News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Senin, 12 Januari 2026 - 23:58 WIB
Gelandan Persija Jakarta, Van Basty Sousa, terlihat mengacungkan jari tengah ke arah Bobotoh
Sumber :
  • YouTube/Umuh Muchtar 54

tvOnenews.com - Tensi tinggi dalam laga El Clasico Indonesia antara Persib Bandung dan Persija Jakarta pada Minggu (11/1/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menyisakan berbagai drama.

Meski Maung Bandung berhasil keluar sebagai pemenang lewat gol tunggal Beckham Putra, kemenangan tersebut dibayangi oleh insiden provokatif yang kembali mencuat ke permukaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh (pendukung Persib), saat berjalan menuju lorong stadion setelah pertandingan usai.

Gelandan Persija Jakarta, Van Basty Sousa, terlihat mengacungkan jari tengah ke arah Bobotoh, usai laga Persib vs Persija pada Minggu (11/1/2026).
Gelandan Persija Jakarta, Van Basty Sousa, terlihat mengacungkan jari tengah ke arah Bobotoh, usai laga Persib vs Persija pada Minggu (11/1/2026).
Sumber :
  • YouTube/Umuh Muchtar 54 | Instagram/sousahpb15

Rekaman saat Sousa mengacungkan jari tengah itu terungkap lewat video yang diunggah oleh kanal YouTube milik manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar 54.

Sontak saja rekaman tersebut menjadi viral di kalangan komunitas penggemar Maung Bandung.

Tak sedikit akun fanbase yang menyoroti gestur provokatif pemain asal Brasil tersebut, sembari mengungkit kembali sanksi serupa yang pernah menimpa pemain Persib saat melakukan tindakan yang sama kepada lawan.

 

Ya, insiden yang dilakukan Van Basty Sousa seolah mengulang memori kelam yang pernah menimpa para pemain Persib Bandung pada musim 2023/2024.

Kala itu, Persib harus kehilangan pilar-pilar pentingnya akibat sanksi berat dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI setelah terbukti melakukan gestur serupa di Stadion Manahan, Solo.

Ciro Alves, penyerang andalan asal Brasil, saat itu dijatuhi sanksi larangan bertanding sebanyak dua pertandingan dan denda sebesar Rp75 juta.

Alves kedapatan mengacungkan jari tengah ke arah penonton, usai laga kontra Persis Solo karena terprovokasi oleh sorakan suporter lawan.

Hukuman berat juga diterima oleh bek Persib, I Putu Gede Juni Antara. Putu Gede tidak hanya dihukum karena gestur jari tengah, tapi juga gerakan tambahan menendang pemain lawan, yang membuatnya dilarang tampil dalam empat pertandingan serta membayar denda Rp75 juta.

Ciro Alves (kiri) dan I Putu Gede Juni Antara (kanan)
Ciro Alves (kiri) dan I Putu Gede Juni Antara (kanan)
Sumber :
  • Instagram/cirooficial | Instagram/putugedejuniantara123

Berkaca pada yurisprudensi hukuman Komdis PSSI tersebut, nasib Van Basty Sousa kini berada di ujung tanduk.

Video yang beredar luas di media sosial tersebut menjadi bukti kuat yang sulit dibantah. Penggemar sepak bola Indonesia pun kini menunggu ketegasan PSSI dalam menegakkan regulasi Kode Disiplin.

Jika Sousa terbukti bersalah, gelandang asal Brasil tersebut terancam absen dalam beberapa laga krusial Persija di sisa musim 2025/2026.

 

Di sisi lain, ironisnya, atmosfer panas tidak hanya terjadi di dalam stadion. Gelandang Persib, Thom Haye, juga menjadi perhatian setelah mengungkapkan sisi gelap dari rivalitas ini melalui media sosialnya.

Haye mencurahkan keresahannya karena keluarganya mendapatkan pesan-pesan mengerikan berupa ancaman pembunuhan dari oknum tidak bertanggung jawab.

Hal itu tentu menambah daftar panjang masalah sportivitas yang masih menghantui sepak bola Indonesia, termasuk dalam laga klasik Persib dan Persija yang diketahui sudah menjadi musuh bebuyutan sejak puluhan tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena-fenomena yang terjadi saat dan sesudah laga Persib vs Persija menunjukkan bahwa meskipun kualitas teknis Liga Indonesia terus meningkat, kedewasaan emosional pemain dan suporter masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Sepak bola sejatinya adalah panggung prestasi, bukan ajang untuk meluapkan amarah yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan. (ism)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantahan Pihak Dokter Richard Lee Setelah Dituduh Masih Sering ke Gereja Meski Sudah Mualaf

Bantahan Pihak Dokter Richard Lee Setelah Dituduh Masih Sering ke Gereja Meski Sudah Mualaf

Pihak dr Richard Lee membantah keras tudingan yang dilayangkan Hanny Kristianto terkait sang dokter yang diisukan masih sering ke gereja meski sudah mualaf.
Di Depan FIFA, Mathew Baker Blak-blakan Lebih Pilih Bela Timnas Indonesia U-17 Ketimbang Australia: Ini Bukan Soal Negara Mana yang Dicintai

Di Depan FIFA, Mathew Baker Blak-blakan Lebih Pilih Bela Timnas Indonesia U-17 Ketimbang Australia: Ini Bukan Soal Negara Mana yang Dicintai

Mathew Baker ungkap alasan mengharukan pilih Timnas Indonesia U-17 ketimbang Australia. Keputusan penuh tanggung jawab yang siap inspirasi pemain diaspora lainnya.
Buntut Rupiah Tertekan Tembus Rp17.400, BI akan Batasi Pembelian Dolar hingga US$25 Ribu per Bulan

Buntut Rupiah Tertekan Tembus Rp17.400, BI akan Batasi Pembelian Dolar hingga US$25 Ribu per Bulan

Selain membatasi pembelian dolar AS, BI juga menyiapkan pengetatan lanjutan dengan mewajibkan transaksi dolar di atas batas tertentu disertai underlying transaksi yang jelas.
Bak Jay Idzes, Mathew Baker Sampaikan Kata-kata Berkelas Jelang Perjuangan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Bak Jay Idzes, Mathew Baker Sampaikan Kata-kata Berkelas Jelang Perjuangan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Mathew Baker optimistis Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Garuda Asia wajib finis 8 besar di Piala Asia U-17 meski dihadang Jepang dan Qatar.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Pejalan Kaki dari Bengkulu 7 Bulan Cuma Mau Bertemu Dirinya: Saya Kasih Duit

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Pejalan Kaki dari Bengkulu 7 Bulan Cuma Mau Bertemu Dirinya: Saya Kasih Duit

Video Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos terdiam dengar pengakuan pemuda asal Sumatera Utara nekat jalan kaki dari Bengkulu-Malut selama 7 bulan viral.
Cerdas Saja Tidak Cukup! Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Harus Adaptif Hadapi Kompleksitas

Cerdas Saja Tidak Cukup! Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Harus Adaptif Hadapi Kompleksitas

Tantangan pemerintah daerah saat ini bahkan mencakup dampak geopolitik global, perubahan kebijakan nasional yang dinamis, hingga tuntutan masyarakat di tingkat lokal.

Trending

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Media Belanda mengungkap kabar terbaru soal aktivitas Persib Bandung di bursa transfer musim panas. Seorang pemain Eredivisie dilaporkan bisa segera menyusul Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT