News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Carlos Pena Tetap Bangga kepada 10 Pemain Persija Jakarta meski Gagal Kalahkan Borneo FC di Liga 1

Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, mengaku tetap bangga dengan 10 pemainnya meski gagal mengalahkan Borneo FC di Liga 1 2024-2025, Selasa (10/12/2024).
Selasa, 10 Desember 2024 - 22:39 WIB
Pelatih Persija Jakarta Carlos Pena tetap bangga dengan timnya meski gagal kalahkan Borneo
Sumber :
  • Persija Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, mengaku tetap bangga dengan 10 pemainnya meski gagal mengalahkan Borneo FC di Liga 1 2024-2025.

Macan Kemayoran menjamu Borneo FC di Stadion Pakansari, Cibinong pada Selasa (10/12/2024) malam WIB, dengan harapan memetik tiga poin penuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, keadaan tidak memihak mereka karena bek tengah Ondrej Kudela sudah dikartu merah wasit pada menit ke-37.

Kendati kalah jumlah pemain, Persija tidak mengendurkan serangan dan memiliki banyak peluang emas di babak kedua.

Setelah gol Ryo Matsumura di menit ke-74 dianulir oleh VAR karena offside, Gustavo Almeida berhasil membuka skor dengan memanfaatkan blunder kiper Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, pada menit ke-86.

Namun, tiga poin penuh yang di depan mata sirna begitu saja karena gol telat Habibi Jusuf pada menit ke-90 lewat sembilan menit.

Meski mengaku bersedih karena gagal meraih tiga poin penuh, Carlos Pena tetap bangga kepada anak-anak asuhnya lewat hasil imbang ini.

“Memang benar bahwa kami mengakhiri pertandingan dengan sedikit bersedih, karena setelah bermain begitu lama dengan 10 pemain, kami mencetak gol lebih dulu dan kami kehilangan dua poin karena aksi terakhir dalam permainan,” kata Pena dalam konferensi pers seusai laga.

“Kami menyudahi pertandingan dengan sangat bersedih tapi juga kami harus menerima bahwa Borneo memiliki banyak kesempatan dan mereka bermain baik,” sambung pelatih asal Spanyol itu.

Pena menekankan betapa sulitnya untuk bermain dengan 10 orang selama sekitar 60 menit pertandingan.

“Jadi saya bangga kepada para pemain dan tim karena itu sangat sulit untuk bermain selama 60 menit dengan 10 orang melawan tim seperti ini, dan saya sangat bangga dengan semangat yang mereka tunjukkan,” tandas Pena.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia berpikir bahwa Persija bisa menjadi lebih baik jika keadaan masih seimbang 11 lawan 11. Namun tetap menghargai satu poin penting melawan Borneo.

“Saya pikir kami bisa bermain dengan lebih baik 11 lawan 11 dan kami tidak berada dalam level yang terbaik tapi setelah kartu merah, mereka menunjukkan semangat yang bagus dan saya pikir kami akan menghargai satu poin ini pada suatu hari nanti,” pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Di tengah proses munas yang tengah berlangsung, nama Sugiono menjadi salah satu yang paling diperhitungkan menggantikan Presiden Prabowo sebagai Ketum PB IPSI.
Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berharap Samsat belajar dari sistem layanan perbankan demi wujudkan SE pajak kendaraan (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Performa impresif Malwina Cecylia Smarzek jadi bukti nyata pemain kelas dunia. Opposite asal Polandia ini tampil bak mesin poin tanpa henti, mencetak 28 angka yang hampir
Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani mengakui program ini dibuat dengan menggaet pihak Kedutaan Besar Prancis, Federasi Sepak Bola Prancis (FFI) dan Institute Francais Indonesia (IFI).
Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Ahmad Sahroni heran mengapa dirinya dijadikan target dugaan pemerasan bermodus memakai nama KPK. Ia menduga pelaku menyasar dirinya karena dianggap memiliki banyak uang.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT