News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalah dari PSIS, Posisi PSS Sleman Rawan Degradasi

PSS Sleman kembali menelan pil pahit usai dipermalukan PSIS Semarang pada lanjutan BRI Liga 1. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, takluk dengan skor tipis 0-1
Kamis, 17 Maret 2022 - 10:36 WIB
Laga PSS vs PSIS berakhir 0-1
Sumber :
  • (dok PSS)

Sleman, DIY - PSS Sleman kembali menelan pil pahit usai dipermalukan PSIS Semarang pada lanjutan BRI Liga 1. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (16/3/2022) malam, Super Elja takluk dengan skor tipis 0-1.

Gol semata wayang PSIS lahir saat laga baru memasuki menit pertama lewat sundulan kepala Wallace Costa. Hingga peluit akhir dibunyikan wasit, tak ada tambahan gol tercipta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih PSS I Putu Gede mengakui gol cepat lawan membuat situasi di timnya berubah drastis.

"Pertama situasi pertandingan, gol yang datang terlalu dini, terlalu cepat merubah semua rencana kita juga gaya main semua berubah drastis. Begitu babak kedua sudah mulai berbenah sudah ada peningkatan datang kartu merah yang merubah juga situasi," katanya dalam jumpa pers virtual seusai laga.

Pada laga tersebut, Putu menyebut sudah mengerahkan seluruh taktiknya untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan. Namun situasi yang ada di luar prediksinya hingga timnya kembali menelan kekalahan.

"Saya pikir situasi yang di luar dugaan. Kita juga sudah kerahkan segala taktikal pergantian tapi kita lihat situasi pertandingan juga sampai akhir babak kita juga sudah berusaha berubah ada beberapa peluang yang mestinya menjadi gol tapi memang hari ini bukan hari PSS Sleman," terang mantan pemain Timnas itu.

Hasil 0-1 mengatrol posisi Mahesa Jenar ke urutan 7 klasemen sementara. Sedangkan bagi PSS, kekalahan membuat Kim Kurniawan dan kolega rawan degradasi.

Laskar Sembada kini hanya terpaut 6 poin dari Persipura Jayapura yang menghuni zona degradasi. Dengan tiga laga tersisa, poin PSS masih bisa dikejar oleh Persipura.

Meski demikian Putu meminta anak asuhnya tidak patah semangat dan segera melupakan kekalahan. Wander Luiz dkk harus segera berbenah dan menatap laga selanjutnya melawan Persipura.

"Pertama tetap optimis, melupakan pertandingan malam hari ini, kita cepat berbenah, introspeksi ke dalam karena kita menatap ke Persipura, ini yang harus kita lakukan. Untuk para pemain masih ada 3 pertandingan jangan patah semangat," ujar Putu.

Mantan pelatih Perseru Serui itu mengatakan, saat ini timnya sangat butuh dukungan dari suporter dan masyarakat Sleman. Hal ini penting untuk meningkatkan mentalitas pemain agar tidak down sampai akhir kompetisi.

D sisi lain, Putu juga akan melakukan perbaikan di tim terutama soal taktikal dan mental bertanding.

"Ada perbaikan terutama saat attacking, terus perbaikannya para pemain mulai fight spirit-nya keluar cuma situasinya ini kan sangat di luar dugaan, nah ini mental yang berbicara ini yang (jadi) kendala di tim PSS Sleman sampai di (pekan) 31, ini yang harus dibenahi," ungkapnya.

"Cepat kita melupakan hasil ini cepat menatap ke depan optimis, kalau kita sama-sama dan doa dukungan suporter saya pikir kita bisa karena ini bukan lagi masalah taktikal yang berbicara tapi ini masalah mentalitas dan kita mesti optimis dan berjuang bersama sampai akhir kompetisi," imbuh Putu.

Sementara Ramdani Lestaluhu mewakili pemain memohon maaf karena belum bisa memberi tiga poin untuk suporter. Mantan pemain Persija Jakarta itu memastikan tidak ada pemain yang bermain setengah hati untuk PSS Sleman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mungkin kita minta maaf sebelumnya, hasilnya tidak sesuai harapan pendukung. Ini lah sepak bola kita nggak tau seperti tadi pelatih bilang golnya terlalu cepat pada akhirnya ritmenya jadi berubah tapi percaya Insya Allah ke depan kita pasti akan berjuang karena nasib kita bergantung pada kita sendiri dan semua pemain tidak ada pemain yang akan bermain setengah-setengah, kita pasti tiga pertandingan sisa kita berjuang dapat hasil penuh," katanya.

Laga selanjutnya, PSS Sleman akan bertemu Persipura Jayapura pada Minggu 20 Maret 2022. Laga ini sepertinya akan menjadi penentuan siapa tim bisa lolos dari jerat degradasi. (Andri Prasetiyo/mii)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Ikut Soroti Ancaman Pembunuhan yang Diterima Thom Haye usai Laga Persib vs Persija: Kecewa

Media Belanda Ikut Soroti Ancaman Pembunuhan yang Diterima Thom Haye usai Laga Persib vs Persija: Kecewa

Thom Haye mendapat ancaman pembunuhan usai laga Persib vs Persija. Hal itu pun ikut disoroti oleh salah satu media Belanda.
Masih Ingat Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh Persipura, Kini Tim Asuhannya Raih Rekor Clean Sheets

Masih Ingat Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh Persipura, Kini Tim Asuhannya Raih Rekor Clean Sheets

Dikenal sebagai jiwa dari lini pertahanan Persipura Jayapura di masa keemasannya, lantas bagaimana nasib Bio Paulin sekarang?
Aset Tanah Ditertibkan Untuk Kepentingan Masyarakat

Aset Tanah Ditertibkan Untuk Kepentingan Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, secara bertahap menertibkan aset tanah dengan jalan menerbitkannya sertifikat oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang tujuannya untuk kepentingan masyarakat Garut.
Berdayakan Calon Pekerja Tambang, GMB Gelar Kaderisasi

Berdayakan Calon Pekerja Tambang, GMB Gelar Kaderisasi

Dalam menyiapkan para ahli dibidang pertambangan, PT Geo Mining Berkah (PT GMB) sebuah perusahaan yang bergerak dibidang konsultan pertambangan, menggelar program kaderisasi pertambangan.
Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Propam Polri Buntut Laporan Kematian Istri Dipatuk Ular Tak Terdaftar

Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Propam Polri Buntut Laporan Kematian Istri Dipatuk Ular Tak Terdaftar

Seorang suami bernama Ng Kim Tjoa melalui kuasa hukumnya yakni Julianus Halawa melaporkan Kapolsek, Eks Kapolsek, serta dua anggota Polsek Danau Paris, Aceh Singkil ke Propam Mabes Polri pada Senin. (12/1/2026).
Bandingkan Kejanggalan Laga AC Milan vs Genoa dengan Inter vs Napoli, Media Italia: VAR Tidak Konsisten

Bandingkan Kejanggalan Laga AC Milan vs Genoa dengan Inter vs Napoli, Media Italia: VAR Tidak Konsisten

Media Italia sindir penerapan VAR yang tidak konsisten antara laga AC Milan vs Genoa dan Inter vs Napoli. AC Milan seharusnya bisa menang lawan Genoa kemarin.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo meminta masyarakat tidak terjebak pada narasi yang selalu menggambarkan Indonesia buruk dan tertinggal. Presiden optimis RI mampu menjadi negara maju.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT