Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi! PSSI Jatuhkan Sanksi Kepada Persib Bandung, Ada Masalah Apa?

Persib Bandung dapat kabar buruk jelang pekan ke-11 Super League 2025-2026.
Kamis, 13 November 2025 - 19:49 WIB
Bali United Vs Persib Bandung
Sumber :
  • Persib.co.id

Persib Bandung dapat kabar buruk jelang pekan ke-11 Super League 2025-2026. Komite Disiplin (Komdis) PSSI resmi menjatuhkan hukuman sanksi cukup berat kepada tim besutan Bojan Hodak ini.

Komdis PSSI telah mengeluarkan hasil sidang pada tanggal 4, 6, dan 7 November 2025. Dalam keputusan tersebut, Persib Bandung harus membayar denda cukup fantastis, yakni Rp115 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persib Bandung dianggap melakukan tiga pelanggaran pada pekan ke-10 Super League. Pelanggaran ini terjadi dalam laga kontra Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, 1 November 2025.

Pelanggaran pertama terjadi karena menyalakan dua  flare di area tribune selatan oleh suporter Maung Bandung. Oleh karena itu, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp60 juta.

Berikutnya, Bobotoh juga dianggap melakukan pelemparan botol air minum kemasan di tribune selatan. Akibat, Persib Bandung mendapat hukuman denda sebesar Rp30 juta dari Komdis PSSI.

Terakhir, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berupa denda sebesar Rp25 juta. Hal ini setelah suporter Pangeran Biru hadir dalam pertandingan away, yang sebelumnya dilarang oleh operator kompetisi.

Sementara Bali United selaku tuan rumah mendapat denda sebesar Rp30 juta. Pasalnya, suporter melakukan pelemparan botol air minum kemasan di tribune selatan. 

Berikut Daftar Lengkap Hasil Sidang Komdis PSSI:

*Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 4 November 2025

1. Sdr. Luan Sergio Nascimento Dias De Almeida (Pemain PSIS Semarang)
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: Persela Lamongan vs PSIS Semarang
- Tanggal Kejadian: 31 Oktober 2025
- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar menyikut pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-

2. Klub PSMS Medan
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: PSMS Medan vs Garudayaksa FC
- Tanggal Kejadian: 31 Oktober 2025
- Jenis Pelanggaran: adanya suporter PSMS Medan menyanyikan yel-yel bernada provokatif dan menghina kepada Tim Garudayaksa FC dan perangkat pertandingan,
terjadi pelemparan air minuman kemasan ke arah lapangan, perangkat pertandingan dan Tim Garudayaksa FC serta terdapat beberapa suporter PSMS Medan memasuki area lapangan pertandingan
- Keputusan: dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak 1 pertandingan saat menjadi tuan rumah; denda Rp. 15.000.000,-

3. Klub PSS Sleman
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: PSS Sleman vs Persipura Jayapura
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: terdengar suara peluit yang berasal dari Tribun penonton PSS Sleman
- Keputusan: denda Rp. 30.000.000,-

4. Klub PSS Sleman
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: PSS Sleman vs Persipura Jayapura
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan botol dan plastik berisi air ke arah Tim Persipura Jayapura dari Tribun VIP sebelah Barat bagian Selatan yang dilakukan oleh penonton PSS Sleman
- Keputusan: denda Rp. 15.000.000,-

5. Klub Persiku Kudus
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: Persiku Kudus vs Kendal Tornado FC
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan kembang api setelah pertandingan berakhir yang dilakukan oleh penonton Persiku Kudus di Tribun Timur
- Keputusan: denda Rp. 30.000.000,-

*Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 6 November 2025

1. Tim Semen Padang U16
- Nama Kompetisi: EPA Super League U16 2025/2026
- Pertandingan: PSBS Biak U16 vs Semen Padang U16
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 6 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning
- Keputusan: denda Rp. 15.000.000,-

2. Tim PSBS Biak U16
- Nama Kompetisi: EPA Super League U16 2025/2026
- Pertandingan: PSBS Biak U16 vs Semen Padang U16
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: hanya membawa 1 set seragam pada saat MCM dan pertandingan
- Keputusan: denda Rp. 5.000.000,-

3. Tim PSBS Biak U16
- Nama Kompetisi: EPA Super League U16 2025/2026
- Pertandingan: PSBS Biak U16 vs Semen Padang U16
- Tanggal Kejadian: 02 November 2025
- Jenis Pelanggaran: hanya membawa 1 set seragam pada saat MCM dan pertandingan
- Keputusan: denda Rp. 5.000.000,-

4. Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC U18
- Nama Kompetisi: EPA Super League U18 2025/2026
- Pertandingan: Persijap Jepara U18 vs Bhayangkara Presisi Lampung FC U18
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: tidak ada dokter tim atau fisioterapis yang didaftarkan
- Keputusan: teguran keras

5. Tim PSBS Biak U18
- Nama Kompetisi: EPA Super League U18 2025/2026
- Pertandingan: PSBS Biak U18 vs Semen Padang U18
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: hanya membawa 1 set seragam pada saat MCM dan pertandingan
- Keputusan: denda Rp. 5.000.000,-

6. Tim PSBS Biak U18
- Nama Kompetisi: EPA Super League U18 2025/2026
- Pertandingan: PSBS Biak U18 vs Semen Padang U18
- Tanggal Kejadian: 02 November 2025
- Jenis Pelanggaran: hanya membawa 1 set seragam pada saat MCM dan pertandingan
- Keputusan: denda Rp. 5.000.000,-

7. Tim Madura United FC U18
- Nama Kompetisi: EPA Super League U18 2025/2026
- Pertandingan: Madura United FC U18 vs Persebaya Surabaya U18
- Tanggal Kejadian: 02 November 2025
- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 4 orang pemain dan 1 orang ofisial yang mendapatkan kartu kuning
- Keputusan: denda Rp. 12.500.000,-

8. Tim PSBS Biak U20
- Nama Kompetisi: EPA Super League U20 2025/2026
- Pertandingan: PSBS Biak U20 vs Semen Padang U20
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: terlambat mengumpulkan E-startlist
- Keputusan: denda Rp. 2.500.000,-

9. Tim PSBS Biak U20
- Nama Kompetisi: EPA Super League U20 2025/2026
- Pertandingan: PSBS Biak U20 vs Semen Padang U20
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: hanya membawa 1 set seragam pada saat MCM dan pertandingan
- Keputusan: denda Rp. 5.000.000,-

10. Sdr. Thobias Parviddya Junior Solossa (Pemain PSBS Biak U20)
- Nama Kompetisi: EPA Super League U20 2025/2026
- Pertandingan: PSBS Biak U20 vs Semen Padang U20
- Tanggal Kejadian: 02 November 2025
- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-

11. Tim PSBS Biak U20
- Nama Kompetisi: EPA Super League U20 2025/2026
- Pertandingan: PSBS Biak U20 vs Semen Padang U20
- Tanggal Kejadian: 02 November 2025
- Jenis Pelanggaran: hanya membawa 1 set seragam pada saat MCM dan pertandingan
- Keputusan: denda Rp. 5.000.000,-

12. Sdr. Bintang Nugraha (Pemain Persik Kediri U20)
- Nama Kompetisi: EPA Super League U20 2025/2026
- Pertandingan: Persik Kediri U20 melawan Persita Tangerang U20
- Tanggal Kejadian: 02 November 2025
- Jenis Pelanggaran: menyikut pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-

*Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 6 November 2025


1. Klub Persita Tangerang
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Persita Tangerang
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persita Tangerang sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan
- Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-

2. Panitia Pelaksana Pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Persita Tangerang
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persita Tangerang
- Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-

3. Sdr. Mirza Mustafic (Pemain Bali United FC)
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Bali United FC vs Persib Bandung
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius menginjak pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-

4. Klub Persib Bandung
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Bali United FC vs Persib Bandung
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persib Bandung sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan
- Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-

5. Klub Persib Bandung
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Bali United FC vs Persib Bandung
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan 2 buah flare di Tribun Selatan, 1 buah flare masuk ke area lapangan di bawah Tribun Selatan dan 1 buah flare di Tribun Sayap Selatan yang dilakukan oleh penonton Persib Bandung
- Keputusan: denda Rp. 60.000.000,-

6. Klub Persib Bandung
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Bali United FC vs Persib Bandung
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan botol air minum kemasan di Tribun Selatan yang dilakukan oleh penonton Persib Bandung
- Keputusan: denda Rp. 30.000.000,-

7. Klub Bali United FC
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Bali United FC vs Persib Bandung
- Tanggal Kejadian: 01 November 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan botol air minum kemasan di Tribun Selatan yang dilakukan oleh penonton Bali United FC
- Keputusan: denda Rp. 30.000.000,-

8. Klub PSM Makassar
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: PSM Makassar vs Madura United FC
- Tanggal Kejadian: 02 November 2025
- Jenis Pelanggaran: terdapat beberapa suporter PSM Makassar memasuki area lapangan pertandingan di belakang gawang Tim PSM Makassar dari arah Tribun Utara
- Keputusan: denda Rp. 60.000.000,-

9. Klub PSM Makassar
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: PSM Makassar vs Madura United FC
- Tanggal Kejadian: 02 November 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan 1 buah flare di Tribun Selatan dan di depan pintu masuk stadion yang dilakukan oleh suporter PSM Makassar
- Keputusan: denda Rp. 60.000.000,-

10. Tim Madura United FC
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: PSM Makassar vs Madura United FC
- Tanggal Kejadian: 02 November 2025
- Jenis Pelanggaran: terdapat beberapa pemain dan ofisial Tim Madura United FC memasuki FOP tanpa menggunakan ID Card ketika melakukan inspeksi stadion sebelum pertandingan
- Keputusan: denda Rp. 50.000.000,-

11. Klub Persis Solo
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persis Solo
- Tanggal Kejadian: 02 November 2025
- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persis Solo sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan
- Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-

12. Sdr. Fikron Afriyanto (Pemain Persijap Jepara)
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Persijap Jepara vs Malut United FC
- Tanggal Kejadian: 02 November 2025
- Jenis Pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung
- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp.
10.000.000,-

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


(fan)


 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Kebiasaan Kecil Bikin Cepat Sukses Menurut Chandra Putra Negara

3 Kebiasaan Kecil Bikin Cepat Sukses Menurut Chandra Putra Negara

Berikut 3 kebiasaan kecil yang bisa bikin cepat sukses menurut Chandra Putra Negara.
5 Bahaya Narkoba bagi Kesehatan Mental yang Sering Diabaikan, WHO Ungkap Dampaknya Bisa Bertahan Seumur Hidup

5 Bahaya Narkoba bagi Kesehatan Mental yang Sering Diabaikan, WHO Ungkap Dampaknya Bisa Bertahan Seumur Hidup

Bahaya narkoba bagi kesehatan mental tidak hanya menyebabkan kecanduan, tetapi juga meningkatkan risiko depresi, psikosis, hingga bunuh diri. Simak penjelasan lengkap
Cinta Buta Berujung Maut: Istri Jadi Otak Pembunuhan Berencana Bos Bengkel di Arcawinangun Purwokerto

Cinta Buta Berujung Maut: Istri Jadi Otak Pembunuhan Berencana Bos Bengkel di Arcawinangun Purwokerto

Misteri kematian tragis seorang lanjut usia pemilik bengkel kendaraan di Kelurahan Arcawinangun, Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, akhirnya terkuak.
Lantik Pengurus ALTI Jawa Tengah, Wamendagri Bima Dorong Trail Run Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Lantik Pengurus ALTI Jawa Tengah, Wamendagri Bima Dorong Trail Run Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Wamendagri mendorong pengurus ALTI yang baru untuk memperkuat pembinaan olahraga trail run sekaligus menjadikannya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Inter Milan Dibuat Pusing, Rencana Boyong Curtis Jones Terganjal Harga Tinggi dari Liverpool

Inter Milan Dibuat Pusing, Rencana Boyong Curtis Jones Terganjal Harga Tinggi dari Liverpool

Upaya Inter Milan memboyong Curtis Jones dari Liverpool menghadapi hambatan besar. Perbedaan nilai transfer yang dipatok kedua klub membuat peluang kian kecil.
Mengungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Penjaga IGD RS Leona yang Diduga Diintimidasi Oknum DPRD TTU

Mengungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Penjaga IGD RS Leona yang Diduga Diintimidasi Oknum DPRD TTU

Penyebab kasus kematian dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha diduga diintimidasi oleh tiga oknum anggota DPRD TTU, NTT diungkap pihak keluarga.

Trending

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Makarim divonis tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi Chromebook PN Jakarta Pusat
Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez Arabi menyebutkan bahwa Reidel Toiran menjadi salah satu kunci dirinya bisa menjadi MVP di AVC Men's Cup 2026.
Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Langkah Belanda dipastikan terhenti: tiga eksekutor penalti mereka, termasuk anak kandung mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert yakni Justin Kluivert
Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Bursa transfer musim panas di Eropa hadirkan kabar mengejutkan bagi Timnas Indonesia. Bek Garuda, Tim Geypens, dikabarkan berpisah dengan klubnya, FC Emmen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT