GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Damai di Tribun SUGBK, Ferry Paulus Isyaratkan Regulasi Larangan Suporter Away Bisa Direvisi

Regulasi larangan suporter away di kompetisi sepak bola Indonesia kembali memunculkan perdebatan hangat di ruang publik.
Minggu, 30 November 2025 - 15:44 WIB
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Solo, tvOnenews.com - Regulasi larangan suporter away di kompetisi sepak bola Indonesia kembali memunculkan perdebatan hangat di ruang publik. Kebijakan yang awalnya diterapkan untuk mencegah potensi bentrokan di laga tandang itu kini dinilai perlu dievaluasi menyusul meningkatnya kedewasaan suporter.

Operator Super League, I.League, sebenarnya masih mempertahankan rekomendasi tanpa suporter tim tamu di semua pertandingan. Namun fakta di beberapa laga besar memperlihatkan bahwa skema pengawalan dan manajemen tribune bisa berjalan aman, tertib, dan tanpa gangguan keamanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu ini semakin menguat ketika partai sarat sejarah antara Persija Jakarta dan PSIM Yogyakarta tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat malam lalu. Laga tersebut menjadi bukti bahwa rivalitas klub tidak harus berbanding lurus dengan permusuhan di luar stadion.

Dari luar arena pertandingan, keharmonisan kedua kelompok suporter, The Jakmania dan Brajamusti, menjadi sorotan positif yang menenggelamkan narasi negatif tentang fanatisme berlebihan. Sambutan hangat dari basis tuan rumah memberikan pesan kuat bahwa kultur suporter Indonesia sudah bergerak ke arah yang lebih dewasa.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, secara terbuka memuji dan menyinggung banyaknya contoh laga yang tetap damai meski dihadiri suporter away. Ia menilai bahwa sudah ada bukti valid bahwa suporter tandang bisa hadir dalam jumlah besar tanpa memicu insiden di tribun maupun area stadion.

"Ya, kan sudah banyak contoh memang. Memang sudah beberapa contoh suporter tamu datang, kemudian juga rapi, enggak ada insiden, bahkan dengan jumlah yang relatif bisa dibilang banyak," ujar Ferry Paulus di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (29/11/2025).

Pernyataan Ferry itu bukan tanpa dasar, karena laporan matchday menunjukkan pola kedatangan suporter tim tamu di sejumlah laga sepanjang 2025 berlangsung kondusif. Hal ini termasuk skema penempatan tribun terpisah, jalur masuk suporter yang teregistrasi, serta koordinasi intensif antara SLO, klub, dan aparat kepolisian.

Momen di Jakarta menjadi penting karena menyentuh angka kehadiran suporter PSIM yang cukup signifikan. Hal ini menjadi sorotan karena jarang sekali laga dihadiri suporter away dalam skala ribuan dengan pengelolaan keamanan yang tetap berjalan rapi.

“Kemarin itu informasinya sampai 5 ribu. Lima ribu dari PSIM. Dan rasanya ya mudah-mudahan rekomendasi dari liga melihat baiknya penonton yang hadir,” kata Ferry Paulus.

Ungkapan Ferry Paulus itu memantik harapan agar kepatuhan dan ketertiban suporter tim tamu bisa menjadi ‘bahan bakar’ untuk mendorong pencabutan regulasi larangan suporter tandang. Ia menyiratkan bahwa sinyal perubahan regulasi bisa terbuka jika laporan keamanan terus menunjukkan tren positif.

“Terutama tim tamu, juga bisa mendorong regulasi itu dicabut, mungkin dengan beberapa syarat atau syarat tertentu kali, berdasarkan keinginan atau ketetapan dari kepolisian. Saya pikir skenarionya banyak lah untuk bisa diolah ke arah sana,” jelas Ferry.

Hal tersebut memunculkan optimisme bahwa I.League dan kepolisian bisa menyusun berbagai skenario pencabutan larangan suporter away, terutama dengan model rule by case dan sistem bersyarat. Pilihan regulasi bersyarat ini dinilai lebih relevan dibanding pelarangan total yang berlaku di seluruh laga.

Pertandingan sarat gengsi antara Persija Jakarta melawan PSIM Yogyakarta sukses menorehkan sejarah baru di panggung Super League 2025/2026. Duel kedua kesebelasan itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Macan Kemayoran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak 56.150 penonton hadir langsung, menciptakan lautan oranye yang membakar semangat Macan Kemayoran. Angka fantastis ini langsung menggeser rekor lama yang sebelumnya dipegang laga Persebaya Surabaya kontra Persija dengan 33.432 penonton.

(igp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia
Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Media Korea Selatan soroti reaksi pelatih Red Sparks Ko Hee-jin setelah mantan anak asuhnya Megawati Hangestri berlabuh ke tim rival Suwon Hyundai Hillstate.
Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Polemik omba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalbar, pernyataan tegas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait cara pandang “klenik” terhadap situs sejarah Sunda, hingga kisah
Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

Persoalan lahan PT Raya Sawit Manunggal (RSM) dibawah naungan BGA Group di Kabupaten Ketapang kembali memanas.
Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Dalam kunjungannya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda menaruh perhatian serius pada kondisi kesehatan anak-anak Suku Togutil yang hidup jauh dari peradaban modern.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT