News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terlalu Jujur, Bojan Hodak Sentil Pemain Persib Jelang Putaran Kedua Super League 2025/26: Mungkin Ada Satu atau Dua Pemain yang Tidak Kami Suka

enurut Bojan Hodak, Persib masih kerap kehilangan momentum di situasi penting. Ia mengakui ada pemain yang tidak sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi
Kamis, 15 Januari 2026 - 20:54 WIB
Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung
Sumber :
  • Persib Bandung

tvOnenews.com - Status juara paruh musim Super League 2025/26 memang berada di tangan Persib Bandung. Namun di balik posisi puncak klasemen tersebut, Bojan Hodak justru melontarkan pernyataan yang cukup tajam. 

Pelatih asal Kroasia itu secara terbuka mengakui tidak semua pemain dalam skuad Maung Bandung sesuai dengan seleranya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alih-alih terlena oleh keunggulan satu poin di klasemen, Hodak memilih bersikap realistis. Ia menegaskan bahwa paruh kedua kompetisi akan menjadi ujian sesungguhnya, sekaligus momentum untuk melakukan penyesuaian, termasuk menyangkut pemain yang dianggap belum memenuhi standar permainan Persib.

Persib Puncaki Klasemen, Tapi Evaluasi Tetap Jalan

Persib Bandung menutup putaran pertama dengan kemenangan krusial 1-0 atas Persija Jakarta. Tambahan tiga poin itu membuat Maung Bandung naik ke puncak klasemen, memanfaatkan kekalahan Borneo FC dari Persita Tangerang dengan skor 0-2.

Dari 17 pertandingan, Persib mengoleksi 38 poin dan unggul tipis satu angka dari Borneo FC. Meski hasil tersebut menempatkan timnya sebagai juara paruh musim, Bojan Hodak menilai performa Persib belum sepenuhnya optimal.

“Begini, kami nomor satu di liga. Jadi tentu saja kami tidak bisa puas. Tapi di saat yang sama, saya pikir itu bisa lebih baik,” ujar Hodak.

Menurutnya, Persib masih kerap kehilangan momentum di situasi penting. Ia menyinggung kegagalan penalti yang berulang serta kelengahan di menit-menit akhir laga.

Persib Bandung
Persib Bandung
Sumber :
  • Persib.co.id

“Kami gagal mengeksekusi lima penalti dan kebobolan beberapa gol di menit-menit terakhir,” ucap pelatih berusia 54 tahun tersebut.

Meski demikian, Hodak tak menutup mata bahwa timnya juga beberapa kali diuntungkan oleh gol penentuan di penghujung laga. 

“Kami juga menang beberapa pertandingan di detik-detik terakhir. Jadi saya tidak bisa mengeluh,” katanya.

Pertahanan Kokoh Jadi Senjata Utama Maung Bandung

Salah satu aspek yang paling disorot dari Persib musim ini adalah solidnya lini belakang. Hingga akhir paruh musim, Persib menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Super League 2025/26, hanya 11 gol. 

Bahkan, saat bermain di Bandung, mereka baru sekali kebobolan. Bagi Bojan Hodak, catatan tersebut menjadi fondasi utama keberhasilan Persib berada di posisi teratas.

“Jika Anda melihat klasemen, jelas pertahanan kami sangat bagus,” ujar Hodak.

Ia menegaskan bahwa konsistensi di lini belakang jauh lebih menentukan dalam perebutan gelar juara. 

“Serangan bisa memenangkan pertandingan, tetapi pertahanan akan membawa Anda memenangkan liga,” tegasnya.

Di sisi lain, tekanan besar dari publik Bandung disebut Hodak sebagai bagian dari keseharian tim. 

“Di Persib, setiap pertandingan penuh tekanan. Orang selalu berharap kami menang, dan kami sudah terbiasa hidup dengan kondisi ini selama tiga tahun,” ungkapnya.

Bursa Transfer Dibuka, Hodak Akui Ada Pemain yang Tak Sesuai

Memasuki jeda kompetisi dan dibukanya bursa transfer paruh musim pada 10 Januari 2026, Bojan Hodak akhirnya membuka suara terkait rencana timnya. 

Ia memastikan tidak akan ada perombakan besar, meski mengakui ada pemain yang tidak sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi.

“Kami melakukan perubahan besar musim panas lalu. Jadi tentu saja mungkin ada satu atau dua pemain yang tidak kami suka,” kata Hodak.

Ia menegaskan bahwa perubahan yang dilakukan Persib bersifat terbatas. “Itu akan berubah, tetapi tidak terlalu banyak. Jadi jangan mengharapkan terlalu banyak perubahan,” ujarnya kepada awak media, Kamis (15/1/2026).

Hingga kini, Persib memang belum memperkenalkan rekrutan anyar, meski sejumlah rumor sempat mengaitkan nama Joey Pelupessy dan Maarten Paes dengan klub kebanggaan Bobotoh tersebut. 

Bursa transfer sendiri masih akan ditutup pada 31 Januari 2026. Menurut Hodak, situasi Persib berbeda dengan tim-tim pesaing. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena pada akhirnya kami berada di posisi nomor satu. Tim-tim di bawah akan melakukan perubahan besar,” jelasnya.

“Sementara bagi kami, mungkin hanya di beberapa posisi saja kami akan mencoba memperkuat tim,” pungkas mantan pelatih PSM Makassar itu. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Musim Baru Liga Voli Korea Mulai Sebentar Lagi, Megawati Hangestri Ungkap Target Utama dengan Hyundai Hillstate

Musim Baru Liga Voli Korea Mulai Sebentar Lagi, Megawati Hangestri Ungkap Target Utama dengan Hyundai Hillstate

Liga Voli Korea 2026/2027 akan segera dimulai dalam waktu dekat ini dimana Megawati Hangestri akan menjalani comebacknya di negeri ginseng.
Rocky Gerung Janji Kritisi Kebijakan Pemerintah Usai Dilantik Jadi Wantimpres

Rocky Gerung Janji Kritisi Kebijakan Pemerintah Usai Dilantik Jadi Wantimpres

Rocky Gerung menegaskan bahwa tugas Wantimpres adalah bersikap kritis dalam memberikan pertimbangan kepada Presiden, karena setiap kebijakan pemerintah berpotensi menimbulkan persepsi yang berbeda
Para Pengamat Singapura Buka Suara Soal Kekalahan Memalukan The Lions dari Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Skuad Ini Mulai Mengkhawatirkan

Para Pengamat Singapura Buka Suara Soal Kekalahan Memalukan The Lions dari Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Skuad Ini Mulai Mengkhawatirkan

Kekalahan telak Singapura dari Malaysia menyisakan sorotan tajam dari sejumlah pengamat sepak bola lokal. The Lions dinilai masih memiliki pekerjaan besar.
BREAKING
NEWS
Syahganda Nainggolan Resmi Menjadi Kepala Bakom RI

Syahganda Nainggolan Resmi Menjadi Kepala Bakom RI

Pelantikan Kepala dan Wakil Kepala bakom ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 106/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah yang ditetapkan di Jakarta pada 1 Oktober 2026.
Daftar 5 Pemain Timnas Indonesia yang Belum Dapat Menit Bermain di FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Saja?

Daftar 5 Pemain Timnas Indonesia yang Belum Dapat Menit Bermain di FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Saja?

Fase grup FIFA ASEAN Cup 2026 usai, 18 pemain Timnas Indonesia sudah tampil. Namun, lima nama masih mencatat nol menit bermain di bawah asuhan John Herdman.
Hasil Latihan MotoGP Jepang 2026: Alex Marquez Beri Kejutan! Pecahkan Rekor Lap untuk Jadi yang Tercepat di Motegi

Hasil Latihan MotoGP Jepang 2026: Alex Marquez Beri Kejutan! Pecahkan Rekor Lap untuk Jadi yang Tercepat di Motegi

Hasil Latihan MotoGP Jepang 2026 yang baru saja merampungkan seluruh sesi di hari pertama, Jumat 2 Oktober yang berlangsung di Sirkuit Motegi.

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
PT Agro Murni Sebut Aksi TKBM Ganggu Operasional dan Rugikan Perusahaan

PT Agro Murni Sebut Aksi TKBM Ganggu Operasional dan Rugikan Perusahaan

Humas PT Agro Murni, Aulia Kamaruzzaman, mengatakan kerugian yang dialami perusahaan tidak hanya berkaitan dengan barang, tetapi juga terganggunya berbagai aktivitas operasional di area perusahaan.
Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Belum tuduhan match fixing terbukti, Singapura justru kalah telak setengah gol dari Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). 
Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memastikan diri ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT