Eks Kiper Persib Bangun Sekolah Sepak Bola, Proyeksikan Tampil di Turnamen Internasional
- tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Akademi sepak bola yang baru dibentuk, Neo Gen Academy, resmi memperkenalkan diri kepada publik dan langsung memasang target ambisius dengan memproyeksikan para pemain mudanya tampil di turnamen internasional Singa Cup di Singapura.
Keseriusan Neo Gen Academy terlihat sejak awal pembentukannya. Alih-alih langsung membuka akademi untuk seluruh kelompok umur, mereka memilih memulai dengan proses seleksi ketat demi mendapatkan talenta-talenta terbaik.
Founder Neo Gen Academy, Rizky Bagja, mengatakan seleksi perdana atau batch pertama digelar di Lapangan PPI, Kota Bandung, pada Jumat (3/7/2026) dan diikuti sekitar 70 peserta dari kelompok usia (KU) 10 tahun.
"Kegiatan hari ini untuk pelaksanaan seleksi, khususnya pembinaan usia muda di kelompok usia 10 tahun. Rencananya kami akan mendirikan akademi baru di Kota Bandung, namanya Neo Gen Academy," ujar Rizky Bagja yang juga pernah membela Persib Bandung.
Antusiasme peserta pun cukup tinggi. Secara keseluruhan, sebanyak 230 anak telah mendaftarkan diri untuk mengikuti proses seleksi. Setelah batch pertama, Neo Gen Academy juga menjadwalkan seleksi batch kedua yang akan berlangsung pada Minggu (5/7/2026).
Kiper Persib musim 2013 ini menjelaskan bahwa proses seleksi tersebut bukan sekadar untuk membentuk tim akademi, melainkan juga sebagai tahap awal memilih pemain yang akan mewakili Neo Gen Academy di ajang internasional.
"Mereka akan kami berikan kesempatan pada hari ini melakukan seleksi untuk turnamen internasional di Singapura," katanya.
Turnamen yang dimaksud adalah Singa Cup, kompetisi sepak bola usia muda yang rutin digelar setiap tahun dan menjadi salah satu ajang paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara.
"Kompetisi di Singapura tersebut memang merupakan event tahunan. Untuk skala ASEAN, Singa Cup masih menjadi salah satu turnamen yang sangat bergengsi. Jadi kami menyiapkan tim untuk tampil di event tersebut," tutur Rizky.
Mantan penjaga gawang Persib Bandung itu menambahkan, hasil seleksi nantinya akan mengerucut menjadi sekitar 15 hingga 20 pemain terbaik di kategori KU-10.
Sementara itu, Neo Gen Academy juga mulai menyusun program pembinaan untuk kelompok usia lainnya. Tim KU-15 dipersiapkan mengikuti turnamen di Bali yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.
Menurut Rizky, Neo Gen Academy sengaja mengusung konsep yang berbeda dibandingkan sekolah sepak bola (SSB) pada umumnya. Akademi ini akan dibangun secara bertahap agar setiap kelompok usia mendapatkan sistem pembinaan yang benar-benar matang.
"Neo Gen Academy akan dibuka secara bertahap. Kami tidak langsung membuka semua kelompok usia sekaligus, tetapi ingin menghadirkan konsep yang lebih terstruktur sehingga setiap kelompok umur benar-benar siap dan bisa mendapatkan manfaat maksimal dari program pembinaan," jelasnya.
Seleksi Neo Gen Academy juga mendapat perhatian dari gelandang Timnas Indonesia, Dedi Kusnandar. Pemain yang akrab disapa Dado itu hadir langsung untuk memberikan motivasi kepada para peserta agar terus mengembangkan kemampuan mereka sejak usia dini.
Menurut Dedi, mengikuti turnamen internasional akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain muda, terlepas dari hasil akhir yang diraih.
"Pastinya sangat penting. Dari sana kita bisa melihat sejauh mana kemampuan dan pengalaman yang dimiliki. Menang bukan tujuan utama di usia seperti ini karena perjalanan mereka di sepak bola masih sangat panjang. Yang terpenting adalah mereka mendapatkan pengalaman dan terus berkembang," ujar Dedi Kusnandar.
Load more