Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Laga PSS vs Dewa United Digelar Tanpa Penonton, Panpel Minta Maaf

PSS Sleman akan melawan Dewa United di Stadion Maguwoharjo, Jumat (17/2/2023). Sayangnya, laga penting itu tidak bisa dihadiri penonton langsung di stadion.
Kamis, 16 Februari 2023 - 14:09 WIB
Logo PSS Sleman (dok Official Site PSS).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - PSS Sleman akan menghadapi Dewa United pada pekan ke-25 BRI Liga 1 musim 2022/2023 di Stadion Maguwoharjo, Jumat, 17 Februari 2023. Sayangnya, laga penting itu tidak bisa dihadiri penonton secara langsung di stadion.

Pihak kepolisian tidak merekomendasikan pertandingan tersebut dihadiri penonton. Hal ini tertuang dalam surat rekomendasi bernomor: R/REK/44/II/YAN2.14/2023/Intelkam tertanggal 15 Februari 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Panpel PSS, Yuyud Pujiarto meminta maaf kepada PSS Fans atas kondisi ini.

"Saya mewakili Panitia Pelaksana (Panpel) PSS Sleman kembali ingin meminta maaf kepada seluruh PSS Fans yang pada akhirnya tidak bisa mendukung PSS di laga melawan Dewa. Segala upaya telah kami lakukan agar PSS Fans bisa kembali hadir, namun keputusan telah dibuat dan tetap tanpa penonton," kata Yuyud dikutip dari laman resmi klub, Kamis (16/2/2023).

Seperti diketahui, ini merupakan kali kedua secara beruntun laga PSS Sleman di kandang tidak bisa dihadiri suporter. Sebelumnya pada laga menghadapi Persik Kediri (9/2/2023), pertandingan juga tidak boleh dihadiri penonton.

Keputusan pertandingan tanpa penonton ini diakui Yuyud sangat disayangkan. Sebab menurutnya, Panpel telah menjalankan pertandingan sebelumnya dengan baik.

"Tentu keputusan ini sangat kamu datangkan karena pada laga sebelumnya menghadapi Persik Kediri sudah berjalan dengan baik. Tapi kembali lagi keputusan telah dibuat dan itu tetap harus dipatuhi," ungkapnya.

Selain digelar tanpa penonton, pada pertandingan nanti PSS Fans juga tidak boleh mendekat ke area stadion. Bahkan, tidak diperkenankan juga menggelar nonton bareng di wilayah Sleman.

Oleh karenanya, Panpel meminta kepada suporter PSS untuk menonton pertandingan dari rumah. Yuyud sendiri mengakui keputusan ini memang berat.

"Keputusan yang berat memang untuk tidak bisa mendukung kebanggaan. Tapi semoga kami bisa menjalankan pertandingan dengan lebih baik dan semoga seluruh PSS Fans bisa kembali hadir untuk mendukung Super Elang Jawa," ujarnya.

Manajer Event PSS, Rangga Rudwino menambahkan pihaknya sudah berusaha maksimal agar pertandingan melawan Dewa United bisa dihadiri penonton. Manajemen dan Panpel juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"Kita dari manajemen juga Panpel itu sudah berusaha semaksimal mungkin dan selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar laga menghadapi Dewa United bisa dihadiri penonton. Tapi ternyata sesuatu terjadi tidak sesuai dengan yang kita inginkan yaitu belum bisa dihadiri oleh penonton," terangnya.

Rangga juga mengaku kecewa dengan keputusan ini. Meski demikian, ia akan tetap mematuhi keputusan ini.

"Jujur kalau dari saya pribadi kecewa dengan keputusan ini karena kita sudah menjalankan instruksi yang ada. Tapi kembali lagi kita tetap harus taat pada peraturan yang berlaku dan keputusan yang telah dibuat," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rangga sendiri juga meminta maaf kepada suporter karena belum bisa menghadirkan mereka ke stadion.

"Jadi, mohon doanya agar laga melawan Dewa berjalan dengan baik, PSS bisa dapat tiga poin dan dukungan yang bisa kita berikan adalah dari rumah dulu," pungkasnya. (Apo/Dan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengelolaan Investasi Danantara Dinilai Mulai Berdampak pada Kinerja BUMN

Pengelolaan Investasi Danantara Dinilai Mulai Berdampak pada Kinerja BUMN

Semakin kuat kondisi keuangan BUMN, semakin besar pula ruang untuk mendukung investasi pada sektor-sektor produktif.
DPR Sebut PHK Massal di Tokopedia Jadi Alarm Pemerintah: Satgas PHK Jangan Cuma Hadir Ketika PHK Sudah Terjadi!

DPR Sebut PHK Massal di Tokopedia Jadi Alarm Pemerintah: Satgas PHK Jangan Cuma Hadir Ketika PHK Sudah Terjadi!

DPR minta Satgas PHK untuk pastikan seluruh pekerja mendapatkan haknya. Selain itu, Satgas juga harus menjamin pekerja yang terkena PHK bisa dapat pekerjaan lagi.
5 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 6 Juli 2026: Capricorn Panen Hasil, Gemini Bersinar di Tempat Kerja

5 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 6 Juli 2026: Capricorn Panen Hasil, Gemini Bersinar di Tempat Kerja

5 zodiak paling beruntung soal karier besok, 6 Juli 2026. Simak siapa saja yang diprediksi paling hoki dalam urusan pekerjaan.
BPOM Umumkan Obat Baru untuk Atasi Diabetes dan Mengelola Berat Badan

BPOM Umumkan Obat Baru untuk Atasi Diabetes dan Mengelola Berat Badan

BPOM menyatakan kehadiran produk dengan zat aktif tirzepatide di Indonesia diharapkan dapat menambah pilihan terapi bagi pasien diabetes melitus tipe 2 dan pengelolaan berat badan.
3 Penyakit yang Sering Muncul setelah Gunung Berapi Erupsi

3 Penyakit yang Sering Muncul setelah Gunung Berapi Erupsi

Masyarakat di sekitar pesisir Selat Sunda juga diminta tetap tenang. Juga meningkatkan kewaspadaan pada anak krakatau, bisa mengikuti arahan pemerintah daerah
Ramalan Zodiak Cinta Besok 6 Juli 2026: Aries Dapat Support System Terbaik, Aquarius Kurangi Sikap Posesif Esok Hari

Ramalan Zodiak Cinta Besok 6 Juli 2026: Aries Dapat Support System Terbaik, Aquarius Kurangi Sikap Posesif Esok Hari

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Senin, 6 Juli 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara karier dan asmara. Sebagian zodiak -

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, mengungkap faktor utama di balik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT