News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Mauricio Souza setelah Analis Persija Jakarta Dzikry Lazuardi Diboyong John Herdman ke Timnas Indonesia

Persija Jakarta harus menghadapi situasi yang tidak ideal di tengah perjalanan mereka pada Super League 2025/2026 setelah Dzikry Lazuardi diboyong John Herdman ke Timnas Indonesia.
Selasa, 3 Februari 2026 - 09:55 WIB
Pelatih Persija, Mauricio Souza
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

‎Jakarta, tvOnenews.com - Persija Jakarta harus menghadapi situasi yang tidak ideal di tengah perjalanan mereka pada Super League 2025/2026. Salah satu sosok penting di balik layar tim, Dzikry Lazuardi, resmi dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.

‎Kepergian analis tersebut menjadi konsekuensi dari keputusan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Persija pun harus melakukan penyesuaian setelah kehilangan figur yang selama ini terlibat aktif dalam persiapan tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Kondisi ini mendapat perhatian langsung dari pelatih Persija, Mauricio Souza. Pelatih asal Brasil itu menilai pemanggilan tersebut sebagai hal yang wajar dalam dunia sepak bola profesional.

‎Mauricio Souza mengaku tidak menyesali situasi yang terjadi. Menurutnya, kesempatan bekerja bersama tim nasional merupakan pencapaian tersendiri bagi siapa pun.

Dzikry Lazuardi
Dzikry Lazuardi
Sumber :
  • Instagram @dzikrylzs

‎Dzikry Lazuardi sendiri telah menyampaikan salam perpisahan kepada Persija. Momen itu terjadi usai Macan Kemayoran meraih kemenangan atas Persita Tangerang.

‎Pertandingan pekan ke-19 Super League 2025/2026 tersebut digelar di Indomilk Arena, Tangerang. Persija sukses membawa pulang kemenangan dengan skor 2-0 pada laga yang berlangsung Jumat (30/1/2026).

‎Mauricio Souza menegaskan bahwa Dzikry Lazuardi memang pantas mendapatkan panggilan ke Tim Merah Putih. Ia menilai kontribusi yang diberikan selama ini menjadi bukti kualitas sang analis.

‎Dalam pandangan Mauricio, profesionalisme Dzikry tidak perlu diragukan. Sikap kerja yang konsisten dan pendekatan yang matang menjadi kelebihan utama yang dimilikinya.

‎Sejak bergabung dengan Persija pada 2024, Dzikry Lazuardi telah menjadi bagian penting dalam struktur tim. Ia terlibat aktif dalam mendukung kinerja staf pelatih sepanjang musim.

‎Pengalaman Dzikry di sepak bola Indonesia juga terbilang panjang. Sebelum bergabung dengan Persija, ia sempat menjalani peran serupa di Sulut United, Persipura Jayapura, serta Persis Solo.

‎Dzikry sejatinya memiliki ambisi untuk menuntaskan musim ini bersama Persija. Apalagi, tim ibu kota tengah memasang target tinggi untuk meraih gelar juara Super League 2025/2026.

‎Namun, panggilan untuk membela negara tidak dapat dihindari. Dzikry memilih mengesampingkan kepentingan pribadi demi memenuhi tugas bersama timnas Indonesia.

‎"Saya pikir dia pantas mendapatkan kesempatan ini. Dia sosok yang fantastis dan sangat profesional," ujar Mauricio Souza, Senin (2/2/2026). 

‎"Saya mengucapkan selamat dan semoga sukses untuk dia. Saya rasa timnas Indonesia akan menjadi lebih baik dengan kehadiran dia di sana,” tambahnya. 

‎Mauricio Souza juga memberikan penilaian positif terhadap kinerja Dzikry selama setengah musim terakhir. Ia menilai sang analis memiliki etos kerja yang kuat dan visi yang jelas.

‎Menurutnya, kapasitas besar yang dimiliki Dzikry membuat pemanggilan ke timnas Indonesia menjadi hal yang masuk akal. Kepercayaan tersebut dianggap sebagai bentuk apresiasi atas kerja kerasnya.

‎"Dia sangat profesional dan punya kemampuan besar. Saya sangat senang dan bahagia dia bisa ke timnas Indonesia," kata Souza. 

‎"Semua orang pasti ingin mewakili Timnas di negaranya masing-masing,” sambung eks pelatih Madura United tersebut. 

‎Meski mendapat peran baru bersama timnas, Dzikry Lazuardi dipastikan tetap menjalin kerja sama dengan Persija. Pengaturan teknis akan disesuaikan agar kontribusinya tetap dirasakan klub.

‎"Dia tetap akan membantu kami di Persija," tegas Mauricio Souza.

‎Mauricio Souza mengaku tidak mengetahui secara rinci proses pemanggilan tersebut. Ia hanya memastikan bahwa kualitas kerja Dzikry sudah lama terlihat.

‎Isu yang beredar menyebutkan Dzikry mulai dipantau sejak Januari 2026. Hal itu bertepatan dengan momen PSSI memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih timnas Indonesia.

‎John Herdman juga sempat menyambangi sesi latihan Persija di Persija Training Ground, Bojongsari, Jawa Barat. Kunjungan tersebut menjadi sorotan karena melibatkan interaksi langsung dengan staf tim.

‎Dalam kesempatan itu, Dzikry Lazuardi terlihat mendampingi John Herdman. Ia berperan memperkenalkan para pemain Persija kepada pelatih timnas Indonesia.

‎“Saya tidak tahu prosesnya seperti apa. Yang saya tahu, Dzikry adalah profesional yang sangat bagus," ucap Souza. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Mungkin timnas Indonesia melihat potensi dia dan karena itu memanggilnya,” tutupnya. 

‎(igp/rda) 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Teriakan Bebaskan Nadiem Makarim Bergema di Pengadilan Tipikor Jakpus

Teriakan Bebaskan Nadiem Makarim Bergema di Pengadilan Tipikor Jakpus

Para driver Gojek memadati Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat untuk mendukung mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Anwar Makarim di sidang Pleidoi atau nota pembelaan.
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT