Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2 Pesepakbola Papua Ini Ternyata Bergelar Magister, Salah Satunya Kini Jadi Dosen Meski Pernah Jabat Kapten Timnas Indonesia

Meski sehari-hari disibukkan dengan aktivitas sebagai pesepakbola, namun putra Papua ini ternyata berhasil meraih gelar magister bahkan ada yang menjadi dosen.
Jumat, 26 Desember 2025 - 15:57 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Yanto Basna
Sumber :
  • Instagram/@yanto_basna

tvOnenews.com -  Papua dikenal sebagai salah satu kota di tanah air yang sering melahirkan talenta-talenta berbakat untuk Timnas Indonesia.

Meski sangat kental dengan kultur sepak bola, namun para pemain ini ternyata punya gelar magister dan tak melupakan hal akademik di tengah kesibukannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tanah Papua bisa dibilang sebagai 'Brasil-nya' Indonesia karena dari sini, banyak talenta sepak bola yang lahir hingga menjadi tulang punggung negara.

Bukan hanya di level nasional saja, tidak sedikit dari putra Papua yang berbicara banyak di kancah internasional dan menjadi andalan di luar negeri.

Meski piawai akan olahraga si kulit bundar, tapi nyatanya didikan para anak-anak Papua menekankan pendidikan harus sebanding dengan karier sepak bola.

Maka dari itu, tidak mengherankan apabila putra asli Papua bisa menyelesaikan jenjang pendidikan tinggi di tengah kesibukannya sebagai pesepakbola.

Mulai dari Boaz Solossa hingga Osvaldo Haay, keduanya menjadi satu dari sekian contoh pesepakbola asal Papua yang punya gelar sarjana.

Sementara itu, ternyata ada juga pesepakbola asal Papua yang punya gelar magister atau S2 bahkan gelar akademis itu sangat berguna bagi para pemain ini.

Berikut ini adalah daftar pemain asal Papua dengan gelar magister atau S2.

1. Ronny Beroperay

Ronny Beroperay ternyata lulusan gelar magister
Ronny Beroperay ternyata lulusan gelar magister
Sumber :
  • Antara Papua/Alfian

Ronny Beroperay merupakan pesepakbola asal Papua yang mampu menamatkan gelar magister di tengah kesibukannya saat bermain untuk klub Super League.

Pemain yang kini berusia 32 tahun tersebut pernah menjajal sejumlah klub lokal seperti Persiram Raja Ampat, Barito Putera, PSM Makassar dan Persikabo 1973.

Meski tak setenar pemain Papua lainnya, namun Ronny Beroperay pernah mengenakan seragam Timnas Indonesia U-23 pada tahun 2013 hingga 2014.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah memperkuat Persipura Jayapura pada 2022 hingga 2024, musim ini Ronny Beroperay bermain untuk Persenus Nusantara di Liga 4 Kalimantan Selatan.

Namun, diam-diam Ronny Beroperay sudah menyandang gelar magister. Awalnya, ia lulus sarjana (S1) dari Program Studi Fisika di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) di Universitas Cendrawasih. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT