Riwayat Cedera Layvin Kurzawa, Eks Bintang PSG yang Sudah Jadi Incaran Persib Bandung di Musim Bursa Transfer
- Instagram/kurzawa
tvOnenews.com - Rumor panas kembali mengguncang bursa transfer Persib Bandung. Kali ini, nama besar mantan penggawa Paris Saint-Germain (PSG), Layvin Kurzawa, mendadak dikaitkan dengan klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Spekulasi ini mencuat setelah laman Transfermarkt merilis rumor kepindahan sang bek kiri ke pelukan Maung Bandung.
Lalu, diperkuat juga dengan laporan dari media Prancis mengenai adanya diskusi intensif antara kedua belah pihak.

- REUTERS/Stephane Mahe/File Photo
"Layvin Kurzawa dilaporkan telah menemukan peluang baru di Asia," tulis Foot Mercato, Minggu (18/1/2026).
"Layvin Kurzawa sedang dalam tahap negosiasi lanjutan untuk bergabung dengan Persib Bandung, pemimpin klasemen liga Indonesia," sambung laporan tersebut.
Laporan media Prancis tersebut juga menyoroti daya tarik Maung Bandung bagi pemain yang sudah berpengalaman di Eropa.
"Meskipun mungkin bukan nama yang familiar di Eropa, tim Indonesia ini memiliki reputasi yang kuat di Asia Tenggara, berkompetisi di Liga Champions AFC – mirip dengan Cristiano Ronaldo bersama Al-Nassr," tulis laporan itu.
"Tujuan klub ini dilaporkan adalah untuk menarik pemain dengan karier sukses di Eropa dan memanfaatkan pengalaman mereka untuk membantu mereka melangkah ke level selanjutnya di tingkat benua," lanjut laporan tersebut.

- Instagram @kurzawa
Bek berusia 33 tahun itu saat ini berstatus free agent setelah kontraknya dengan klub Portugal, Boavista, berakhir pada Agustus 2025 lalu.
Kehadiran Kurzawa tentu saja bukan sekadar rumor biasa. Pasalnya, pemain dengan koleksi 13 caps bersama Timnas Prancis tersebut membawa curriculum vitae (CV) yang sangat mentereng.
Selama masa baktinya di Parc des Princes, ia sukses menyumbangkan 5 gelar Ligue 1, 5 trofi Piala Prancis, 6 Trofi Champions atau Piala Super Prancis, dan 4 gelar dari Piala Liga.
Pengalaman bertanding di level tertinggi Eropa inilah yang membuat Bobotoh berekspektasi tinggi.
Namun, di balik kegemilangan trofi tersebut, terselip rapor medis yang patut menjadi lampu kuning bagi manajemen Persib.
Meski punya kualitas teknis di atas rata-rata, Kurzawa dihantui catatan kebugaran yang kurang konsisten.
Selama 6 bulan di Boavista (Januari–Agustus 2025), ia tercatat hanya mencicipi 170 menit bermain dari empat laga akibat kendala otot yang dirasakannya.
Menilik lebih jauh ke belakang, "badai" cedera memang kerap menghambat kariernya. Saat memperkuat Boasvita pada musim 2018/2019, Kurzawa tercatat absen dalam 20 laga atau selama 90 hari akibat masalah herniated disk.

- Fulham.com
Selain itu, saat bersama Fullham dan PSG di Liga Inggris, Kurzawa pernah menepi selama 124 hari akibat cedera jaringan ikat.
Kali terakhir Kurzawa mampu mencatatkan lebih dari 20 penampilan dalam semusim terjadi pada 2020/2021 lalu atau 6 tahun lalu.
Mendatangkan Kurzawa akan menjadi pedang bermata dua bagi Persib. Di satu sisi, mentalitas juara dan pengalaman internasionalnya bisa mengangkat level permainan tim.
Di sisi lain, adaptasi dengan iklim tropis Indonesia dan intensitas Liga 1 akan menjadi ujian berat bagi fisiknya yang rentan cedera.
Akankah manajemen Persib berani mengambil risiko untuk mendaratkan pemilik lima gelar Liga Prancis ini ke Stadion Si Jalak Harupat? (ind/ism).
Load more