GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sorotan Menohok Mertua Pratama Arhan soal Hukuman Komdis PSSI ke Yuran Fernandes, Curiga Ada Motif Jatuhkan PSM Makassar?

Selaku bos Semen Padang, mertua Pratama Arhan, Andre Rosiade menduga sanksi Komdis PSSI jatuhkan hukuman kepada Yuran Fernandes upaya gembosi PSM Makassar.
Sabtu, 17 Mei 2025 - 16:30 WIB
Andre Rosiade, mertua Pratama Arhan sekaligus bos Semen Padang kembali singgung hukuman Komdis PSSI ke bek PSM Makassar, Yuran Fernandes
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama & PSM Makassar

tvOnenews.com - Mertua Pratama Arhan sekaligus bos besar Semen Padang, Andre Rosiade kembali menyoroti polemik Komdis PSSI melayangkan hukuman ke bek PSM Makassar, Yuran Fernandes.

Komentar mertua Pratama Arhan itu mengingat sanksi Komdis PSSI kepada Yuran Fernandes dinilai sangat berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini bermula dari kritikan Yuran Fernandes yang kesal terhadap penyelenggaraan sepak bola di Indonesia dianggap masih banyak praktik korupsi di dalamnya.

"Sepak bola Indonesia hanya candaan, makanya level dan korupsinya akan tetap sama," ujar Yuran Fernandes dalam Instagram Story pribadinya dikutip, Sabtu (17/5/2025).

Kekecewaan Yuran karena sepak bola diduga hanya menjadi tempat bisnis, tanpa membenahi penyelenggaraan sepak bola agar semakin profesional.

Bek asing PSM Makassar Yuran Fernandes
Bek asing PSM Makassar Yuran Fernandes
Sumber :
  • PSM Makassar

 

"Jika Anda ingin menghasilkan uang, Anda bisa datang ke Indonesia. Jika Anda ingin bermain sepak bola serius, menjauhlah dari Indonesia," kata bek PSM Makassar itu.

Tulisan itu mengundang reaksi keras dari berbagai pihak, hingga Yuran Fernandes akhirnya memberikan permohonan maaf atas kegaduhan tersebut.

Namun, Komdis PSSI tampak serius merespons kritikan tersebut. Pada akhirnya, Yuran Fernandes dijatuhkan sanksi larangan bermain sepak bola di Indonesia selama 12 bulan atau setahun.

Hukuman itu tidak lepas karena Yuran Fernandes telah melanggar aturan yang tertuang pada Pasal 59 ayat 2 jo Pasal 141 Kode Disiplin Tahun 2013.

"Denda sebesar Rp25 juta dan pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat." demikian pernyataan resmi Komdis PSSI.

Banyak pecinta sepak bola Tanah Air menyoroti sanksi Komdis PSSI berlebihan, salah satu di antaranya adalah sosok Andre Rosiade.

Menduga Ada Motif Jatuhkan PSM Makassar

Bos Semen Padang, Andre Rosiade
Bos Semen Padang, Andre Rosiade
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

Selaku penasihat di Semen Padang, Andre Rosiade terus menyoroti dewi fortuna tidak memihak kepada Yuran Fernandes.

"Kisah Yuran dan jadwal pertandingan PSM Makassar dan asal klub anggota Komdis," kata Andre Rosiade dalam keterangan tertulisnya dikutip dari Instagram pribadinya, Sabtu (17/5/2025).

"Ada dugaan apakah ini bagian menggembosi PSM Makassar yang akan bertanding dan bertemu tim tertentu? Silakan pecinta sepak bola Indonesia mendalami," sambungnya.

Terlepas dari itu, politikus sekaligus mertua Pratama Arhan itu sebelumnya juga mendukung penuh agar bek kelahiran Tanjung Verde itu mengajukan banding akibat dibanned 12 bulan.

"Saya mendukung Yuran untuk maju ke komite banding untuk membatalkan keputusan Komdis," sebut Andre.

Dukungan itu, kata Andre, sebagai upaya agar sepak bola Indonesia bersih dari praktik mafia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apalagi sudah ada pernyataan bang @arya.m.sinulingga bahwa pak @erickthohir sudah memaafkan. Mari bersama kita lawan mafia agar tercipta Liga yang berkualitas. Ayo pak @erickthohir saya percaya anda bisa dan mampu memberantas mafia bola," tukas Andre.

(hap)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trend Terpopuler: Netizen Kaget Sherly Tjoanda Pakai Sabuk Hitam Taekwondo, hingga Pesan Terakhir Alvino Sebelum Meninggal

Trend Terpopuler: Netizen Kaget Sherly Tjoanda Pakai Sabuk Hitam Taekwondo, hingga Pesan Terakhir Alvino Sebelum Meninggal

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda mengenakan sabuk hitam taekwondo. Pesan terakhir anak bungsu dari keluarga tewas di Glamping Temanggung, Alvino Evan Hakim
DPR Singgung Prabowo Saat Intruksikan Sekolah Wajib Ajarkan Bahasa Perancis

DPR Singgung Prabowo Saat Intruksikan Sekolah Wajib Ajarkan Bahasa Perancis

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani angkat bicara terkait instruksi Presiden Prabowo Subianto bahwa seluruh sekolah wajib mengajarkan Bahasa Perancis kepada siswa.
Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 25 Mei 2026.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
News Terpopuler: Polisi Curigai Penyebab Lain Tewasnya Keluarga di Glamping Temanggung, hingga Daging Kurban Dijual Viral

News Terpopuler: Polisi Curigai Penyebab Lain Tewasnya Keluarga di Glamping Temanggung, hingga Daging Kurban Dijual Viral

Polisi mencurigai penyebab lain dari kematian keluarga di Glamping Temanggung. Hingga, pedagang menjual daging kurban membuat media sosial heboh dan viral.
Majelis Etik Ombudsman Dapati Belasan Laporan Terkait Hery Sutanto

Majelis Etik Ombudsman Dapati Belasan Laporan Terkait Hery Sutanto

Majelis etik Ombudsman RI menyebut ada belasan dugaan kasus hukum maupun etik dengan terlapor Hery Susanto selaku Ketua Ombudsman nonaktif.

Trending

Dari Persija Berujung Dipanggil John Herdman Masuk TC Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu Beri Pernyataan Berkelasnya

Dari Persija Berujung Dipanggil John Herdman Masuk TC Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu Beri Pernyataan Berkelasnya

Penyerang Persija Jakarta, Eksel Runtukahu terharu dipanggil pelatih John Herdman untuk mengikuti TC Timnas Indonesia dalam persiapan ASEAN Hyundai Cup 2026.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 25 Mei 2026.
Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia

Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia

Begini alasan Pascal Struijk setelah masih enggan menjawab tawaran bela Timnas Indonesia meski sudah fix tak masuk skuad Belanda dan Belgia di Piala Dunia 2026.
Media Malaysia Tak Habis Pikir dengan Insiden Pawai Juara Persib Bandung, Soroti Aksi Merugikan Pemain dan Pelatih

Media Malaysia Tak Habis Pikir dengan Insiden Pawai Juara Persib Bandung, Soroti Aksi Merugikan Pemain dan Pelatih

Media Malaysia, Stadium Astro menyoroti berbagai insiden saat mewarnai pawai perayaan Persib Bandung juara Super Leaguue 2025-2026 dan cetak sejarah Three-Peat.
KPK Sebut Fadia Arafiq Intervensi Pegawai Outsourcing Untuk Memilihnya di Pilkada 2024

KPK Sebut Fadia Arafiq Intervensi Pegawai Outsourcing Untuk Memilihnya di Pilkada 2024

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap, Fadia Arafiq turut intervensi tenaga kerja outsourcing untuk memilihnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu.
Jadwal Singapura Open 2026, Sabtu 30 Mei: Tersisa Dua Wakil Indonesia di Semifinal, Alwi Farhan dan Fajar/Fikri Main Siang Ini

Jadwal Singapura Open 2026, Sabtu 30 Mei: Tersisa Dua Wakil Indonesia di Semifinal, Alwi Farhan dan Fajar/Fikri Main Siang Ini

Jadwal Singapura Open 2026, Sabtu 30 Mei di mana akan ada dua wakil Indonesia tersisa yakni Alwi Farhan dan Fajar/Fikri yang akan berlaga.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT