarkam pertama kali dibayar Rp 1,5 juta sekali pertandingan. Main pertama kali di Tangerang dan seru. Cuma di Indonesia ada tarkam, di luar negeri gak ada,” ungkapnya sambil tertawa.

Dari lapangan-lapangan sederhana itu, Escobar mulai memahami budaya sepak bola Indonesia. 

Kedekatan dengan masyarakat dan antusiasme penonton membuatnya merasa diterima, meski kariernya sempat berada di titik terendah.

Proses Menjadi Mualaf dan Ketakutan soal Sunat

Silvio Escobar saat berseragam Persija Jakarta
Silvio Escobar saat berseragam Persija Jakarta
Sumber :
  • Instagram/@persija

Interaksi intens dengan rekan-rekan setim yang mayoritas beragama Islam perlahan menumbuhkan rasa ingin tahu dalam diri Escobar.

Ia mulai memperhatikan cara hidup, nilai kebersamaan, hingga kebiasaan ibadah mereka.

Namun proses spiritual itu tidak langsung membawanya menjadi mualaf. Ada satu hal besar yang sempat membuatnya ragu.

“Sekitar tahun 2014, saya tidak langsung jadi mualaf. Sebab saya di awalnya merasa sangat takut disunat,” kata Escobar.

Ia mengaku memiliki pandangan keliru mengenai sunat.

“Dalam pandangannya, sunat itu menakutkan karena ada bagian tubuhnya yang akan dipotong. Otomatis akan kehilangan alat kelamin,” ucapnya sambil bercanda.

Setelah mendapatkan penjelasan dari teman-teman yang lebih dulu menjadi mualaf, barulah Escobar memahami proses sebenarnya.

“Jumat pagi saya bangun, saya sendiri jalan untuk sunat,” ujarnya mengenang momen tersebut.

Menjadi WNI dan Bertahan di Indonesia

Seiring waktu, Escobar merasa Indonesia bukan lagi sekadar tempat bekerja, melainkan rumah kedua.

Ia jatuh cinta pada budaya kekeluargaan, keramahan masyarakat, dan gairah suporter sepak bola yang menurutnya luar biasa.

Pada 2020, ia mengambil keputusan besar dengan mengajukan diri menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Setelah menjalani seluruh proses legal, Escobar resmi menyandang status kewarganegaraan Indonesia.

Kini, Silvio Escobar masih aktif di dunia sepak bola nasional dan membela Dejan FC.

Ia dikenal sebagai pemain yang membangun karier dari bawah, melewati fase tarkam, ketidakpastian liga, hingga kembali ke level profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah hidupnya menjadi bukti bahwa perjalanan di Indonesia bukan hanya membentuk karier sepak bolanya, tetapi juga arah hidup baru.

(hap/tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Usulan CFD Digelar Setiap Sabtu-Minggu hingga Kebijakan Ganjil Genap, Pramono Bakal Bahas Bareng Dishub

Soal Usulan CFD Digelar Setiap Sabtu-Minggu hingga Kebijakan Ganjil Genap, Pramono Bakal Bahas Bareng Dishub

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan bertemu Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin untuk membahas soal CFD hingga peraturan ganjil genap.
5 Fakta Menarik Laga Norwegia vs Portugal di UEFA Nation League 2026: Ronaldo Tak Dimainkan, Haaland Gagal Bawa Kemenangan

5 Fakta Menarik Laga Norwegia vs Portugal di UEFA Nation League 2026: Ronaldo Tak Dimainkan, Haaland Gagal Bawa Kemenangan

Di balik hasil pertandingan yang sangat ketat tersebut, terdapat berbagai fakta menarik yang sukses mencuri perhatian dalam laga Norwegia vs Portugal. Apa saja?
Antrean Ketapang-Gilimanuk Capai Belasan Kilometer, Gapasdap Ungkap Kendala Dermaga

Antrean Ketapang-Gilimanuk Capai Belasan Kilometer, Gapasdap Ungkap Kendala Dermaga

Antrean kendaraan yang masih terjadi di lintas Ketapang, Banyuwangi, dan Gilimanuk, Bali, hingga kini belum terurai. Ketersediaan kapal yang cukup banyak belum diimbangi dengan kapasitas dan kemampuan dermaga yang memadai.
Profil Kim Yeon-gyeon, Pemilik Nomor 8 di Hillstate yang Doakan Megawati Hangestri agar Terhindar dari Cedera

Profil Kim Yeon-gyeon, Pemilik Nomor 8 di Hillstate yang Doakan Megawati Hangestri agar Terhindar dari Cedera

Kim Yeon-gyeon sempat jadi pembicaraan volimania setelah Megawati Hangestri datang ke Hillstate. Pasalnya, nomor punggung 8 telah dia pakai sejak musim 2011.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.

Trending

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar Megawati Hangestri di musim ketiga hingga wejangan para seniornya.
Dapat Panggilan Kesayangan dari Megawati Hangestri, Lee Min-young Malah 'Ngambek'

Dapat Panggilan Kesayangan dari Megawati Hangestri, Lee Min-young Malah 'Ngambek'

Rookie Hyundai Hillstate menolak panggilan yang disematkan Megawati Hangestri kepadanya. Momen lucu ini terjadi saat mereka sedang liburan singkat di Pulau Jeju
Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Erick Thohir dan jajaran PSSI. Sebab, FIFA ASEAN Cup 2026 membantu mereka persiapkan diri jelang Piala Asia 2027.
Jadwal Voli Asian Games 2026, Senin 28 September: Timnas Voli Indonesia Lawan Kirgistan Pagi Ini

Jadwal Voli Asian Games 2026, Senin 28 September: Timnas Voli Indonesia Lawan Kirgistan Pagi Ini

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan kembali unjuk gigi, kali ini wajib menang saat melawan Kirgistan.
Jadwal Asian Games 2026, Senin 28 September: 4 Pebulu Tangkis Pastikan Raih Medali, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Senin 28 September: 4 Pebulu Tangkis Pastikan Raih Medali, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026). Tim Indonesia sudah memastikan medali usai empat pebulu tangkis tanah air tampil di semifinal. Sedangkan Timnas Voli Indonesia akan kembali berjuang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT