News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Skill! Ini 5 Fakta Mengejutkan Soal Realita Timnas Indonesia Menurut Shin Tae-yong

Shin Tae-yong menyimpulkan bahwa persoalan utama bukan terletak pada bakat, melainkan aspek fundamental seperti mentalitas dan kondisi fisik pemain. Tantangan
Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:30 WIB
Bukan Skill! Ini 5 Fakta Mengejutkan Soal Realita Timnas Indonesia Menurut Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram Shin Tae-yong777

tvOnenews.com - Pernyataan blak-blakan kembali datang dari Shin Tae-yong yang kini menjabat sebagai Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7. 

Dalam pengalamannya melatih Timnas Indonesia, ia menemukan sejumlah fakta penting yang selama ini menjadi tantangan utama perkembangan sepak bola nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih asal Korea Selatan itu tidak berbicara berdasarkan asumsi. Selama lima tahun bersama PSSI, ia menangani berbagai level tim, mulai dari U-20, U-23, hingga senior. 

Dari sana, ia menyimpulkan bahwa persoalan utama bukan terletak pada bakat, melainkan aspek fundamental seperti mentalitas dan kondisi fisik pemain.

Pengalaman tersebut kini menjadi bekal penting bagi Shin dalam peran barunya. 

Ia menegaskan bahwa pelajaran selama membesut Timnas Indonesia akan diterapkan untuk mengembangkan pemain di Football 7, sebuah format sepak bola yang lebih dinamis namun tetap menuntut kualitas dasar yang kuat.

1. Bakat Pemain Indonesia Diakui, Tapi Belum Maksimal

Salah satu fakta yang diungkap Shin adalah kualitas individu pemain Indonesia sebenarnya sangat baik.

“Mungkin kalian semua yang ada di sini tahu bahwa saya sudah lima tahun berada di PSSI. Saya juga sudah banyak belajar juga bagaimana bisa mengembangkan pemain-pemain muda dengan baik dan dengan cara apa,” ujarnya.

Namun, menurutnya, potensi tersebut belum bisa dimaksimalkan karena tidak didukung oleh aspek lain yang sama kuatnya. Ini menjadi ironi tersendiri, karena secara teknik, pemain Indonesia dinilai tidak kalah dari negara lain di Asia.

2. Masalah Mental Jadi Penghambat Utama

Shin secara tegas menyebut bahwa mentalitas pemain masih menjadi pekerjaan rumah terbesar.

“Ada permasalahan mental di pemain-pemain Indonesia. Jadi, pertama kali saya datang ke Indonesia, saya memperbaiki mental para pemain,” katanya.

Dalam sepak bola modern, mentalitas menjadi faktor pembeda di level kompetisi tinggi. Negara seperti Jepang dan Korea Selatan mampu tampil konsisten karena memiliki mental bertanding yang kuat, sesuatu yang menurut Shin masih perlu dibangun di Indonesia.

3. Fisik Lemah, Performa Tak Maksimal

Selain mental, kondisi fisik pemain juga menjadi sorotan serius.

“Jadi, kemampuan individu mereka sangat baik, tetapi tidak ada fisik yang baik. Itu tidak bisa mengeluarkan atau menampilkan yang terbaik,” lanjut Shin.

Data dari FIFA menunjukkan bahwa pemain di level elite rata-rata menempuh jarak lebih dari 10 kilometer per pertandingan dengan intensitas tinggi. 

Tanpa fisik yang kuat, pemain akan kesulitan menjaga performa sepanjang laga, terutama dalam pertandingan internasional.

4. Pengalaman 5 Tahun Jadi Modal Besar

Shin Tae-yong tidak hanya mengkritik, tetapi juga membawa solusi berbasis pengalaman. Selama lima tahun bekerja sama dengan PSSI, ia menangani Timnas U-20, U-23, hingga senior.

Pengalaman ini membuatnya memahami secara mendalam karakter pemain Indonesia, sekaligus menemukan metode pengembangan yang lebih efektif. 

Ia menegaskan bahwa proses belajar tersebut menjadi bekal penting dalam membangun sistem pembinaan yang lebih baik.

5. Fokus Baru di Football 7: Transfer Ilmu dan Pengembangan Pemain

Kini, sebagai penasihat teknik Football 7 Indonesia, Shin berupaya menerapkan semua pelajaran yang didapat.

Ia mengungkapkan bahwa pengalamannya akan digunakan untuk membantu mengembangkan pemain muda dengan pendekatan yang lebih terstruktur.

“Saya juga sudah pernah berada di Timnas Indonesia U-20, U-23, dan juga senior. Jadi, mungkin bisa menjadi dukungan yang baik untuk mentransfer ilmu saya kepada pemain-pemain muda di Football 7,” tuturnya.

Football 7 sendiri merupakan format sepak bola 7 lawan 7 yang berada di bawah naungan FIF7. Indonesia dijadwalkan tampil di Intercontinental Cup 2026 di Roma, yang menjadi ajang pembuktian awal bagi pengembangan pemain di format ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari lima fakta tersebut, terlihat jelas bahwa tantangan Timnas Indonesia bukan sekadar soal teknik bermain. 

Mentalitas, fisik, dan sistem pembinaan menjadi fondasi yang harus diperkuat jika ingin bersaing di level global. Shin Tae-yong sudah membuka peta masalahnya tinggal bagaimana eksekusi di lapangan ke depan. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Skema WFH ASN di Klaim Berjalan Optimal Oleh Pemkab Tangerang

Skema WFH ASN di Klaim Berjalan Optimal Oleh Pemkab Tangerang

Penerapan skema work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di klaim berjalan optimal, disiplin, dan produktif oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten.
Pak Irfani Berikan Seminar Motivasi pada Pelepasan Wisudawan Pascasarjana Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Pak Irfani Berikan Seminar Motivasi pada Pelepasan Wisudawan Pascasarjana Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Direktur PT Pertamina Marine Solutions, Dr. Dian Prama Irfani, hadir sebagai pembicara dalam acara Pelepasan Wisudawan Pascasarjana (S2 dan S3) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM).
Sampaikan Pesan Mendalam untuk Para Buruh, Gubernur Dedi Mulyadi: Semoga Kita Bisa Bergandengan Tangan

Sampaikan Pesan Mendalam untuk Para Buruh, Gubernur Dedi Mulyadi: Semoga Kita Bisa Bergandengan Tangan

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan beberapa pesan dan harapan kepada para buruh di peringatan Hari Buruh Internasional (May Day 2026).
Kok Bisa Ada Hong Kong di FIFA ASEAN Cup 2026?

Kok Bisa Ada Hong Kong di FIFA ASEAN Cup 2026?

Hong Kong Disebut-sebut menjadi salah satu tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 selain Indonesia. Lantas, kenapa bisa ada Hong Kong dalam turnamen khusus tim ASEAN?
Sepakat dengan Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Blak-blakan Ingatkan Alih Fungsi Lahan Biang Kerok Banjir di Bandung

Sepakat dengan Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Blak-blakan Ingatkan Alih Fungsi Lahan Biang Kerok Banjir di Bandung

DPRD Jabar memberikan pernyatan serupa dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) soal alih fungsi lahan menjadi penyebab banjir dan longsor di Bandung.
Danantara Beli Saham Aplikator Ojol, DPR Bocorkan Alasannya

Danantara Beli Saham Aplikator Ojol, DPR Bocorkan Alasannya

DPR RI mengungkap langkah Pemerintah Indonesia di balik rencana pemangkasan komisi ojek online (ojol).

Trending

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Lampaui Dedi Mulyadi dan Pramono, Sherly Tjoanda Terpilih Jadi Gubernur Berkinerja Terbaik Versi Anak Muda

Lampaui Dedi Mulyadi dan Pramono, Sherly Tjoanda Terpilih Jadi Gubernur Berkinerja Terbaik Versi Anak Muda

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos melampaui Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) & Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung jadi Gubernur Terbaik versi anak muda.
Ipswich Town Kembali Tak Libatkan Elkan Baggott dalam Upaya Promosi ke Premier League

Ipswich Town Kembali Tak Libatkan Elkan Baggott dalam Upaya Promosi ke Premier League

Sudah keenam kalinya beruntun, bek Timnas Indonesia Elkan Baggott tidak dilibatkan pelatih Kieran McKenna dalam upaya Ipswich Town promosi ke Premier League.
Berapa Harta Kekayaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi?

Berapa Harta Kekayaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi?

Anda mungkin juga bertanya-tanya, dari mana saja sumber kekayaan yang dimiliki Dedi Mulyadi. Inilah beberapa sumber penghasilan yang dimiliki Dedi Mulyadi.
Kisah Lama Perceraian Ahmad Dhani dan Maia Estianty Kembali Memanas, Warganet Ungkit Pengakuan Al Ghazali: Bunda yang Bikin Aku Nerima Shafeea

Kisah Lama Perceraian Ahmad Dhani dan Maia Estianty Kembali Memanas, Warganet Ungkit Pengakuan Al Ghazali: Bunda yang Bikin Aku Nerima Shafeea

Warganet ungkit pengakuan Al Ghazali soal peran Maia Estianty yang buat dirinya menerima Shafeea setelah Ahmad Dhani kembali panaskan isu perceraian dengan mantan istrinya itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT