Joan Laporta Sumbang Suara dalam Pemilihan Presiden Klub Barcelona
- Barcelona
Laporta mengaku terkejut sekaligus tersentuh dengan dukungan tersebut.
“Saya mencintai Lamine. Itu datang dari hati. Saya juga orang pertama yang terkejut ketika melihat unggahan Instagram itu. Dia adalah sosok yang luar biasa sebagai pribadi, saya sangat menyayanginya,” kata Laporta.
Laporta juga mengungkapkan kebahagiaannya melihat sejumlah figur penting Barcelona hadir dalam pemungutan suara tersebut, termasuk pemain tim putri dan legenda klub.
“Saya juga sangat senang melihat Aitana datang untuk memberikan suara, dan Busquets yang datang bersama putranya,” ujarnya, merujuk kepada Aitana Bonmatí dan Sergio Busquets.
Di sisi lain, Laporta turut menanggapi kritik dari kandidat presiden lainnya, Victor Font, yang menyoroti penyelenggaraan proses pemilihan tersebut.
Menurut Laporta, proses pemilihan berlangsung dengan sangat baik berkat kerja keras staf klub yang terlibat dalam penyelenggaraannya.
“Hari ini klub sangat terorganisir dengan baik. Menyelenggarakan pemungutan suara seperti hari ini sepenuhnya merupakan hasil kerja staf, mengingat semua hal yang terlibat dalam sebuah pemilihan,” tegas Laporta.
Ia juga mengaku bangga pernah memimpin klub yang memiliki rasa memiliki yang sangat kuat terhadap Barcelona.
“Saya bangga pernah menjadi presiden bagi sekelompok orang yang memiliki rasa memiliki yang sangat kuat terhadap klub ini,” katanya.
Laporta menegaskan bahwa ia tidak akan mentoleransi kritik oportunistik yang ditujukan kepada staf klub yang selama ini bekerja menjaga operasional Barcelona.
“Apa yang tidak akan saya toleransi adalah kritik oportunistik terhadap staf. Mereka adalah orang-orang yang membuat klub ini terus berjalan,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Laporta juga membela sejumlah orang yang selama ini bekerja bersamanya dan menjadi sasaran kritik.
“Kami akan kembali dengan cara yang luar biasa. Yang paling menyakitkan bagi saya adalah ketika mereka menyerang orang-orang yang berdiri bersama saya, seperti Deco, Alejandro, bahkan Bojan juga menjadi sasaran,” kata Laporta.
Ia menilai serangan tersebut tidak perlu dan hanya bertujuan untuk menggoyahkan timnya.
“Itu adalah serangan yang tidak perlu dan dimaksudkan untuk membuat kami tidak stabil. Tetapi mereka kuat dan mereka baik-baik saja,” pungkasnya. (hfp)
Load more