News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Zah Rahan Krangar? Gelandang Asal Liberia yang Pernah Jadi Raja di Liga Indonesia, Kabarnya Kini Justru...

Masih ingat dengan Zah Rahan Krangar? Gelandang asal Liberia ini disebut-sebut jadi pemain tersukses di Liga Indonesia pada masanya. Kabarnya justru kini...
Rabu, 10 September 2025 - 16:38 WIB
Masih ingat Zah Rahan Krangar? Pemain asing pertama yang meraih gelar Best Player Liga Indonesia
Sumber :
  • Instagram @zkrangar10

tvOnenews.com - Nama Zah Rahan Krangar tentu tak asing bagi para pecinta sepak bola Tanah Air, terutama mereka yang mengikuti Liga Indonesia di era 2000-an.

Pemain asal Liberia ini dikenal sebagai gelandang serang yang memiliki kecepatan luar biasa, visi bermain tajam, dan stamina yang tak ada habisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di masa jayanya, Zah Rahan bukan hanya sekadar pemain asing biasa. Ia berhasil mencetak sejarah sebagai pemain asing pertama yang meraih gelar Best Player Liga Indonesia.

Masih ingat Zah Rahan Krangar? Pemain asing pertama yang meraih gelar Best Player Liga Indonesia
Masih ingat Zah Rahan Krangar? Pemain asing pertama yang meraih gelar Best Player Liga Indonesia
Sumber :
  • Instagram @zkrangar10

 

Prestasi ini diraihnya saat memperkuat Sriwijaya FC pada musim 2007/2008, memecahkan dominasi pemain lokal yang selama ini selalu menduduki posisi tersebut.

Karier Zah Rahan di Indonesia dimulai pada tahun 2004 ketika ia bergabung dengan Persekaba Badung.

Saat itu, ia masih berusia 19 tahun, namun berhasil mencetak empat gol dalam semusim. Bakatnya mulai mencuri perhatian banyak klub besar di Indonesia.

Zah Rahan Krangar saat Membela Sriwijaya FC
Zah Rahan Krangar saat Membela Sriwijaya FC
Sumber :
  • Instagram @zkrangar10

 

Pada 2005, ia hijrah ke Persekabpas Pasuruan. Bersama tim berjuluk 'Sakera Warrior' itu, Zah Rahan tampil gemilang dengan 11 gol dari 24 pertandingan, bahkan sukses membawa klub promosi tersebut menembus babak semifinal.

Penampilannya yang konsisten membuat Sriwijaya FC kepincut untuk merekrutnya pada tahun 2007.

Keputusan itu terbukti tepat. Di musim perdananya bersama Sriwijaya FC, Zah Rahan langsung menjadi tulang punggung lini tengah dan membawa tim meraih dua gelar bergengsi sekaligus, yaitu Liga Indonesia dan Copa Indonesia.

Zah Rahan Krangar saat Membela Persekab Pasuruan
Zah Rahan Krangar saat Membela Persekab Pasuruan
Sumber :
  • Instagram @zkrangar10

 

Berkat performa gemilangnya, ia dinobatkan sebagai Best Player Liga Indonesia 2007/2008.

Prestasi tersebut bukan hanya mengangkat namanya, tetapi juga mengubah pandangan banyak pihak terhadap pemain asing di Liga Indonesia.

Keberhasilan Zah Rahan membuka jalan bagi pemain asing lain untuk ikut bersinar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah dirinya, sejumlah pemain seperti Keith Kayamba Gumbs (2012), Paulo Sergio (2017), Rohit Chand (2018), hingga Renan Silva (2019) juga sukses meraih gelar individu prestisius itu.

Artinya, Zah Rahan bukan hanya meninggalkan jejak sebagai pemain hebat, tetapi juga menginspirasi banyak pemain asing lain untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Sekadar Tanam Mangrove, Bali Dorong Blue Carbon Bernilai Ekonomi

Tak Sekadar Tanam Mangrove, Bali Dorong Blue Carbon Bernilai Ekonomi

Pengembangan ekosistem mangrove di Bali mulai diarahkan tidak hanya sebagai upaya konservasi, tetapi juga menjadi bagian dari ekonomi rendah karbon.
Inilah Tantangan Generasi Muda di Tengah Perkembangan AI

Inilah Tantangan Generasi Muda di Tengah Perkembangan AI

Komisaris Independen PT KAI, Endang Tirtana, menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi, kompetensi, empati, dan kemanusiaan di tengah perkembangan Artificial Intelligence (AI).
Tim PUBG Mobile Indonesia Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Blunder Jadi Biang Kerok

Tim PUBG Mobile Indonesia Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Blunder Jadi Biang Kerok

Tim PUBG Mobile Indonesia buka suara usai harus mengubur asa meraih medali Asian Games 2026 setelah gagal mempertahankan posisi tiga besar hingga pertandingan berakhir. Skuad Garuda finis keempat dengan koleksi 95 poin.
Reaksi Tak Terduga Juventus usai Francisco Conceicao Alami Cedera saat Portugal Kalahkan Norwegia

Reaksi Tak Terduga Juventus usai Francisco Conceicao Alami Cedera saat Portugal Kalahkan Norwegia

Juventus dilaporkan tidak mencemaskan kondisi Francisco Conceicao yang menderita cedera saat membela Portugal. Itu terjadi saat Selecao das Quinas mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1.
Tinju Dunia: Daniel Dubois vs Fabio Wardley 2, Sang Juara Janji Akhiri Duel Lebih Cepat

Tinju Dunia: Daniel Dubois vs Fabio Wardley 2, Sang Juara Janji Akhiri Duel Lebih Cepat

Daniel Dubois berjanji akan mengalahkan Fabio Wardley lebih cepat saat keduanya kembali berhadapan di pertarungan ulang, yang juga memperebutkan gelar juara kelas berat WBO.
WTA Umumkan Janice Tjen akan Berpasangan dengan Legenda Tenis Dunia di Ajang Guangzhou Open 2026

WTA Umumkan Janice Tjen akan Berpasangan dengan Legenda Tenis Dunia di Ajang Guangzhou Open 2026

Petenis kebanggan Indonesia, Janice Tjen, akan berpasangan dengan legenda tenis dunia, Venus Williams pada gelaran Guangzhou Open 2026.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Buku Ini Hadirkan Memoar Anak Buruh Tani Versi Inggris

Buku Ini Hadirkan Memoar Anak Buruh Tani Versi Inggris

Memoar perjalanan anak buruh tani asal Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, hingga membangun kehidupan di Amerika Serikat diterbitkan dalam edisi bahasa Inggris.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT