GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Dicky Firasat? Eks Striker Persib yang Kenyang Pengalaman di Liga Indonesia, Kini Nahkodai PSIS Semarang

Nama Dicky Firasat mungkin kini mulai terlupakan, tapi bagi pendukung setia Persib ia pernah menjadi bagian dari cerita Maung Bandung di Liga Indonesia 2000-an.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:57 WIB
Eks Striker Persib Bandung, Dicky Firasat
Sumber :
  • X @Persib_world

tvOnenews.com - Nama Dicky Firasat mungkin kini mulai terlupakan, namun bagi pendukung setia Persib, ia pernah menjadi bagian dari cerita Maung Bandung pada era Liga Indonesia awal 2000-an.

Dicky pernah menjadi bagian dari perjalanan Maung Bandung pada periode 2003 hingga 2007, saat kompetisi nasional masih sarat dengan persaingan keras dan romantisme sepak bola lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, bertahun-tahun setelah gantung sepatu, Dicky Firasat kembali menjejakkan kaki di Stadion Sidolig—tempat yang menyimpan begitu banyak kenangan dalam kariernya.

Bedanya, kali ini ia tidak lagi mengenakan jersey biru Persib, melainkan hadir sebagai pelatih PSIS Semarang U-20.

Dari Striker Pelapis hingga Pengabdi Persib

Dicky Firasat lahir di Bandung pada 16 Juli 1981. Karier sepak bolanya tumbuh dari lingkungan internal Persib, setelah menimba ilmu di SSB Garuda dan SSB Sidolig.

Namanya kemudian mulai dikenal ketika memperkuat Persib Bandung pada Liga Indonesia 2003.

Meski lebih sering berstatus sebagai pemain pengganti, kontribusinya tak bisa dianggap remeh.

Dicky tercatat menyumbangkan lima gol untuk Persib, dengan dua gol lahir di musim debutnya pada 2003 dan tiga gol lainnya dicetak pada Liga Indonesia 2006.

Ia dikenal sebagai striker lokal pekerja keras, yang selalu siap memberi dampak saat dipercaya turun ke lapangan.

Marek Andrzej Sledzianowski, pelatih asing pertama Persib Bandung
Marek Andrzej Sledzianowski, pelatih asing pertama Persib Bandung
Sumber :
  • X @FajarDaud21

Pelatih asal Polandia, Marek Andrejz Sledzianowski, menjadi sosok penting yang pertama kali memberi panggung besar bagi Dicky di tim senior Persib.

Setelah meninggalkan Persib pada 2007, perjalanan karier Dicky berlanjut ke berbagai klub Tanah Air.

Ia sempat membela Persela Lamongan, Persibo Bojonegoro, Arema Cronus, Persiwa Wamena, hingga Persijap Jepara. Klub terakhir yang ia perkuat sebagai pemain adalah Persik Kediri.

Pengalaman panjang lintas klub itulah yang kini menjadi modal berharga saat ia beralih profesi menjadi pelatih.

Dicky memahami kerasnya kompetisi, dinamika ruang ganti, serta pentingnya mentalitas bagi pemain muda yang ingin bertahan di level atas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Babak Baru sebagai Pelatih PSIS U-20

Saat ini, Dicky Firasat menekuni dunia kepelatihan dan dipercaya menangani PSIS Semarang U-20.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT