News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadwal Maju, PSS Sleman Keluhkan Kurangnya Waktu Recovery Pemain

Jadwal pertandingan Persikabo 1973 melawan PSS Sleman pada lanjutan BRI Liga 1 mengalami perubahan. Laga digelar lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan.
Rabu, 23 Februari 2022 - 08:38 WIB
Para Pemain PSS Sleman saat Merayakan Gol ke Gawang Borneo FC (Dok PSS).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Jadwal pertandingan Persikabo 1973 melawan PSS Sleman pada lanjutan BRI Liga 1 mengalami perubahan. Laga yang sedianya digelar hari Jumat 25 Februari di Stadion Gelora Ngurah Rai, Denpasar, Bali, maju sehari menjadi 24 Februari 2022.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan jadwal ini dikeluhkan Pelatih PSS Sleman I Putu Gede. Pelatih 48 tahun itu menilai waktu pemulihan atau recovery pemain menjadi berkurang dengan berubahnya jadwal.

 

"Perubahan jadwal dimajukan satu hari mengurangi recovery pemain. Terus situasi ini juga sama yang dialami Persikabo," ujarnya Selasa (22/2/2022).

 

Menurut Putu, recovery menjadi kebutuhan penting pada pemain usai melakoni laga berat melawan Borneo FC hari Minggu kemarin. Apalagi saat itu penggawa Super Elja bermain pada sore hari dengan kondisi cuaca terik matahari.

 

Pasca laga itu, sejumlah pemain PSS Sleman juga mengalami kram dan cedera. Hal ini tentu membutuhkan penanganan yang cepat agar bisa fit saat melawan Persikabo 1973.

 

"Kondisi pemain butuh recovery karena kemarin beberapa pemain kram, ada yang terasa cedera juga, beberapa pemain butuh recovery dan di sisa waktu yang ada hanya tiga hari segera cepat untuk pemulihan. Kita inventaris siapa pemain yang siap dan bisa untuk pertandingan hari Kamis," ungkap legenda Arema FC tersebut.

 

Putu menambahkan, dirinya juga sudah melakukan evaluasi pasca laga melawan Borneo FC. Salah satunya terkait kondisi fisik pemain yang belum 100 persen karena baru sembuh dari Covid-19.

 

Selain itu, Putu juga melakukan evaluasi terkait ciri khas permainan Laskar Sembada yang sedikit hilang saat lawan Pesut Etam.

 

"Agak hilang ciri khas kita, kuat di possession kuat dengan bola, ini yang hilang kemarin kita kembalikan lagi," katanya.

 

Mantan arsitek Persekat Tegal itu juga menyoroti persoalan penyelesaian akhir yang belum maksimal. 

 

"Masih tetap scoring karena scoring kita beberapa peluang sebenarnya bisa terjadi gol gak dimanfaatkan," terang Putu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Namun dari semua bahan evaluasi yang ada, Putu menyebut masalah fisik dan mental menjadi persoalan utama. Apalagi dalam dua laga melawan Persib dan Bali United, timnya selalu gagal meraih poin penuh.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari New York, Makassar Masuk 5 Besar Dunia Inovasi Kesehatan Lingkungan

Dari New York, Makassar Masuk 5 Besar Dunia Inovasi Kesehatan Lingkungan

Perwakilan World Resources Institute (WRI), Diego Rivera, mengatakan Makassar menjadi salah satu kota dengan dampak program paling signifikan secara global.
KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbicara kunci industri yang maju di Jabar saling erat dengan keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter anak.
Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Il Giorno, media asal Italia menyoroti bagaimana kerja keras Emil Audero menahan gempuran Napoli justru kurang mendapat dukungan yang baik dari pemain Cremonese
Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

KPK mengusulkan perlu dibentuknya lembaga khusus untuk mengawasi proses kaderisasi di partai politik. Sebab, potensi korupsi dinilai juga rawan terjadi sejak proses pengkaderan.
Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu
Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tg. Balai Karimun bersama Tim 3 BAIS TNI berhasil mengamankan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT