GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bung Kus Buka Suara soal Konflik Sanksi Komdis PSSI ke Kapten PSM Makassar Yuran Fernandes: Itu Bisa Diperdebatkan

Pengamat sepak bola Muhamad Kusnaeni atau kerap disapa Bung Kus mendorong PSM Makassar mengajukan banding terhadap sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI kepada kapten Yuran Fernandes.
Sabtu, 10 Mei 2025 - 21:15 WIB
Pemain PSM Makassar Yuran Fernandes diskorsing 12 bulan
Sumber :
  • PSM Makassar

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat sepak bola Muhamad Kusnaeni atau kerap disapa Bung Kus mendorong PSM Makassar mengajukan banding terhadap sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI kepada kapten Yuran Fernandes.

Adapun, kapten PSM Makassar, Yuran diskors larangan bermain sepak bola di Indonesia selama setahun dan denda Rp25 juta akibat mengkritik sepak bola Indonesia setelah Juku Eja kalah 1-3 dari PSS Sleman pada 3 Mei lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentang hukuman untuk Yuran yang dirasa terlalu berat, itu memang bisa diperdebatkan. Cara pandang Yuran, publik, dan Komisi Disiplin PSSI bisa jadi berbeda tergantung perspektif masing-masing," kata Kusnaeni dalam pesan singkat kepada wartawan pada Sabtu (10/5/2025).

"Yang jelas, ada ruang untuk mendiskusikan hukuman itu melalui proses banding. Kubu Yuran ataupun PSM bisa meminta sidang banding untuk menguji apakah hukuman itu sesuai dengan tingkat kesalahannya,” tambahnya.

Bung Kus menilai pernyataan Yuran memang kurang bijaksana, tapi berasumsi bahwa dirinya telah menyadari kekhilafannya dengan kemudian meluruskan pernyataannya melalui klarifikasi.

Dari sudut pandang etika, hukuman ini bisa dianggap sebagai upaya menegakkan nilai-nilai profesionalisme dalam sepak bola nasional.

Namun, tetap ada ruang untuk memperdebatkan apakah hukuman ini proporsional dengan tingkat kesalahan yang dilakukan. 

Kubu Yuran dan PSM masih memiliki opsi untuk membawa kasus ini ke sidang banding, guna memastikan apakah sanksi tersebut sudah sesuai dengan asas kepatutan.

Komisi Displin PSSI menjatuhkan sanksi larangan bermain selama satu tahun kepada Yuran setelah pemain ini mengkritik sepak bola Indonesia tak lama setelah PSM kalah 1-3 dari PSS Sleman pada Sabtu malam pekan lalu.

"Dari hasil sidang Komite Displin PSSI, Yuran Fernandes dianggap melanggar pasal 59 ayat 2 jo pasal 141 Kode Disiplin PSSI tahun 2023."

"Sdr Yuran Fernandes Rocha Lopes dikenakan sanksi larangan beraktivitas dalam kegiatan sepak bola Indonesia selama 12 bulan sejak keputusan ini diterbitkan," kata Komite Disiplin PSSI dalam pernyataan tertulisnya. Yuran juga dijatuhi denda sebesar Rp25 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan berat ini disayangkan oleh pihak PSM.

"PSM Makassar akan mengajukan banding dan hadir bersama-sama Yuran Fernandes menghadapi situasi ini," tulis PSM dalam akun Instagram-nya, Sabtu pekan lalu.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puluhan Warga Surabaya Ikut Donor Darah, Terkumpul 58 Kantong untuk PMI

Puluhan Warga Surabaya Ikut Donor Darah, Terkumpul 58 Kantong untuk PMI

Perkumpulan Harmoni Abadi Sejati Surabaya menggelar kegiatan donor darah di Klinik Lina Lica, Jalan Taman Gapura Barat E2 Nomor 8, kawasan Citraland, Surabaya
Lensa Berbicara: RPTRA Menjadi Solusi Ruang Bermain Aman di Era Digital

Lensa Berbicara: RPTRA Menjadi Solusi Ruang Bermain Aman di Era Digital

Keberadaan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dinilai memberikan banyak manfaat bagi masyarakat khususnya anak-anak.
Partisipasi di Venice Biennale 2026, Indonesia Tapilkan Sejarah Maritim di Pameran Internasional

Partisipasi di Venice Biennale 2026, Indonesia Tapilkan Sejarah Maritim di Pameran Internasional

Indonesia kembali ikut berpatisipasi dalam pameran seni Venice Biennale 2026 yang berlangsung di Venesia, Italia.
Profil 2 Calon Pemain Naturalisasi yang Masuk Kloter Pertama John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Profil 2 Calon Pemain Naturalisasi yang Masuk Kloter Pertama John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Dua dari lima calon naturalisasi Timnas Indonesia mulai terungkap, ada striker muda dari MLS dan A-League yang bikin publik penasaran jelang FIFA Matchday.
AVC Champions League 2026: Tak Berkutik! Nakhonratchasima VC Digilas Jtekt Stings Aichi Tiga Set Langsung

AVC Champions League 2026: Tak Berkutik! Nakhonratchasima VC Digilas Jtekt Stings Aichi Tiga Set Langsung

Wakil Thailand, Nakhonratchasima VC harus menelan pil pahit pada pertandingan perempat final AVC Champions League 2026 menghadapi Jtekt Stings Aichi dari Jepang
Hot News: Shindy Lutfiana, dari Kompetisi MC hingga Terseret Polemik LCC MPR RI, Ocha Sampai Bertemu Gibran hingga Curhatan Kades Hoho ke Dedi Mulyadi

Hot News: Shindy Lutfiana, dari Kompetisi MC hingga Terseret Polemik LCC MPR RI, Ocha Sampai Bertemu Gibran hingga Curhatan Kades Hoho ke Dedi Mulyadi

Hot News: Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang menyeret nama MC Shindy Lutfiana, pertemuan viral siswi SMAN 1 Pontianak dengan

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak juga kunjung mendapatkan gaji.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT