GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Robert Rene Alberts, Pelatih yang Pernah Buat Persib Berjaya tapi Berakhir Terdepak Tragis Setelah Didesak Bobotoh

Karier eks pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, di sepak bola Indonesia selalu menarik untuk dibahas. Seperti apa jejak kepelatihannya? Simak disini!
Minggu, 30 November 2025 - 22:49 WIB
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts.
Sumber :
  • antara

tvOnenews.com - Karier eks pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, di sepak bola Indonesia selalu menarik untuk dibahas.

Pelatih asal Belanda itu datang dengan reputasi besar, mencatatkan sejarah, namun juga meninggalkan drama panas yang sampai kini masih diingat para penggemar terutama Bobotoh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti apa jejak kepelatihan Robert Rene Alberts dan kabarnya sekarang? Simak selengkapnya!

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts
Sumber :
  • Antara

 

Robert pertama kali menjejakkan kaki di Indonesia pada musim 2009–2010 ketika ia ditunjuk sebagai pelatih Arema Malang.

Hanya dalam satu musim, ia langsung mempersembahkan gelar Liga Super Indonesia dan membawa Singo Edan menjadi runner-up Piala Indonesia. Start yang sangat impresif.

Kesuksesan itu membuat nama Robert melambung di kancah sepak bola nasional.

Selepas Arema, Robert pindah ke PSM Makassar pada 2010. Namun perjalanan kariernya sempat teralihkan ketika ia menerima tawaran dari klub Malaysia, Serawak FA, pada 2011–2015.

Robert Rene Albert Pelatih Persib Bandung
Robert Rene Albert Pelatih Persib Bandung
Sumber :
  • ligaindonesiabaru.com

 

Lima tahun di Malaysia tidak membuatnya kehilangan magnet di Indonesia. Pada 2016, ia kembali menangani PSM Makassar, dan bertahan hingga 2019.

Pada 2019, Persib Bandung menunjuk Robert Rene Alberts sebagai pelatih baru untuk menggantikan Miljan Radovic.

Harapan besar disematkan kepadanya karena rekam jejaknya di Liga Indonesia tidak main-main.

Namun performa Persib di bawah arahannya tidak sepenuhnya memenuhi ekspektasi:

Robert Rene Alberts, Pelatih Persib
Robert Rene Alberts, Pelatih Persib
Sumber :

 

1. Liga 1 2019: finis peringkat 6

2. Liga 1 2020: berada di puncak klasemen sebelum liga dihentikan

3. Piala Menpora 2021: runner-up

4. Liga 1 2021/2022: kembali hanya menjadi runner-up

5. Piala Presiden 2022: gugur di perempat final

6. Liga 1 2022/2023: start buruk, posisi ke-17 setelah 3 laga

Meski pernah membawa Persib tampil garang, terutama pada awal Liga 1 2020 dan musim 2021/2022, publik menginginkan gelar juara yang tak kunjung datang.

Awal Liga 1 2022/2023 menjadi titik kritis. Persib gagal menang dalam tiga pertandingan awal—satu imbang, dua kekalahan, dan bobol berkali-kali. Situasi memanas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bobotoh menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di Bandung pada 10 Agustus 2022.

Tak lama setelah tekanan semakin tak terbendung, Persib secara resmi mengumumkan bahwa kerja sama dengan Robert Rene Alberts dihentikan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Volume Kendaraan Meningkat, Contraflow Diberlakukan Mulai KM 47

Volume Kendaraan Meningkat, Contraflow Diberlakukan Mulai KM 47

Tol Cikampek KM 47 diberlakukan akses contraflow usai volume kendaraan terpantau meningkat, sejak pukul 11.54 WIB, Sabtu (21/3/2026).
Khotbah Ma’ruf Amin di Balai Kota: Ramadan Bukan Cuma Ibadah, Tapi Bangun Ekonomi Umat

Khotbah Ma’ruf Amin di Balai Kota: Ramadan Bukan Cuma Ibadah, Tapi Bangun Ekonomi Umat

Wakil Presiden ke-13 RI K.H. Ma'ruf Amin, menyampaikan bahwa Ramadan adalah momen untuk membangun solidaritas ekonomi umat.
Blak-blakan Media Italia Sebut Emil Audero Jadi Biang Kerok Cremonese Dihajar 4-1: Performa Terburuk?

Blak-blakan Media Italia Sebut Emil Audero Jadi Biang Kerok Cremonese Dihajar 4-1: Performa Terburuk?

Media Italia soroti Emil Audero usai Cremonese kalah 4-1 lawan ACF Fiorentina. Dinilai jadi biang kerok hingga performanya disebut salah satu yang terburuk.
Tol Jakarta-Cikampek Padat! Contraflow KM 47 Dibuka Mendadak Akibat Lonjakan Kendaraan

Tol Jakarta-Cikampek Padat! Contraflow KM 47 Dibuka Mendadak Akibat Lonjakan Kendaraan

Kepadatan arus kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek, tak terbendung pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Tunaikan Shalat Idul Fitri 1447 H, Puluhan Ribu Jamaah Padati Masjid Raya Al-Bakrie Lampung

Tunaikan Shalat Idul Fitri 1447 H, Puluhan Ribu Jamaah Padati Masjid Raya Al-Bakrie Lampung

Pelaksanaan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Raya Al-Bakrie Lampung berlangsung khidmat dengan antusiasme jamaah yang sangat tinggi.
JK Kritik Wacana Pemotongan Gaji Menteri: Kalau Dipotong Lagi, Tinggal Berapa yang Diterima?

JK Kritik Wacana Pemotongan Gaji Menteri: Kalau Dipotong Lagi, Tinggal Berapa yang Diterima?

Mantan Wakil Presiden ke 10 dan 12 Jusuf Kalla menilai bahwa besaran gaji menteri saat ini relatif tidak tinggi jika dibandingkan dengan pejabat di lembaga lain.

Trending

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Kabar mengejutkan datang jelang agenda penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wabah batuk dilaporkan melanda sejumlah rekan klub Jay Idzes di Sassuolo.
Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

John Herdman memilih 24 pemain final Timnas Indonesia dari total 41 skuad provisional tepat pada Hari Raya Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026). 
Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Hadapi Masalah Besar Gara-Gara NAC Breda, Dean James dalam Ancaman

Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Hadapi Masalah Besar Gara-Gara NAC Breda, Dean James dalam Ancaman

Para pemain Timnas Indonesia di kasta tertinggi sepak bola Belanda, Eredivisie, bisa menghadapi masalah besar karena NAC Breda. Hal ini merupakan dampak dari masalah paspor sejumlah pemain diaspora.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT