News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diky Soemarno Resmi Akhiri Masa Jabatan Ketua Umum The Jakmania di Laga Pamungkas Macan Kemayoran

Dalam pernyataan terbukanya melalui akun X Infokom Jakmania, Diky menyampaikan rasa bangga sekaligus penyesalan terdalam karena belum mampu membawa Persija meraih gelar juara selama masa kepemimpinannya.
Minggu, 17 Mei 2026 - 14:14 WIB
Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Jakarta, tvOnenews.com - Momen emosional datang dari Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, yang resmi berpamitan setelah enam tahun memimpin kelompok suporter terbesar Persija Jakarta tersebut. 

Diky Soemarno resmi mengakhiri masa jabatannya seiring dengan selesainya perjuangan Macan Kemayoran di kompetisi Super League 2025-2026. Pertandingan Persija melawan Semen Padang di Jakarta International Stadium, Sabtu (23/5/2026) menjadi pertandingan terakhirnya sebagai Ketua Umum The Jakmania. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataan terbukanya melalui akun X Infokom Jakmania, Diky menyampaikan rasa bangga sekaligus penyesalan terdalam karena belum mampu membawa Persija meraih gelar juara selama masa kepemimpinannya.

Diky mengenang awal perjalanannya dengan penuh makna. Ia datang dengan tekad menjaga “rumah” bernama The Jakmania, yang menurutnya bukan sekadar komunitas suporter, melainkan bagian dari kehidupan yang membentuk dirinya. 

“Enam tahun lalu saya datang dengan satu keyakinan sederhana. Bahwa saya ingin menjaga rumah ini sekuat yang saya bisa. Rumah bernama The Jakmania,” ujar Diky.

Selama dua periode menjabat, Diky menilai banyak hal telah dilalui bersama. Ia menyebut keberhasilan menjaga eksistensi Jakmania di masa sulit pascapandemi sebagai salah satu pencapaian penting. 

Selain itu, pembenahan organisasi, sistem keanggotaan yang lebih tertata, hingga memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi bagian dari perjalanan yang ia banggakan.

“Kita menjaga Jakmania tetap hidup di masa-masa sulit setelah pandemi. Kita membuat organisasi ini lebih tertata dengan sistem keanggotaan dan identitas yang lebih jelas,” katanya.

Namun di balik berbagai pencapaian tersebut, Diky tak menampik ada satu target besar yang belum terwujud, yakni membawa Persija kembali menjadi juara liga. Ia pun secara terbuka meminta maaf kepada seluruh Jakmania atas kegagalan tersebut.

“Tapi saya tahu, semua itu tetap tidak akan pernah terasa cukup karena ada satu hal yang belum berhasil saya berikan, yaitu membawa Persija juara. Dan untuk itu, saya minta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh Jakmania,” ungkapnya penuh penyesalan.

Diky menyadari bahwa dalam dunia sepak bola, trofi adalah tolok ukur utama. Ia pun mengakui bahwa kegagalannya mempersembahkan gelar akan selalu menjadi luka yang ia bawa ke depan.

“Sebesar apapun usaha yang sudah dilakukan, pada akhirnya yang paling diingat dalam sepakbola adalah piala. Saya gagal membawa Persija kembali menjadi juara liga di masa kepemimpinan saya,” lanjutnya.

Tak hanya soal prestasi, Diky juga merefleksikan perjalanan kepemimpinannya yang penuh dinamika. Ia mengakui tidak sempurna dan mungkin telah membuat banyak pihak kecewa. 

Meski demikian, ia menegaskan bahwa semua yang dilakukan selalu dilandasi rasa cinta kepada Persija dan Jakmania.

“Saya bukan ketua umum yang sempurna. Saya sering salah, sering gagal. Tapi percayalah, tidak pernah sekalipun saya menjalankan amanah ini tanpa rasa cinta kepada Persija dan Jakmania,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Diky berharap Jakmania ke depan bisa menjadi organisasi yang lebih kuat, dewasa, dan tetap menjadi rumah bagi seluruh pecinta Persija. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan bisa berganti, tetapi eksistensi Jakmania harus tetap terjaga.

“Nama ketua umum akan datang dan pergi. Tapi Jakmania harus tetap hidup, tetap besar, dan tetap berdiri untuk Persija,” tutupnya.

Kepergian Diky Soemarno menandai akhir satu era di tubuh Jakmania. Kini, harapan baru pun muncul agar kepemimpinan selanjutnya mampu membawa energi segar, termasuk mewujudkan mimpi besar yang selama ini belum tercapai, yakni melihat Persija kembali mengangkat trofi juara.

 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Warga yang mengetahui aksi KD langsung mengamankannya. Kabar adanya maling ayam yang tertangkap basah langsung tersebar hingga warga terus berdatangan.....
Catatkan Debut dengan Hasil Minor di Piala Presiden, Shin Tae-yong Tetap Apresiasi Penampilan Persija

Catatkan Debut dengan Hasil Minor di Piala Presiden, Shin Tae-yong Tetap Apresiasi Penampilan Persija

Shin Tae-yong harus menerima catatan debut buruk setelah Perisja menelan kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya pada laga penyisihan Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (26/7/2026) malam.
Pelatih Timnas Voli Indonesia Siapkan Kejutan Jelang Asian Games 2026, Boy Arnez Arabi Bakal Ganti Posisi?

Pelatih Timnas Voli Indonesia Siapkan Kejutan Jelang Asian Games 2026, Boy Arnez Arabi Bakal Ganti Posisi?

Reidel Toiran mulai menyusun kekuatan terbaik untuk menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. 
Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Sekelompok massa mendatangi Polsek Metro Menteng pada Minggu malam usai terjadinya bentrokan di Jalan Tambak. Polisi memastikan bahwa kondisi dapat dikendalikan.
Kang Song-hwi Ungkap Keberhasilan Timnas Voli Korea Selatan Sapu Bersih Laga Kontra Skuad Srikandi: Tidur Cukup

Kang Song-hwi Ungkap Keberhasilan Timnas Voli Korea Selatan Sapu Bersih Laga Kontra Skuad Srikandi: Tidur Cukup

Di balik tiga kemenangan beruntun tersebut, kapten Timnas Voli Korea Selatan, Kang So-hwi membagikan rahasia sederhana untuk menjaga performa jelang padatnya agenda internasional, yakni tidur yang cukup.
Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Polisi mengungkap kronologi bentrokan di Menteng yang diduga dipicu aksi geber motor di dekat gerobak nasi uduk. Tiga orang diamankan, satu korban meninggal dunia diamuk massa.

Trending

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
Rieke Diah Pitaloka Minta Diusut Tewasnya Terduga Maling Ayam: Jangan Ada Kesan Kasus Bule Cepat, Kasus Rakyat Sendiri Lambat

Rieke Diah Pitaloka Minta Diusut Tewasnya Terduga Maling Ayam: Jangan Ada Kesan Kasus Bule Cepat, Kasus Rakyat Sendiri Lambat

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, angkat bicara terkait tewasnya pria yang diduga mencuri ayam setelah menjadi korban pengeroyokan massa di Bali.
Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Polisi mengungkap kronologi bentrokan di Menteng yang diduga dipicu aksi geber motor di dekat gerobak nasi uduk. Tiga orang diamankan, satu korban meninggal dunia diamuk massa.
Tak Ada Komunikasi dengan John Herdman, Igor Tolic Beri Pesan Khusus pada Pemain Persib di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF

Tak Ada Komunikasi dengan John Herdman, Igor Tolic Beri Pesan Khusus pada Pemain Persib di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF

Sebagai pemberi kontribusi terbanyak bagi skuad Piala AFF, Persib terpaksa tak memainkan tujuh pemain Timnas Indonesia di Piala Presiden 2026. 
Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Sekelompok massa mendatangi Polsek Metro Menteng pada Minggu malam usai terjadinya bentrokan di Jalan Tambak. Polisi memastikan bahwa kondisi dapat dikendalikan.
Bukan Cuma SDN Kebayoran Lama, Pramono Bakal Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini

Bukan Cuma SDN Kebayoran Lama, Pramono Bakal Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini

Bukan cuma SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga bakal revitalisasi 11 sekolah lainnya tahun ini. 
Pelatih Timnas Voli Indonesia Siapkan Kejutan Jelang Asian Games 2026, Boy Arnez Arabi Bakal Ganti Posisi?

Pelatih Timnas Voli Indonesia Siapkan Kejutan Jelang Asian Games 2026, Boy Arnez Arabi Bakal Ganti Posisi?

Reidel Toiran mulai menyusun kekuatan terbaik untuk menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT