GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mauricio Souza Minta Maaf dan Beberkan Alasannya Kembali Terkena Kartu Kuning: Saya Ceroboh!

Pelatih Persija Mauricio Souza protes ketiadaan VAR usai menang dramatis atas PSM, akui gestur lempar botol ceroboh hingga diganjar kartu kuning.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:14 WIB
Pelatih Persija, Mauricio Souza
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara terkait insiden yang menyebabkan dirinya kembali diganjar kartu kuning. Ia menilai jika hal itu merupakan kesalahan ceroboh. 

‎Kemenangan dramatis kembali diraih Persija Jakarta saat menjamu PSM Makassar pada pekan ke-22 Super League 2025-2026. Meski sukses mengamankan tiga poin, laga tersebut menyisakan catatan kritis dari sang pelatih, Mauricio Souza, yang menyoroti absennya teknologi VAR.

‎Pertandingan yang berlangsung di Jakarta International Stadium, Jumat (20/2/2026), berjalan dalam tensi tinggi sejak awal. Persija memang keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1, tetapi menurut Souza ada aspek penting yang mengurangi kualitas jalannya laga.

‎Sejak sebelum sepak mula, pihak penyelenggara sudah mengumumkan bahwa Video Assistant Referee tidak dapat difungsikan karena kendala teknis. Informasi tersebut diterima kedua tim, dan pertandingan tetap digelar tanpa bantuan tayangan ulang.

‎Di atas rumput hijau, Persija menunjukkan efektivitas dalam menyelesaikan peluang. Gol Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-30 dan Maxwell Souza di menit ke-67 menjadi pembeda dalam duel sengit tersebut.

‎PSM Makassar sempat memberikan perlawanan lewat gol Sheriddin Boboev pada menit ke-37. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.

‎Hasil ini membuat Persija kini mengantongi 47 poin di klasemen sementara. Mereka naik ke posisi kedua dan memiliki jumlah poin yang sama dengan Persib Bandung, sehingga persaingan papan atas semakin ketat.

‎Terlepas dari hasil positif tersebut, Mauricio Souza tidak menutup mata terhadap dinamika di lapangan. Ia secara terbuka menyampaikan bahwa ketiadaan VAR memengaruhi keyakinan perangkat pertandingan dalam mengambil keputusan.

‎Menurutnya, dalam laga berintensitas tinggi seperti ini, dukungan teknologi sangat dibutuhkan. Terlebih ketika muncul situasi-situasi yang memicu perdebatan di antara pemain dan ofisial.

‎“Sayang di hari ini tidak ada VAR. Apapun yang menjadi keraguan di laga, VAR seharusnya bisa membantu,” ujar Mauricio Souza usai laga, Jumat. 

‎Ia menilai keberadaan teknologi tersebut penting untuk menentukan pihak yang melakukan kesalahan dalam sebuah insiden permainan.

‎Pelatih asal Brasil itu menambahkan bahwa timnya sebenarnya sudah memahami situasi tersebut sebelum pertandingan dimulai. Namun ia mengakui tidak ada opsi lain selain menerima keputusan panitia.

‎“Sayangnya, kita sudah diberi tahu bahwa tidak ada VAR dan kita tidak bisa lakukan apa-apa,” kata Souza. 

‎Ketegangan memuncak ketika terjadi dugaan offside pemain PSM Makassar yang tidak segera dihentikan oleh hakim garis. Souza terlihat bereaksi keras karena menilai ada keraguan dalam proses pengambilan keputusan.

‎Aksi protes tersebut membuat wasit menghentikan pertandingan sejenak dan menghampiri bangku cadangan Persija. Tanpa banyak perdebatan, kartu kuning pun diberikan kepada Mauricio Souza.

‎Alasan Souza kembali terkena kartu kuning ternyata disebabkan reflek spontan yang ia berikan. Ia terlihat melakukan gestur melempar botol hingga pantulannya menuju arah bench PSM Makassar. 

‎“Saya melihat hakim garis berlari. Dia membiarkan permainan berlanjut seolah-olah dia akan menunggu permainan selesai sebelum berkonsultasi dengan VAR,” ungkap Souza. 

‎“Jika tidak ada VAR, tidak boleh ada penundaan. Anda harus memutuskan saat itu juga. Jujur saja, saya pikir dia akan membiarkan permainan berlanjut dan itulah yang terjadi,” tambahnya. 

‎Souza kemudian menyampaikan permohonan maaf atas reaksinya yang berujung kartu kuning tersebut dan mengaku tindakannya itu ceroboh.

‎"Ya, saya sudah meminta maaf. Itu benar-benar tindakan yang tidak bertanggung jawab dan ceroboh," pungkas Souza. 

‎(igp) 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Terima Kabar Gembira, Damian van Dijk Selangkah Lagi Siap Bela Timnas Indonesia

John Herdman Terima Kabar Gembira, Damian van Dijk Selangkah Lagi Siap Bela Timnas Indonesia

John Herdman mendapat kabar gembira setelah Damian van Dijk mengaku siap membela Timnas Indonesia dan telah dikontak PSSI sejak 2022. Simak selengkapnya.
‎Shin Tae-yong Sentil Pemain Indonesia Soal Pola Hidup Tak Profesional: Kalau Seenaknya, Main Tarkam Saja!

‎Shin Tae-yong Sentil Pemain Indonesia Soal Pola Hidup Tak Profesional: Kalau Seenaknya, Main Tarkam Saja!

Shin Tae-yong beri pesan tegas soal disiplin dan mentalitas pemain Timnas Indonesia. Ia menegaskan pola hidup profesional kunci sukses, bahkan menyindir pemain yang tak serius.
Gelar Festival Ramadan Kreator 2026, Shopee Siapkan THR Rp10 Miliar untuk Kreator dan Affiliate

Gelar Festival Ramadan Kreator 2026, Shopee Siapkan THR Rp10 Miliar untuk Kreator dan Affiliate

Shopee membuka peluang bagi para Affiliate dan Kreator untuk memaksimalkan momentum Ramadan yang identik dengan meningkatnya inspirasi belanja dan aktivitas digital.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia dibuat takjub dengan penampilan Jay Idzes saat Sassuolo menang 3-0 atas Hellas Verona. Kapten Timnas Indonesia itu tampil nyaris sempurna dan jadi kunci clean sheet Neroverdi.
BPBD: Akses Jalan ke KAT Sikundo Aceh Barat Putus Akibat Diterjang Banjir

BPBD: Akses Jalan ke KAT Sikundo Aceh Barat Putus Akibat Diterjang Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat memastikan akses jalan menuju ke kawasan Komunitas Adat Terpencil (KAT) Sikundo, Kecamatan Pante
Jadi Wakil Komandan ISF, Menlu Sebut Palestina Paham Alasan Indonesia Gabung Misi Perdamaian di Gaza

Jadi Wakil Komandan ISF, Menlu Sebut Palestina Paham Alasan Indonesia Gabung Misi Perdamaian di Gaza

Menlu Sugiono menegaskan pihak Palestina telah mengetahui sekaligus memahami mandat pasukan Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 22 Februari 2026
logo Persib Bandung
PSB
20:30
TGR
logo Persita
logo Dewa United
DWU
20:30
BOR
logo Pusamania Borneo
Senin, 23 Februari 2026
logo PSIM Yogyakarta
PSY
20:30
BUF
logo Bali United

Trending

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia langsung memunculkan babak baru soal proyek naturalisasi. Berikut enam pemain yang nyatakan ingin bela skuad Garuda.
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT