Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapten Persib Sesalkan Hasil Imbang, Kritik Keputusan Wasit Eko Saputro

Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026), Persib sebenarnya sempat unggul hingga menit 82. Sayang Francisco Rivera berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Selasa, 3 Maret 2026 - 15:30 WIB
Kapten Tim Persib Bandung, Marc Klok
Sumber :
  • tvOnenews-Dwi RB

Bandung, tvOnenews.com - Kapten tim Persib Bandung, Marc Klok menyesalkan hasil imbang kontra Persebaya. Menurutnya Persib seharusnya bisa membawa tiga poin dari Surabaya.

Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026), Persib sebenarnya sempat unggul hingga menit 82. Sayang Francisco Rivera berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klok menyebut kegagalan timnya memetik kemenangan karena kepemimpinan wasit Eko Saputro yang tidak bagus. Karena banyak keputusan yang dianggap keliru dan menjadi kerugian bagi timnya.

"Saya rasa kami melepaskan dua poin, kita hilang dua poin. Harusnya menang, semua bisa terlihat keputusan (wasit) di hari ini sangat-sangat jelek," ujar Klok ketika diwawancara di Stadion Gelora Bung Tomo, Kota Surabaya, Senin (2/3/2026).

Tambahan poin penuh tentunya akan lebih menguntungkan Persib untuk persaingan di jalur menuju tahta juara. Karena itu, Klok dan kawan-kawan kecewa karena hasil positif yang di depan mata harus menguap.

Namun dia tidak mau larut dalam keterpurukan. Tekad untuk bangkit diusung saat menjamu Persik Kediri di pekan ke-25 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, 9 Maret 2026.

"Kita kehilangan dua poin, pasti kita tidak senang, semua pemain merasa tidak senang. Tetapi kita harus fokus ke pertandingan berikutnya," tegas pemain 32 tahun tersebut.

Fokus Klok dan kawan-kawan kini harus berbenah pada masa persiapan jelang laga berikutnya. Evaluasi pun menurutnya harus dilakukan oleh pihak eksternal dan internal.

Kinerja wasit menurutnya harus dievaluasi oleh PSSI selaku federasi. "Evaluasinya dari faktor di luar atau dari dalam? Mungkin kalau dari luar, kita tahu evaluasinya itu apa (wasit)," ujarnya.

Sedangkan dari sisi internal, perbaikan soal cara mengonversi peluang menurutnya wajib diasah lagi. "Dari dalam kita harus bisa cetak lebih banyak gol, kita ada banyak peluang di hari ini," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, cara transisi dari pola menyerang ke bertahan juga perlu dipoles. Karena Persib tidak cukup sigap meredam serangan balik lawan di momen  gol kedua Persebaya.

"Kita juga harus lebih pintar dari (mengantisipasi) counter attack. Kita harus mewaspadai, karena kita kasih terlalu mudah untuk gol kedua," pungkasnya. (dwi/hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT