News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Timnas Indonesia U-20 Desak Batas Pemain Asing di Super League: Pemain Lokal Harus Diberi Panggung!

Frank van Kempen menyarankan agar jumlah pemain asing yang diperbolehkan tampil dikurangi demi memberikan ruang tumbuh bagi pemain lokal muda.
Senin, 21 Juli 2025 - 17:41 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-20 sekaligus asisten pelatih Timnas U-23 Indonesia, Frank van Kempen
Sumber :
  • Instagram/Frank van Kempen

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas U-20 sekaligus asisten pelatih Timnas U-23 Indonesia, Frank van Kempen, menyampaikan pandangannya soal regulasi pemain asing di Liga Indonesia. 

Ia menyarankan agar jumlah pemain asing yang diperbolehkan tampil dikurangi demi memberikan ruang tumbuh bagi pemain lokal muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Frank Van Kempen dan Erick Thohir
Frank Van Kempen dan Erick Thohir
Sumber :
  • PSSI

 

"Dari sisi pribadi, saya lebih setuju jika jumlah pemain asing dikurangi," ujar Van Kempen dalam wawancara dengan Voetbalzone, media asal Belanda. 

Ia menilai, pengurangan itu akan berdampak positif terhadap perkembangan jangka panjang pemain lokal, apalagi saat ini PSSI tengah menyusun sistem pembinaan usia muda yang lebih terpadu.

Saat ini, operator liga tertinggi, I League (dulunya PT LIB), berencana mengizinkan delapan pemain asing tampil sekaligus dalam satu pertandingan di musim depan.

Jumlah ini berarti bertambah naik dari enam pemain di musim sebelumnya. 

Kebijakan baru ini pun menuai tanggapan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang menyebut tujuh pemain asing di lapangan mungkin lebih realistis.

Pekan lalu, Erick Thohir mengatakan pihaknya telah mengirim surat kepada I League terkait regulasi pemain asing.

Erick Thohir meminta agar klub-klub peserta Super League musim 2025/2026 hanya diizinkan mendaftarkan tujuh pemain asing saja.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

 

"Saya sudah kirim surat ke PT LIB. Kami dari PSSI telah rapat dan sepakat bahwa delapan pemain asing di satu pertandingan terlalu banyak," kata Erick kepada awak media di Jakarta, Rabu 17 Juli 2025 kemarin.

"Kami putuskan untuk menurunkannya menjadi tujuh," lanjutnya.

Meski Van Kempen mengapresiasi adanya kewajiban satu pemain U-23 tampil minimal 45 menit di setiap laga, ia tetap menilai dominasi pemain asing membatasi kesempatan bagi pemain muda untuk berkembang secara kompetitif.

Ia kini tengah mendampingi Timnas U-23 Indonesia berlaga di ASEAN U-23 Championship 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seusai turnamen, fokusnya akan bergeser ke tim U-20, dengan prioritas untuk membina bakat-bakat lokal terlebih dahulu, sebelum membuka kemungkinan menambah pemain diaspora dari Eropa.

(ant/aes)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepada Media Belanda, Pemain Keturunan Indonesia Ungkap Tak Digaji Berbulan-bulan di Super League sampai Putuskan 'Pensiun' Dini

Kepada Media Belanda, Pemain Keturunan Indonesia Ungkap Tak Digaji Berbulan-bulan di Super League sampai Putuskan 'Pensiun' Dini

Pemain keturunan Indonesia ungkap pahitnya di Persis Solo, tak digaji berbulan-bulan hingga pemain kehilangan motivasi. Kini pilih akhiri karier profesional.
Lawatan ke Rusia, Prabowo Dijadwalkan Bertemu Vladimir Putin di Tengah Ancaman Stabilitas Energi Dunia

Lawatan ke Rusia, Prabowo Dijadwalkan Bertemu Vladimir Putin di Tengah Ancaman Stabilitas Energi Dunia

Presiden RI, Prabowo Subianto terjadwal bakal melakukan kunjungan ke Rusia dalam waktu dekat.
Andai Tak Bisa Pulangkan Megawati Hangestri ke V-League, Red Sparks Bisa Rekrut 'Kembaran' Megatron Ini

Andai Tak Bisa Pulangkan Megawati Hangestri ke V-League, Red Sparks Bisa Rekrut 'Kembaran' Megatron Ini

Jika Red Sparks pada akhirnya gagal datangkan kembali Megawati Hangestri ke V-League musim depan, mereka bisa datangkan 'kembaran' Megatron asal Korea ini.
Efisiensi Jumbo Kementerian PU, Menteri Dody Merasa Tak Perlu Negosiasi Lagi dengan Presiden

Efisiensi Jumbo Kementerian PU, Menteri Dody Merasa Tak Perlu Negosiasi Lagi dengan Presiden

Menteri PU menegaskan tidak ada rencana khusus untuk negosiasi dengan Presiden atau berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait kebijakan efisiensi.
Cak Imin Blak-blakan Soal 2029: Prabowo Masih Kuat, PKB Pilih yang Menang

Cak Imin Blak-blakan Soal 2029: Prabowo Masih Kuat, PKB Pilih yang Menang

Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin buka suara soal Pilpres 2029. ia menilai saat ini Prabowo Subianto masih kuat dan ingin berada di pihak yang menang.
Profil Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi jika Bisa Bangun Jalan dari APBD Rp6 T

Profil Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi jika Bisa Bangun Jalan dari APBD Rp6 T

Berikut profil dan rekam jejak Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan yang menantang dan siap cium lutut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT