David da Silva "Ngebet" Bela Timnas Indonesia: Semuanya Sedang Dalam Proses
- Instagram David da Silva
tvOnenews.com - David da Silva kembali menjadi perbincangan hangat di sepak bola nasional. Bukan soal gol atau performanya bersama Malut United, melainkan tekad kuat striker asal Brasil tersebut untuk mengenakan seragam Timnas Indonesia.
Setelah bertahun-tahun berkarier dan menetap di Tanah Air, Da Silva secara terbuka mengungkapkan keinginannya untuk dinaturalisasi dan membela Merah Putih di level internasional.
Hasrat itu bukan sekadar wacana sesaat. David da Silva menilai Indonesia sudah menjadi rumah keduanya, baik secara profesional maupun personal.
Ia bahkan menyebut membela Timnas Indonesia sebagai mimpi besar yang ingin diwujudkan sebelum menutup karier.
Pertanyaannya kini bukan lagi soal niat, melainkan apakah Timnas Indonesia benar-benar membutuhkan sosok David da Silva, terutama di era kepelatihan John Herdman.
Jejak Panjang David da Silva di Sepak Bola Indonesia
Nama David da Silva mulai dikenal publik Indonesia sejak memperkuat Persebaya Surabaya pada 2018. Sejak saat itu, reputasinya sebagai striker tajam langsung terbentuk berkat naluri gol tinggi, duel udara kuat, dan kemampuan menjaga bola di area kotak penalti.
Kariernya sempat berlanjut ke luar negeri bersama Pohang Steelers (Korea Selatan) pada 2019 dan Terengganu FC (Malaysia) pada 2021. Namun Indonesia tetap menjadi panggung utama.
Da Silva kemudian bersinar bersama Persib Bandung selama empat musim dengan torehan prestasi mentereng, termasuk dua gelar juara Liga 1.
Pada 2025, ia melanjutkan petualangan bersama Malut United dan tetap menjadi andalan di lini depan.
Konsistensi itu membuat striker berusia 36 tahun tersebut masuk dalam daftar penyerang asing tersubur dalam satu dekade terakhir Liga Indonesia.

- Malut United
Naturalisasi dan Mimpi Membela Garuda
Secara administratif, peluang naturalisasi David da Silva semakin terbuka pada 2026. Ia telah memenuhi syarat utama berupa masa tinggal lebih dari lima tahun di Indonesia tanpa berpindah negara.
Situasinya mirip dengan Ciro Alves yang lebih dulu memulai proses naturalisasi melalui Kemenkum Maluku Utara pada Desember 2025.
Keinginan Da Silva membela Timnas Indonesia juga sudah beberapa kali ia sampaikan ke publik. Dalam wawancara video pada September 2024, ia menyatakan, “Saya berharap bisa menetap di sini. Saya ingin bermain untuk tim nasional dan mengenakan jersey Timnas Indonesia.”
Pernyataan serupa juga dikutip akun Instagram @futboll.indonesiaa. "Saya ingin di sini (Indonesia). Saya bahkan ingin dinaturalisasi sebagai Warga Negara Indonesia. Dan sekarang, semuanya sedang dalam proses,” ujar Da Silva.
Ia menegaskan kecintaannya pada Indonesia, bahkan menyebut anak-anaknya sudah lebih fasih berbahasa Indonesia dibanding dirinya.
Dibutuhkan atau Tidak? Analisis Kebutuhan Timnas Indonesia Era John Herdman
Meski usia David da Silva tak lagi muda, peluangnya membela Timnas Indonesia tetap terbuka. Sejarah mencatat, beberapa striker naturalisasi justru menjalani debut di usia matang, seperti Cristian Gonzales (34 tahun), Alberto Goncalves, hingga Ilija Spasojevic.
Ketiganya tetap memberi kontribusi signifikan meski tidak lagi berada di usia emas.
Dari sisi gaya bermain, David da Silva berposisi sebagai striker murni nomor 9, tipe target man yang kuat dalam duel fisik dan penyelesaian akhir.
Profil ini berpotensi cocok dengan pendekatan John Herdman yang kerap membutuhkan penyerang pemantul bola dan finisher di kotak penalti, terutama saat menghadapi lawan dengan blok rendah.
Namun, Herdman juga dikenal mengutamakan intensitas, mobilitas, dan pressing tinggi. Artinya, peran David da Silva kemungkinan lebih ideal sebagai opsi spesifik, bukan penyerang utama jangka panjang.
Ajang ASEAN Cup 2026 (AFF Cup) bisa menjadi pintu masuk realistis. Turnamen non-FIFA tersebut biasanya memaksa Timnas Indonesia mengandalkan pemain lokal karena keterbatasan pemanggilan pemain abroad.
Dalam konteks ini, pengalaman dan ketajaman David da Silva di Liga Indonesia bisa menjadi aset berharga.
Apakah ia akan dipanggil? Jawabannya bergantung pada kebutuhan tim dan visi John Herdman. Namun satu hal pasti, mimpi David da Silva membela Timnas Indonesia bukan sekadar angan—melainkan peluang yang perlahan menjadi nyata. (udn)
Load more