News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Persija Jakarta dan Persib Bandung Masih Jadi Musuh Bebuyutan hingga Kini?

Laga keduanya kerap disebut-sebut sebagai "El Clasico Indonesia", lantas, mengapa hingga kini Persija Jakarta dan Persib Bandung masih menjadi bebuyutan?
Minggu, 4 Januari 2026 - 22:30 WIB
Logo Persija Jakarta dan Persib Bandung
Sumber :
  • persija.id | commons.wikimedia.org

tvOnenews.com - Di jagat sepak bola Tanah Air, duel antara Persija Jakarta dan Persib Bandung selalu berhasil menyita perhatian jutaan pasang mata.

Lebih dari sekadar perebutan tiga poin, laga yang kerap disebut-sebut sebagai "El Clasico Indonesia" ini merupakan pertaruhan harga diri, martabat daerah, hingga identitas sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, mengapa hingga kini Persija Jakarta dan Persib Bandung masih menjadi bebuyutan?

 

1. Jakarta vs Bandung

Persija Jakarta Vs Persib Bandung
Persija Jakarta Vs Persib Bandung
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

Secara geografis dan sosiologis, Jakarta dan Bandung adalah dua salah dua kota besar yang berada di Pulau Jawa.

Jakarta sebagai ibu kota negara dan Bandung sebagai ibu kota provinsi Jawa Barat memiliki kedekatan jarak, tapi keduanya memiliki perbedaan karakter yang kuat.

Persaingan tersebut bahkan merembet sampai ke lapangan hijau. Persija merepresentasikan kebanggaan kaum urban Jakarta, sedangkan Persib bak 'nafas' kehidupan bagi masyarakat Jawa Barat.

2. Rivalitas sejak era Perserikatan

Persija Jakarta dan Persib Bandung
Persija Jakarta dan Persib Bandung
Sumber :
  • Persija.id & Persib.co.id

Rivalitas ini sebenarnya sudah mulai berkecambah sejak era Perserikatan yang terjadi tahun 1930-an.

Perserikatan sendiri adalah sebutan untuk liga sepak bola Indonesia yang pertama kali digelar pada tahun 1931.

Kejuaraan sepak bola antar asosiasi tersebut melibatkan semua asosiasi sepak bola tingkat regional di Indonesia, seperti PSM Yogyakarta (PSIM Yogyakarta) bersama dengan VIJ Jakarta (sekarang Persija Jakarta), hinga BIVB Bandung (Persib Bandung).

Persija (didirikan 1928) dan Persib (didirikan 1933) adalah dua klub pendiri PSSI yang memiliki sejarah panjang.

Persaingan untuk menjadi yang terbaik di Tanah Air pun telah dimulai sejak puluhan tahun lalu. Alhasil, setiap laga pertemuan keduanya bak selalu menjadi momentum untuk menentukan siapa yang paling layak menyandang gelar "raja sepak bola Indonesia".

3. Benturan militansi antar suporter

Ilustrasi The Jakmania dan Bobotoh Persib
Ilustrasi The Jakmania dan Bobotoh Persib
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Puncak dari panasnya rivalitas ini justru terjadi di luar lapangan, tepatnya di tribun penonton. Militansi luar biasa dari masing-masing klub suporter, yakni The Jakmania (Persija) dan Bobotoh (Persib), membuat atmosfer pertandingan selalu terasa "meledak".

Sayangnya, fanatisme yang begitu tinggi ini sering kali melewati batas olahraga, sehingga menciptakan ketegangan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Contohnya, terjadi bentrok antar suporter akibat gengsi dan fanatisme terhadap kedua kubu suporter yang bahkan sampai bisa menghilangkan nyawa dari rekan-rekan mereka masing-masing.

Alhasil, setiap laga El Clasico Indonesia selalu dikawal dengan pengamanan super ketat, karena sejarah panjang gesekan antar suporter yang belum sepenuhnya padam.

4. Perang bintang dan gengsi manajemen

Marc Klok saat berseragam Persija Jakarta dan Persib Bandung
Marc Klok saat berseragam Persija Jakarta dan Persib Bandung
Sumber :
  • persija.id | Instagram/marcklok

Selain soal suporter, rivalitas ini juga diperuncing oleh ambisi manajemen kedua klub. Persija dan Persib hampir selalu menjadi klub dengan nilai pasar tertinggi di Liga 1.

Mereka berlomba-lomba mendatangkan pemain bintang (marquee player) hingga pelatih kelas dunia, sehingga kian meningkatkan rivalitas panas antar klub.

Gengsi untuk tidak kalah dari rival abadi pun membuat setiap bursa transfer pemain menjadi "perang dingin" tersendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak era Perserikatan hingga kini Super League, El Clasico Indonesia tetap menjadi komoditas terbesar di industri olahraga nasional.

Meski penuh tensi dan drama, rivalitas mereka sebenarnya menjadi bumbu yang membuat sepak bola Indonesia tetap hidup dan berwarna. (ism)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Percobaan Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono Nganjuk

Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Percobaan Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono Nganjuk

Aksi sigap masinis dan petugas PT KAI berhasil menggagalkan aksi percobaan bunuh diri seorang perempuan di jalur rel kawasan Kertosono, pada Kamis (9/4/2026).
Gemilang di FIFA Series 2026, 2 Pemain Timnas Indonesia Andalan John Herdman Justru Sulit dapat Menit Bermain di Inggris

Gemilang di FIFA Series 2026, 2 Pemain Timnas Indonesia Andalan John Herdman Justru Sulit dapat Menit Bermain di Inggris

Padahal tampil impresif di FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia masih kesulitan dapat menit bermain reguler dari klubnya masing-masing di Liga Inggris.
Emas Pegadaian Kompak Ambruk! UBS, Antam, Galeri24 Turun Tajam Jumat Pagi

Emas Pegadaian Kompak Ambruk! UBS, Antam, Galeri24 Turun Tajam Jumat Pagi

Rincian Harga Emas Pegadaian Jumat 10 April 2026
Link Live Streaming Perempat Final Kejuaraan Asia 2026: Jonatan Christie Hadapi Wakil India, Fajar/Fikri Lawan Ganda Taiwan

Link Live Streaming Perempat Final Kejuaraan Asia 2026: Jonatan Christie Hadapi Wakil India, Fajar/Fikri Lawan Ganda Taiwan

Berikut link live streaming perempat final Kejuaraan Asia 2026 yang akan digelar pada Jumat (10/4/2026) mulai pukul 10.00 WIB.
Wanita Diduga Hendak Edarkan Etomidate di Jaktim Ditangkap, Barang Bukti 1.409 Liquid Cartridge Disita

Wanita Diduga Hendak Edarkan Etomidate di Jaktim Ditangkap, Barang Bukti 1.409 Liquid Cartridge Disita

Tim Unit 5 Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis etomidate di kawasan Apartemen Bassura, Jakarta Timur. 
Aktor Ji Chang Wook Bagikan Momen Berkesan dalam Acara Charity di Indonesia

Aktor Ji Chang Wook Bagikan Momen Berkesan dalam Acara Charity di Indonesia

Aktor asal Korea Selatan, Ji Chang Wook terlihat menghadiri acara charity yang digelar pada 9 April 2026.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT