GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindiran Keras Pelatih Persija Soal Kondisi Lapangan Stadion Patriot: Tidak Layak untuk Pertandingan Liga 1!

Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, memberikan sindiran keras terhadap kualitas lapangan dari Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Senin, 10 Maret 2025 - 12:49 WIB
Persija Jakarta
Sumber :
  • LIB

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, memberikan sindiran keras terhadap kualitas lapangan dari Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Carlos Pena menilai bahwa kondisi lapangan dari Stadion Patriot tidak layak untuk menggelar pertandingan Liga 1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sesi konferensi pers selepas laga menghadapi Arema FC, Minggu (9/3/2025).

Pada laga itu, skuad Macan Kemayoran harus menyerah di kandang sendiri dari Arema FC dengan skor akhir 3-1 dalam pekan ke-26 Liga 1 2024/2025.

Pelatih Persija, Carlos Pena di Sesi Konferensi Pers usai Hadapi Arema FC
Pelatih Persija, Carlos Pena di Sesi Konferensi Pers usai Hadapi Arema FC
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

Selepas pertandingan, Carlos Pena bercerita terkait buruknya kualitas lapangan yang ada di Stadion Patriot Candrabhaga.

Carlos Pena bahkan secara blak-blakan menyebut jika kualitas lapangan dari Indomilk Arena, Tangerang jauh lebih bagus bila dibandingkan dengan stadion yang ada di Bekasi tersebut.

Alasan pelatih asal Spanyol itu berkata seperti itu karena Persija sempat berpindah venue sementara akibat adanya musibah banjir yang merendam kawasan Bekasi.

Dampak musibah banjir itu pun membuat laga pekan sebelumnya kontra PSIS Semarang harus mundur satu hari dan berpindah venue pertandingan.

Rizky Ridho
Rizky Ridho
Sumber :
  • Website Persija Jakarta

 

"Saya tidak mau jadi satu-satunya yang mengatakan ini. Anda tahu, rumput stadion ini jelas tidak layak untuk pertandingan Liga 1," ujar Carlos Pena, Minggu (9/3/2025).

"Anda tahu, empat hari lalu ketika kami datang ke sini untuk bermain melawan Semarang, cuacanya sangat buruk hujan turun dan kami harus pindah ke Indomilk, jauh lebih baik," tambahnya.

Bahkan, Carlos Pena menyebut jika kondisi lapangan Stadion Patriot tidak layak untuk digunakan dalam sebuah pertandingan sepak bola.

"Dan rumputnya masih sama buruknya. Menurut saya, tidak layak bermain dalam kondisi seperti ini," jelas Carlos Pena.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Persija itu bahkan secara blak-blakan mengatakan bahwa dirinya lebih nyaman saat skuad Macan Kemayoran bermain di Jakarta International Stadium.

Menurutnya, JIS memiliki atmosfer yang diberikan para The Jakmania lebih luar biasa bila dibandingkan dengan stadion lainnya

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret salah satu alumnusnya, Prihantini. 
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.
Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT