News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bangkitkan Asa Persikotas yang Sempat Redup, Ecep S Yasa: Saya Tidak Rela Melihat Klub Ini Mati

Persikotas FC Tasikmalaya tengah bangun dari keterpurukan untuk bertarung dalam Liga 3 Seri 2 musim 2024/2025.
Kamis, 10 Oktober 2024 - 15:27 WIB
Official jersey Persikotas FC Tasikmalaya.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Persikotas FC Tasikmalaya tengah bangun dari keterpurukan untuk bertarung dalam Liga 3 Seri 2 musim 2024/2025.

Klub kebanggaan masyarakat Tasikmalaya itu sebelumnya sempat terombang-ambing hampir mati suri, karena berbagai persoalan, seperti masalah finansial hingga buruknya manajemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di bawah kepemimpinan baru Ecep Suwardaniyasa Muslimin selaku Ketua Umum Persikotas FC, klub yang pernah hampir dibekukan PSSI itu kini berupaya bangkit dan kembali bersinar.

Ecep yakin dengan kerja keras Persikotas FC bisa hidup kembali dan mampu bersaing di Liga 3 Seri 2.

"Persikotas adalah simbol kebanggaan Urang Tasik. Saya tidak rela melihat klub ini mati begitu saja. Ada tanggung jawab moral untuk menghidupkannya kembali, dan saya yakin kita bisa melakukannya bersama-sama," kata Ecep dalam keterangan tertulis, Kamis (10/10).

Bagi Ecep, yang juga dosen di Universitas Indonesia dan atlet maraton internasional, berkontribusi membangkitkan Persikotas yang hampir mati suri merupakan kebanggan tersendiri sebagai warga Tasikmalaya. 

"Ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi tentang kebanggaan kita sebagai warga Tasikmalaya," tegasnya.


Ketua Umum Persikotas FC Tasikmalaya, Ecep Suwardaniyasa Muslimin. (Foto: Istimewa)

Ecep selaku ketua umum pun memiliki semangat dan target yang tidak main-main. Dia bertekap membawa Persikotas tidak hanya kembali berkompetisi, tetapi juga berprestasi.  

"Kami optimis bahwa dengan kerja keras dan dukungan penuh dari masyarakat, Persikotas akan kembali menjadi kekuatan yang diperhitungkan di kancah sepak bola Jawa Barat," ujarnya.

Warga Tasikmalaya tentu kini berharap besar kepada Ecep dan jajarannya untuk bisa membuat masa depan Persikotas FC menjadi cerah. (dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah

Trending

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen tenaga kerja di lingkungan pemerintah daerah.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT