News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Martin Vunk Kini Berubah Drastis setelah Sukses Bersama Persija Jakarta di Era Golden Team 2015

Lantas, seperti apa nasib Martin Vunk saat ini setelah lama cabut dari Persija Jakarta dan menghilang dari radar sepak bola Indonesia?
Senin, 22 Desember 2025 - 23:33 WIB
Bek mahal Persija Jakarta di Liga Indonesia 2015 Martin Vunk
Sumber :
  • X @Persija_Jkt

tvOnenews.com - Sepuluh tahun lalu, Persija Jakarta sempat membangun skuad bertabur bintang yang dijuluki "Golden Team", dan Martin Vunk adalah salah satu pilar utamanya.

Gelandang Estonia ini tiba di Jakarta dengan reputasi mentereng sebagai pemain tim nasional yang pernah berhadapan langsung dengan bintang Inggris, Wayne Rooney.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bersama Evgeny Kabayev dan Alan Aciar, Vunk digadang-gadang akan membawa kejayaan bagi Persija.

Martin Vunk (kiri) dan Evgeny Kabaev (kanan) saat berada di kantor Persija Jakarta
Martin Vunk (kiri) dan Evgeny Kabaev (kanan) saat berada di kantor Persija Jakarta
Sumber :
  • X/Persija_Jkt

Sayangnya, mimpi itu berubah menjadi mimpi buruk. Sanksi FIFA akibat konflik internal PSSI membuat Liga Indonesia 2015 terhenti total.

Kondisi diperparah dengan krisis finansial klub yang membuat gaji para pemain, termasuk Vunk, tidak terbayar.

Perjalanannya di Indonesia pun berakhir prematur, dimana ia hanya sempat tampil dalam tiga laga, meninggalkan rasa penasaran yang besar di benak Jakmania.

Lantas, seperti apa nasib Martin Vunk saat ini setelah lama menghilang dari radar sepak bola Indonesia?

 

Dari Golden Team hingga akhir yang pahit

Pada 2015, Persija Jakarta di bawah asuhan Rahmad Darmawan membangun "Golden Team" demi mengakhiri puasa gelar liga selama 14 tahun.

Manajemen melakukan belanja besar-besaran, mulai dari memboyong bintang naturalisasi Stefano Lilipaly hingga mendatangkan dua pilar elit dari Eropa, yakni Evgeny Kabayev (Top Skor Liga Estonia) dan Martin Vunk.

Sosok Martin Vunk menjadi rekrutan yang paling disorot. Meski datang di usia 36 tahun, ia membawa pengalaman internasional yang luar biasa dengan catatan 92 caps bersama Timnas Estonia.

Sebelum menjajal Liga Indonesia, Vunk merupakan pengembara tangguh yang telah melanglang buana di liga Swedia, Siprus, hingga Yunani. Bersama Kabayev, ia memikul ekspektasi tinggi Jakmania untuk membawa pulang trofi juara.

Bek mahal Persija Jakarta di Liga Indonesia 2015 Martin Vunk
Bek mahal Persija Jakarta di Liga Indonesia 2015 Martin Vunk
Sumber :
  • X @Persija_Jkt

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awal manis di pramusim berubah menjadi bencana nasional. Baru mencatatkan dua laga di kompetisi resmi, mimpi Persija runtuh seketika setelah FIFA menjatuhkan sanksi berat kepada sepak bola Indonesia.

Konflik antara Kemenpora dan PSSI membuat liga terhenti total, memicu krisis keuangan hebat yang memaksa klub menunggak gaji pemain.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.
Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo mengakui bahwa PSI mulai mendapat perhatian dari pihak lain walapun masih tergolong baru
Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Skateboard nomor Street Putra Asian Games 2026, Basral Graito, sukses mengunci satu tempat di babak final.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Thailand mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 4-0 atas Pakistan. Teerasak Poeiphimai tampil gemilang dengan mencetak dua gol untuk Gajah Perang.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT