GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Kekey Zakaria? Legenda Persib Bandung yang Pernah Dipuji Mantan Pelatih Barcelona

Masih ingat Kekey Zakaria? Inilah kisah lengkap legenda Persib Bandung, dari perjalanan karier, dua gelar juara, hingga pujian pelatih dunia Rinus Michels.
Sabtu, 20 Desember 2025 - 07:28 WIB
Eks legenda Persib Bandung, Kekey Zakaria
Sumber :
  • ist

tvOnenews.com - Nama Kekey Zakaria merupakan salah satu bagian penting dalam sejarah emas Persib Bandung.

Bagi Bobotoh generasi 1990-an, sosok bernomor punggung 18 ini bukan sekadar penyerang biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekey adalah bagian dari skuad legendaris Persib yang berhasil meraih dua gelar bergengsi secara beruntun: juara Perserikatan 1993–1994 dan Liga Indonesia musim pertama 1994–1995.

Prestasi tersebut hingga kini masih menjadi pencapaian langka dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Awal Perjalanan: Dari Subang ke Bandung

Kekey Zakaria
Kekey Zakaria
Sumber :
  • Instagram @kekeyb18

Perjalanan Kekey menuju Persib tidak instan. Lahir di Subang pada 5 Mei 1968, ia mengawali karier sepak bolanya secara sederhana.

Titik balik terjadi ketika tim internal Persib, Pesma FC, melakukan laga uji coba ke Subang.

Saat itu, Kekey yang baru berusia 17 tahun tampil membela tim lokal dan sukses mencetak gol.

Penampilan impresif tersebut menarik perhatian pengurus Pesma FC.

Kekey pun diajak hijrah ke Bandung, meninggalkan kampung halaman dan mulai meniti karier sepak bola dengan lebih serius.

Ia tinggal di rumah kakeknya dan bergabung dengan Pesma, mengikuti kompetisi internal Persib.

Kemampuan teknik, kelincahan, serta insting golnya membuat Kekey dilirik pemandu bakat.

Ia mendapat kesempatan mengikuti seleksi Persib Junior, meski harus melewati persaingan ketat dengan ratusan pemain lain.

Menariknya, Kekey justru gagal di tahap akhir seleksi Persib U-23.

Namun, kegagalan itu menjadi pintu rezeki lain: ia malah diminta bergabung dengan tim senior Persib.

Masuk ke skuad senior Persib, Kekey datang tanpa ekspektasi berlebihan. Ia sadar posisinya masih jauh dari kata aman, apalagi kala itu lini depan Persib diisi nama besar seperti Ajat Sudrajat. 

Kekey memilih fokus belajar dan menyerap pengalaman.

Lingkungan Persib saat itu sangat kental dengan nuansa kekeluargaan.

Para pemain senior, termasuk Ajat, Suryamin, Dede Iskandar, hingga Iwan Sunarya, merangkul Kekey dan membimbingnya.

Ajat Sudrajat menjadi figur panutan yang banyak memberi masukan teknis dan mental, membantu Kekey tumbuh sebagai penyerang matang.

Demi menambah jam terbang, Kekey sempat meninggalkan Persib dan memperkuat Persegres Gresik, lalu Petrokimia Putra.

Selama lebih dari dua tahun berkiprah di Gresik, kemampuannya semakin berkembang.

Performa itulah yang membuat Persib kepincut untuk memulangkannya.

Atas permintaan Ketua Umum Persib saat itu, Ateng Wahyudi, Kekey kembali ke Bandung pada 1991.

Ia masuk untuk menggantikan Ajat Sudrajat yang hengkang ke Bandung Raya.

Kepulangannya langsung berbuah kepercayaan. Kekey menempati posisi inti dan berduet dengan Sutiono Lamso di lini depan.

Duet ini kemudian dikenal sebagai salah satu pasangan striker lokal paling mematikan pada masanya.

Buah kesabaran Kekey akhirnya terbayar. Pada musim Perserikatan 1993–1994, Persib sukses menjadi juara setelah mengalahkan PSM Ujung Pandang 2-0 di final.

Gelar tersebut menjadi penutup era Perserikatan sebelum sepak bola Indonesia memasuki format baru.

Tak berhenti di situ, Persib kembali mencetak sejarah dengan menjuarai Liga Indonesia musim perdana 1994–1995 usai menaklukkan Petrokimia Gresik 1-0 di partai puncak.

Kekey menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut, termasuk mencetak gol krusial ke gawang Barito Putera di semifinal.

Secara total, ia menyumbangkan gol-gol penting yang memperkokoh status Persib sebagai satu-satunya tim yang mampu menjuarai dua kompetisi resmi secara beruntun pada era tersebut.

Dipuji Rinus Michels, Pelatih Legendaris Dunia

Salah satu momen paling berkesan dalam karier Kekey terjadi pada Januari 1994.

Saat itu, pelatih legendaris Belanda, Rinus Michels, arsitek Total Football, menyaksikan langsung pertandingan Persib melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Siliwangi.

Persib menang telak 4-0, dan Kekey yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak salah satu gol. 

Seusai laga, mantan pelatih FC Barcelona itu memuji penyerang bernomor 18 Persib sebagai sosok krusial dengan pergerakan eksplosif yang merepotkan lini belakang lawan.

Pujian tersebut datang di saat yang tepat. Kekey sempat berada dalam periode sulit, kerap dikritik karena gaya bermainnya dan sempat lebih sering duduk di bangku cadangan pada awal musim.

Namun, komentar dari pelatih kelas dunia itu menjadi suntikan motivasi besar.

Sejak laga tersebut, performa Kekey menanjak dan ia terus mencetak gol hingga fase-fase krusial kompetisi.

Usai gantung sepatu, Kekey memilih jalur berbeda. 

Ia berkarier sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan kini bertugas di Karawang.

Kesibukan pekerjaan membuatnya belum bisa sepenuhnya kembali ke dunia sepak bola.

Meski begitu, kecintaannya pada olahraga si kulit bundar tak pernah padam.

Ia sempat melatih sekolah sepak bola usia dini di Bandung dan Subang, dan mengaku sangat menikmati peran tersebut.

Kekey juga masih aktif berolahraga, bersepeda, serta sesekali bermain sepak bola bersama rekan-rekan sesama mantan pemain Persib dalam ajang silaturahmi.

Keinginan menjadi pelatih sebenarnya masih tersimpan kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekey berharap, setelah pensiun dari pekerjaannya kelak, ia bisa kembali menekuni dunia kepelatihan dan membantu membina pesepak bola usia dini.

(tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alvaro Arbeloa Pusing, Real Madrid Tanpa 4 Pemain Bintang saat Hadapi Benfica di Playoff 16 Besar Liga Champions

Alvaro Arbeloa Pusing, Real Madrid Tanpa 4 Pemain Bintang saat Hadapi Benfica di Playoff 16 Besar Liga Champions

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, harus melalui laga tandang ke Benfica tanpa diperkuat oleh empat pemain. Salah satu di antaranya adalah Jude Bellingham.
Rumahnya Ditandai ‘Tembok Ratapan Solo’ di Google Maps, Jokowi Akhirnya Angkat Bicara

Rumahnya Ditandai ‘Tembok Ratapan Solo’ di Google Maps, Jokowi Akhirnya Angkat Bicara

Label unik tersebut muncul tepat di titik alamat Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo
Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari kompetisi domestik. Striker Persipura, Reno Salampessy, curi perhatian John Herdman dengan cetak 2 gol.
Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Polres Probolinggo bentuk tim khusus untuk menangani kasus tujuh koper wisatawan mancanegara asal Thailand yang hilang di kawasan Gunung Bromo.
Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN memprediksi awal Ramadhan 2026 di Indonesia berpotensi jatuh 19 Februari karena perbedaan pendekatan hilal global dan hilal lokal.
Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menyindir insiden yang terjadi dalam laga Derby d’Italia pada 2021 silam. Pada saat itu, sebuah diving dari Juan Cuadrado sukses membawa Juventus menang.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT