Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puji Persib, Josep Gombau Sebut Pemain Persebaya Banyak Bikin Kesalahan

Pelatih Persebaya Surabaya, Josep Gombau, mengakui kekalahan 2-3 dari Persib Bandung pada laga pekan ke-15 Liga 1 Indonesia dikarenakan beberapa kesalahan.
Sabtu, 7 Oktober 2023 - 19:53 WIB
Pemain Persebaya Surabaya Dusan Stevanovic (ketiga kanan) beradu bola dengan pemain Persib Bandung Nick Kuipers (kedua kanan) saat laga pekan ke-15 Liga 1 Indonesia di Stadion GBT Surabaya, Sabtu (7/10/2023).
Sumber :
  • ANTARA/Rizal Hanafi

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Josep Gombau, mengakui kekalahan 2-3 dari Persib Bandung pada laga pekan ke-15 Liga 1 Indonesia dikarenakan beberapa kesalahan yang dilakukan anak asuhnya saat babak kedua.

"Pemain membuat beberapa kesalahan dan membuat tim lawan bisa memenangkan pertandingan, saya akui itu tanpa mengurangi rasa hormat saya untuk Persib yang juga bermain bagus," ujar Gombau usai pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu petang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan, beberapa kesalahan yang dibuat adalah marking pemain, cara menghentikan bola, dan penerapan taktikal.

"Hal-hal itu merupakan dasar di sepak bola, tapi terjadi kesalahan yang dilakukan oleh para pemain sendiri," ucapnya.

Namun, dirinya tetap mengapresiasi para pemain yang telah bekerja keras terutama pada babak pertama dan kekalahan ini akan dijadikan sebagai bahan evaluasi tim.

"Gol dari Persib terjadi karena kesalahan dari pemain Persebaya sendiri, tapi tidak semuanya disebabkan oleh pemain belakang terlebih Ernando, saya sudah punya daftar catatannya. Ini tanggung jawab tim bukan hanya satu atau dua pemain," tuturnya.

Oleh karena itu, pelatih asal Spanyol tersebut meminta maaf kepada Bonek karena tidak bisa mempersembahkan tiga poin dalam laga kandang saat menjamu klub berjuluk Maung Bandung tersebut.

"Saya pribadi meminta maaf kepada para suporter yang telah hadir di stadion karena tidak bisa meraih tiga poin di kandang sendiri," katanya.

Sementara itu, pemain Persebaya Riswan M Lauhim mengatakan dirinya beserta pemain yang lain akan melakukan evaluasi dari kekalahan tersebut agar kembali mendapat hasil positif ke depannya.

"Para pemain sudah bekerja keras dalam pertandingan ini dan kami akan berusaha membenahi kesalahan-kesalahan dan semoga ke depannya bisa lebih baik lagi," ujarnya.

Menurut dia, kesalahan yang dilakukan pemain Persebaya terutama di lini belakang karena kurang komunikasi dan tentu akan dijadikan bahan evaluasi.

"Mungkin kurang komunikasi di antara kami dan pastinya akan menjadi bahan evaluasi ke depannya agar dapat hasil yang bagus," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pertandingan tersebut, gol Persebaya tercipta dari Bruno Moreira pada menit ke-10 dan ke-32. Sementara gol Persib tercipta dari Ciro Alves pada menit ke-3 serta David Da Silva pada menit ke-52 dan ke-70.

Atas kekalahan itu, Persebaya tetap berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan total 22 poin dari 15 pertandingan. Sedangkan Persib naik ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan total 27 poin juga dari 15 pertandingan. (ant/mir)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats di Kampung Yepem, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu (21/6/2026). Kunjungan itu
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bocorkan alasan terkait Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dokter Tifa soal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden
Gulma Perairan Bisa Jadi Penggerak Ekonomi, Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok

Gulma Perairan Bisa Jadi Penggerak Ekonomi, Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok

Masyarakat binaan Pertamina Patra Niaga di Palembang dan Boyolali membuktikan eceng gondok yang sebelumnya hanya gulma perairan, ternyata bisa punya nilai tambah ekonomi yang menjanjikan.
Aksi Perundungan di SMAN 2 Bantul Heboh di Medsos, Sekolah Kooperatif Ikuti Proses Investigasi

Aksi Perundungan di SMAN 2 Bantul Heboh di Medsos, Sekolah Kooperatif Ikuti Proses Investigasi

Dugaan aksi perundungan di SMAN 2 Bantul menjadi perhatian publik setelah korban bercerita di media sosial. 

Trending

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bocorkan alasan terkait Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dokter Tifa soal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden
Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats di Kampung Yepem, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu (21/6/2026). Kunjungan itu
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Eks Kabareskrim Polri Komjen (Purn.) Susno Duadji bocorkan peluang bebasnya dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi, yakni Roy Suryo
Pemerintah Diminta Lanjutkan MBG dengan Kepastian Hukum Bagi Mitra SPPG

Pemerintah Diminta Lanjutkan MBG dengan Kepastian Hukum Bagi Mitra SPPG

Sejumlah pihak meminta Pemerintah Indonesia kembali melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat mengalami permasalahan terkait dugaan praktik korupsi.
Hasil Piala Dunia 2026: Jepang Mengamuk dan Hancurkan Tunisia 4-0, Samurai Biru Kian Dekat ke 32 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Jepang Mengamuk dan Hancurkan Tunisia 4-0, Samurai Biru Kian Dekat ke 32 Besar

Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026) siang WIB. Samurai Biru berhasil menang telak 4-0.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT