News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Percaya Tak Percaya, 7 Pemain Ini Justru Makin Sukses setelah Tinggalkan Liga Indonesia

Memiliki karir cemerlang dan meraih banyak trofi merupakan impian bagi semua pesepakbola termasuk di Liga Indonesia. Namun untuk meraih kesuksesan itu bukanlah
Kamis, 7 Desember 2023 - 15:24 WIB
Kolase foto para mantan pemain Liga Indonesia
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Memiliki karir cemerlang dan meraih banyak trofi merupakan impian bagi semua pesepakbola termasuk di Liga Indonesia. Namun untuk meraih kesuksesan itu bukanlah perkara yang mudah. 

Tidak hanya di liga top seperti di benua Eropa bahkan pemain di liga-liga Asia seperti di Indonesia juga memiliki banyak kendala yang harus dilewati. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siapa sangka jika ternyata ada beberapa pemain yang gagal bersinar saat bermain di Liga Indonesia justru berhasil meraih kesuksesan setelah pindah ke liga lain. 

Berikut adalah 7 pemain yang semakin sukses telah tinggalkan Liga Indonesia: 

(Foto: Instagram/@jonibauman)

Jonathan Bauman 

Memiliki nama asli Jonatan Jesus Bauman pemain asal Argentina itu pernah memperkuat klub Liga Indonesia Persib Bandung. 

Setelah mencetak 12 gol dan 8 assist dalam 26 penampilan bersama dengan Persib, Bauman kemudian hengkang ke Liga Malaysia bersama dengan Kedah FA. 

Di Liga Super Malaysia, pemain yang berposisi sebagai penyerang itu berhasil meraih trofi Piala FA Malaysia di musim 2019-2020. 

Di usianya yang kini menginjak 31 tahun, Bauman masih aktif bermain di Liga Ekuador bersama Barcelona SC. 

Douglas Packer 

Berikutnya ada mantan pemain asing milik tim Barito Putra Douglas Packer. Pemain asal Brasil itu pernah memperkuat Barito di era tahun 2017 hingga 2018. 

Setelah meninggalkan Barito, Packer kemudian memperkuat klub asal Brasil Remo. Di sana ia berhasil mempersembahkan gelar Campeonato Paranaense.

Sukses bersama Remo, Douglas Packer sempat membela klub asal Malta Valletta dan tampil di kualifikasi Liga Champions Eropa. 

Namun sayang langkah Packer harus terhenti sebelum sampai ke putaran final. Kini di usia 36 tahun Packer masih menjadi bagian dari klub asal Brasil Marcilio Dias.

Suchao Nuchnum 

Pada tahun 2009 Persib Bandung pernah mendatangkan pemain asal Thailand Suchao Nuchnum sebagai pemain pinjaman. 

Namun sayangnya selama memperkuat tim Maung Bandung pemain yang berposisi sebagai gelandang itu gagal mempersembahkan trofi untuk Persib. 

Ia pun akhirnya kembali ke Thailand dan bergabung dengan tim Buriram United. Di sana Suchao Nuchnum berhasil menjuarai Liga Thailand di Piala FA Thailand hingga piala raja. 

Christian Bekamenga 

Masih dari Persib kali ini menyangkut pemain yang pernah memperkuat Persib Bandung di tahun 2007 hingga 2008. Christian Bekamenga berposisi sebagai striker. 

Pemain asal Kamerun itu merupakan andalan Persib di lini depan. Setelah meninggalkan Persib pemain asal Kamerun ini malah bermain di Liga Prancis bersama dengan FC Nantes.

Meski tak meraih gelar namun bermain untuk salah satu klub di salah satu liga terbaik dunia tentu menjadi prestasi pribadi bagi Bekamenga. 

Sinthaweechai 

Sama seperti Suchao Nuchnum, Sinthaweechai juga pemain asal Thailand yang memperkuat tim Persib Bandung di tahun 2009. 

Berposisi sebagai kiper pemain yang juga akrab disapa Kosim itu gagal mempersembahkan gelar juara selama di Persib. 

Akhirnya ia pun kembali ke klub asalnya Chonburi dan sukses menjuarai Liga Thailand dan piala raja. 

Manu Dzalilov 

Berikutnya ada pemain yang pernah memperkuat tim Sriwijaya FC dan Persebaya Surabaya di Liga Indonesia. 

Pemain asal Tajikistan itu hanya mampu membawa Sriwijaya menempati posisi ketiga Piala Presiden 2018 dan menempati posisi kedua Piala Presiden 2019 bersama Persebaya.

Pada tahun 2020, penyerang berusia 23 tahun itu akhirnya memutuskan kembali ke Tajikistan dan bergabung bersama dengan Istiqlol. 

Ia pun sukses mempersembahkan tiga trofi Liga Tajikistan dan tiga gelar Piala Super Tajikistan. 

Zheng Ceng 

Terakhir ada mantan kiper asing yang pernah memperkuat Persebaya Surabaya Zheng Ceng. Kiper 36 tahun asal China itu pernah memperkuat tim Bajul Ijo sebagai pemain pinjaman dari Wuhan Guanggu di tahun 2005. 

Setelah gagal meraih gelar di Liga Indonesia, ia pun kembali ke China dan menjadi kiper terbaik di sana pada tiga musim berbeda. 

Tak hanya itu Zheng Ceng bahkan menjadi pemain andalan Timnas China. Ia juga berhasil menjuarai Liga Champions Asia bersama dengan Guangzhou Evergrande, Liga Super China, dan Piala FA Cina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(amr)

Temukan artikel menarik tvOnenews.com lainnya di sini, Google News. 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.
Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Berikut jadwal wakil Indonesia di babak perempat final Kejuaraan Asia 2026 hari ini, Jumat (10/4/2026).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT