News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepak Bola Indonesia Masih Jauh Dikatakan Sebagai Industri, Bung Kus Beberkan Masalah Klub-klub Liga 1 hingga Sekarang

Pengamat sepak bola Mohamad Kusnaeni atau yang akrab disapa Bung Kus mengungkap masalah klub-klub Liga 1 Indonesia hingga sekarang.
Selasa, 21 Januari 2025 - 18:44 WIB
Sepak Bola Indonesia Masih Jauh Dikatakan Sebagai Industri, Bung Kus Beberkan Masalah Klub-klub Liga 1 hingga Sekarang
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat sepak bola Mohamad Kusnaeni atau yang akrab disapa Bung Kus mengungkap masalah klub-klub Liga 1 Indonesia hingga sekarang.

Dia menilai masalah tersebut membuat jalan sepak bola Indonesia untuk bisa menjadi industri sepenuhnya masih panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika klub-klub sepak bola Indonesia masih mengalami masalah keuangan dalam perjalanannya mengikuti kompetisi.

Saat ini, hal itu dialami PSIS Semarang yang dimiliki oleh PT Mahesa Jenar Semarang. Klub diketahui memiliki tanggungan operasional sebesar Rp45 miliar selama dua tahun.

“Tidak mengejutkan jika banyak klub profesional yang mengaku masih merugi. Bahkan kerugian operasionalnya bisa puluhan miliar per tahun,” kata Bung Kus saat dihubungi di Jakarta, Selasa (21/1/2025).

 

“Untuk mengikuti kompetisi profesional sekelas Liga 1, butuh anggaran di atas Rp50 miliar per tahun. Sementara pemasukan klub mungkin di kisaran Rp25-50 miliar,” lanjutnya.

 

Bung Kus kemudian menyampaikan bahwa klub mungkin saja dikelola dengan anggaran yang lebih kecil. 

Namun, hal itu akan berdampak pada kemampuan mereka merekrut pemain berkualitas, yang pada gilirannya akan membuat klub kesulitan bersaing dan manajemen klub mendapat tekanan dari para penggemar.

“Ini memang seperti ayam dan telur. Agak sulit menentukan mana yang harus lebih dulu difokuskan,” ucap Bung Kus.

Maka pada praktiknya, urusan keuangan klub menjadi sangat bergantung pada kekuatan finansial pemilik atau investor klub. 

 

Keuangan klub tidak sepenuhnya bergantung kepada kualitas tata kelola atau profesionalitas manajemen.

 

Bung Kus menambahkan bahwa di sejumlah liga profesional, terdapat peraturan financial fair play atau pembatasan bujet. 

 

Dengan demikian persaingan kompetisi dapat menjadi lebih proporsional dan bukan tergantung kepada kekuatan keuangan semata.

 

Dia menyebut bahwa wacana pembatasan bujet sudah lama disuarakan di lingkungan klub kasta tertinggi, tetapi dalam praktiknya belum ada keseriusan untuk menerapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

“Apa boleh buat, sekarang tinggal kejelian masing-masing klub dalam mengoptimalkan sumber daya yang mereka punya. Ketika titik optimal itu sudah terlampaui, biasanya klub tinggal berpasrah diri menerima kenyataan,” pungkasnya.(ant/lgn)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Kelancaran di Selat Hormuz, UEA Serukan Deeskalasi Konflik

Demi Kelancaran di Selat Hormuz, UEA Serukan Deeskalasi Konflik

Uni Emirat Arab menyerukan agar ketegangan mereda di kawasan yang sedang menghadapi perubahan dan perpecahan, serta menekankan bahwa rantai pasokan harus dapat melintasi Selat Hormuz sesuai dengan hukum internasional.
Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

PT Pegadaian (Persero) kembali mencatatkan capaian gemilang di bidang keberlanjutan dengan meraih empat penghargaan sekaligus dalam Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026.
Ternyata Dua Narapidana Ini Berada di Fasilitas Mewah saat Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Ternyata Dua Narapidana Ini Berada di Fasilitas Mewah saat Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Hasil sidak Ombudsman viral di media sosial. Hal ini menuai perhatian publik. Ternyata ada dua narapidana yang terciduk lagi di "fasilitas mewah" saat sidak.
Sifat Asli Megawati Hangestri Dibongkar Pemain Hyundai Hillstate: Dia Selalu Lakukan Hal ini Duluan

Sifat Asli Megawati Hangestri Dibongkar Pemain Hyundai Hillstate: Dia Selalu Lakukan Hal ini Duluan

Sifat asli Megawati Hangestri dibongkar Lee Han-bi. Megatron disebut ramah, selalu menyapa lebih dulu dan aktif berbicara bahasa Korea di Hyundai Hillstate.
Gila! Ibu Sambung Tewas Ditikam Anak Tiri Pakai Pisau di Bandung, 2 Hal Diduga Menjadi Motif Pembunuhan

Gila! Ibu Sambung Tewas Ditikam Anak Tiri Pakai Pisau di Bandung, 2 Hal Diduga Menjadi Motif Pembunuhan

Persoalan harta atau berebutan rumah hingga dikasih sedikit makan diduga menjadi penyebab anak tiri laki-laki inisial DH (32) menusuk ibu sambung di Bandung.
Keputusan Wasit asal Korea Selatan di Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia Disoroti Pengamat Senior: Itu Pengubah Keadaan

Keputusan Wasit asal Korea Selatan di Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia Disoroti Pengamat Senior: Itu Pengubah Keadaan

Pengamat sepak bola, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan menilai kartu merah Thom Haye menjadi salah satu titik yang mengubah permainan Timnas Indonesia ketika menghadapi Malaysia.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT