Persija Menang Meyakinkan Kontra Persijap, Pramono Anung Titip Pesan Jelang Duel El Clasico Kontra Persib
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menaruh harapan besar agar konsistensi permainan Persija Jakarta tetap terjaga jelang laga sarat gengsi melawan Persib Bandung.
Ia ingin tempo dan semangat yang ditunjukkan Macan Kemayoran saat menghadapi Persijap Jepara bisa kembali dipertahankan.
Awal tahun 2026 pun menjadi titik penting perjalanan Persija Jakarta di kompetisi Super League. Bermain di kandang sendiri, tim ibu kota langsung mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya.
- Persija
Persija tampil meyakinkan saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (3/1/2026). Dukungan ribuan suporter membuat atmosfer pertandingan terasa kental dengan semangat kemenangan.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persija menunjukkan permainan disiplin dan penuh determinasi. Penguasaan bola dan intensitas serangan membuat tim tamu kesulitan mengembangkan permainan.
Dominasi tersebut akhirnya berbuah dua gol bersih tanpa balas. Arlyansyah Abdulmanan membuka keunggulan sebelum Aditya Warman menutup laga dengan gol kedua.
Menariknya, kedua pencetak gol berasal dari generasi muda Macan Kemayoran. Kepercayaan yang diberikan tim pelatih kepada pemain muda pun terbayar dengan kontribusi nyata di atas lapangan.
Kemenangan ini turut menyita perhatian Pramono Anung yang hadir langsung di stadion. Ia menyaksikan sendiri bagaimana Persija tampil solid dan penuh energi sepanjang pertandingan.
- Persija
Menurut Pramono, komposisi pemain Persija kali ini sangat menjanjikan. Dominasi pemain muda dinilai memberi warna baru sekaligus memperkaya variasi permainan tim.
"Hari ini Persija pemainnya lebih didominasi pemain-pemain muda yang luar biasa. Dan itu terbukti dari dua gol yang diciptakan Arlyansyah dan Aditya," ujar Pramono, Sabtu (3/1/2026).
"Hal itu menunjukan bahwa Persija tidak hanya bergantung pada pemain-pemain yang itu-itu saja," tambahnya.
Pujian tersebut menjadi pengakuan atas proses regenerasi yang sedang dijalankan Persija. Klub kebanggaan warga Jakarta itu dinilai mulai berani lepas dari ketergantungan pada nama-nama lama.
Tak hanya hasil akhir, kualitas permainan juga mendapat sorotan. Pramono mengaku puas dengan ritme, alur serangan, serta keberanian Persija dalam menjaga tempo selama 90 menit.
Load more