GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FIFA Beri Penjelasan, Ini Alasan Gol Uilliam Barros Disahkan Wasit meski Injak Kaki Francisco Rivera Lebih Dulu di Laga Persib Vs Persebaya

Berikut ulasan soal alasan gol Uilliam Barros disahkan wasit meski injak kaki Francisco Rivera lebih dulu di laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya.
Sabtu, 13 September 2025 - 10:22 WIB
FIFA Beri Penjelasan, Ini Alasan Gol Uilliam Barros Disahkan Wasit meski Injak Kaki Francisco Rivera Lebih Dulu di Laga Persib Vs Persebaya
Sumber :
  • Instagram Persebaya dan Uilliam Barros

Jakarta, tvOnenews.com – Berikut ulasan soal alasan gol Uilliam Barros disahkan wasit meski injak kaki Francisco Rivera lebih dulu di laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya.

Partai klasik antara Maung Bandung -julukan Persib- melawan Bajul Ijo -julukan Persebaya- pada pekan kelima Super League 2025-2026 masih jadi bahan perbincangan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persib Bandung Vs Persebaya Surabaya
Persib Bandung Vs Persebaya Surabaya
Sumber :
  • Media Persebaya

 

Khususnya untuk gol kemenangan 1-0 Persib atas Persebaya yang dicetak Uilliam Barros dalam laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (12/9/2025) sore WIB.

Uilliam Barros menjadi pahlawan kemenangan Pangeran Biru berkat satu golnya pada menit ke-53 lewat sepakannya usai memanfaatkan umpan matang dari Berguinho.

Namun dalam proses sebelum terciptanya gol tersebut, Uilliam Barros dianggap lebih dulu menginjak kaki pemain andalan Persebaya, Francisco Rivera.

Uilliam Barros dianggap menginjak kaki Francisco Rivera sebelum cetak gol di laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya
Uilliam Barros dianggap menginjak kaki Francisco Rivera sebelum cetak gol di laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya
Sumber :
  • Instagram/Persebaya Surabaya

 

Saat itu, Rivera melakukan umpan satu dua dengan Dime Dimov di area pertahanan Persib. Namun, bola berhasil direbut tuan rumah usai Rivera sempat terjatuh di lapangan.

Para pemain Persib pun berhasil merebut bola dan melakukan serangan balik cepat hingga membuahkan gol lewat Uilliam Barros. Wasit Candra tetap mengesahkan gol itu.

"Berawal dari Uilliam Barros menginjak kaki Francisco Rivera di daerah pertahanan tuan rumah, Persib merebut bola dan melakukan serangan balik lalu mencetak gol pada menit ke-53. Persebaya berjuang untuk mengejar ketinggalan, namun tidak ada gol tercipta sampai akhir pertandingan," tulis Persebaya di Instagram resminya, @officialpersebaya.

"Berikut momen-momen perjuangan Bruno Moreira dkk. Kekalahan yang menyakitkan, tapi kita harus menatap ke depan. Evaluasi kesalahan, berlatih lebih keras, untuk lebih baik lagi," tambahnya.

Dalam tayangan ulang, striker Persib itu terlihat seperti menginjak kaki Rivera. Pertanyaannya, mengapa momen itu tidak dianggap sebagai pelanggaran, apakah tidak ditinjau VAR?

Jika merujuk pada regulasi FIFA yang termaktub di buku IFAB, insiden di atas seharusnya dilakukan peninjauan VAR karena memenuhi salah satu prinsip penggunaan VAR:

a. Gol/tidak ada gol

b. Penalti/tanpa penalti

c. Kartu merah langsung (bukan kartu kuning kedua/peringatan)

d. Kesalahan identitas (ketika wasit memberikan peringatan atau mengusir pemain yang salah dari tim yang melakukan pelanggaran)

Jika merujuk pada kasus gol Uilliam Barros, maka ada tiga kemungkinan alasan wasit tetap mengesahkan gol penyerang asal Brasil tersebut.

Pertama, wasit Candra dan wasit VAR, Armyn Dwi Suryathin, kemungkinan luput memeriksa momen tersebut saat berkomunikasi sehingga tidak melakukan peninjauan VAR.

Kedua, wasit Candra dan Armyn Dwi Suryathin telah memeriksa momen tersebut, namun mereka sepakat menganggap tidak terjadi pelanggaran.

Ketiga, wasit Candra menganggap play-on karena bola masih dikuasai pemain Persebaya usai menyentuh Rivera meskipun dalam kondisi terjatuh.

Terlepas dari hal itu, wasit harus selalu membuat keputusan, artinya wasit tidak diizinkan memberikan tidak ada keputusan dan kemudian menggunakan VAR untuk membuat keputusan.

Keputusan awal yang diberikan oleh wasit tidak akan diubah kecuali tinjauan video dengan jelas menunjukkan bahwa keputusan tersebut adalah kesalahan yang jelas dan nyata.

Sementara keputusan akhir selalu diambil oleh wasit, baik berdasarkan informasi dari VAR atau setelah wasit melakukan tinjauan di lapangan (On Field Review/OFR).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlepas dari hal itu, hasil ini membuat Persib naik ke peringkat kelima klasemen sementara dengan 7 poin, sementara Persebaya di posisi ketujuh dengan 6 angka.

(yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebut Mobil F1 2026 seperti Formula E, Max Verstappen Malah Terkesan dengan Power unit Baru Milik Red Bull Usai...

Sebut Mobil F1 2026 seperti Formula E, Max Verstappen Malah Terkesan dengan Power unit Baru Milik Red Bull Usai...

Pembalap andalan milik tim Oracle Red Bull Racing yakni Max Verstappen, kembali jadi sorotan usai berakhirnya tes pramusim F1 2026 yang pertama di Bahrain.
Mendikdasmen Gelontorkan Rp2,7 Triliun untuk Pemulihan Pendidikan Terdampak Bencana Sumatera

Mendikdasmen Gelontorkan Rp2,7 Triliun untuk Pemulihan Pendidikan Terdampak Bencana Sumatera

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti menyatakan bahwa kegiatan belajar mengajar di tiga provinsi terdampak bencana sudah berjalan 100 persen.
Susunan Pemain Persib Vs Ratchaburi di Leg Kedua ACL Two: Bojan Hodak Turunkan Skuad Terbaik, Pemain Baru Masih Disimpan

Susunan Pemain Persib Vs Ratchaburi di Leg Kedua ACL Two: Bojan Hodak Turunkan Skuad Terbaik, Pemain Baru Masih Disimpan

Susunan Pemain Persib Bandung Vs Ratchaburi FC di leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2)
Belum Bela Timnas Indonesia, Bek Papua 189 Cm Ini Pilih Hijrah ke Liga Malaysia dan Langsung Jadi Andalan

Belum Bela Timnas Indonesia, Bek Papua 189 Cm Ini Pilih Hijrah ke Liga Malaysia dan Langsung Jadi Andalan

Timnas Indonesia kembali mendapat sorotan, kali ini soal pemain Tanah Air yang memilih meniti karier di Liga Malaysia, yakni sosok bek Papua, Yohanes Kandaimu.
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sedang di Pegunungan Sumut, Waspada Banjir dan Longsor

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sedang di Pegunungan Sumut, Waspada Banjir dan Longsor

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Sumatera Utara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan pada Kamis (19/2/2026), terutama di wilayah pegunungan yang berisiko memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Ungkapan Jujur Ko Hee-jin Sebelum Red Sparks Kalah Tipis dari AI Peppers di V-League

Ungkapan Jujur Ko Hee-jin Sebelum Red Sparks Kalah Tipis dari AI Peppers di V-League

Ko Hee-jin memberikan ungkapan jujur soal kondisi timnya sebelum Jung Kwan Jang Red Sparks kalah tipis 3-2 dari AI Peppers, memperpanjang rentetan kekalahan.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora yang berkarier di Eropa. Nama Daijiro Chirino muncul sebagai opsi jangka panjang di posisi bek kanan.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bogor, di mana dua pemain lokal yakni Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam mengakhiri rekor mentereng dan Rama Fazza Fauzan (Surabaya Samator) makin bersinar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT