Alibi Mauricio Souza Setelah Dikritik Keras Fans Persija Jakarta: Saya Pulang Jam 1 Pagi Demi Kebahagiaan Kita Semua
- persija.id
tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza akhirnya angkat bicara setelah dirinya mendapat kritikan keras buntut gagal menang atas Dewa United di laga kandang.
Mauricio Souza menyebut kalau tim kepelatihan telah berupaya keras bahkan rela bekerja hingga pukul 1 pagi demi mempersembahkan yang terbaik untuk Persija Jakarta.
Pertandingan tunda pekan ke-25 Super League, Minggu malam (15/3) mempertemukan Persija Jakarta vs Dewa United di Jakarta International Stadium.
Bersamaan dengan itu ada juga laga Borneo FC vs Persib Bandung yang notabene merupakan pesaing terdekat Persija Jakarta di klasemen Super League.
Andaikan menang, maka pasukan Mauricio Souza setidaknya bisa mengakusisi posisi Borneo FC yang kini berada di posisi kedua klasemen sementara Super League.
Tapi sebaliknya, Persija Jakarta yang unggul lebih dahulu lewat Maxwell Souza justru harus puas ditahan imbang Dewa United melalui Alexis Messidoro.
Keunggulan di depan mata bahkan sirna setelah top skor Persija Jakarta Maxwell Souza gagal mengeksekusi penalti ke gawang Dewa United pada menit-menit akhir.
Banyak pihak yang menyayangkan kegagalan Persija Jakarta kunci kemenangan atas Dewa United lantaran dua rival Borneo FC dan Persib Bandung hanya bermain seri.
Jakmania Desak Pelatih Mauricio Souza Cabut dari Persija Jakarta
- Instagram @persija
Meskipun masih berada di jalur perebutan juara, namun tidak dapat disangkal kalau pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza dikritik keras oleh Jakmania.
Empat kali seri di JIS bahkan kalah saat main di Stadion GBK menjadi satu dari segelintir kejengkelan para pendukung Persija Jakarta terhadap sang pelatih.
Tidak hanya itu, pemilihan starting line up sampai pergantian pemain yang dianggap keliru juga dinilai sebagai kesalahan yang kerap dilakukan Mauricio Souza.
Rentetan itulah yang kemudian berdampak terhadap performa klub. Inkonsistensi Persija Jakarta membuat mereka semakin jauh dalam perebutan gelar juara.
Di media sosial, tak sedikit dari Jakmania yang meminta agar manajemen Persija Jakarta mendepak Mauricio Souza dan menggantinya dengan pelatih lain.
Eks pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong bahkan sempat disebut-sebut Jakmania sebagai pengganti sepadan. Apalagi, ia kedapatan hadir di JIS.
Alibi Mauricio Souza
- persija.id
Kritikan yang dilontarkan oleh Jakmania di media sosial ternyata sudah sampai ke telinga Mauricio Souza. Katanya, dia juga merasakan kekecewaan yang sama.
“Tentu saja para suporter berhak untuk kecewa. Apa yang mereka rasakan, kami juga merasakannya. Namun saya tidak melihat kurangnya usaha di lapangan,” kata sang pelatih.
Walau begitu, pelatih asal Brasil tersebut tidak begitu memperdulikan kritik yang disampaikan di media sosial. Kini, ia mengaku fokus terhadap timnya.
“Jangan hanya mempertimbangkan apa yang dikatakan di media sosial, karena saya fokus pada hal-hal yang bisa saya kendalikan. Saya menganalisis performa, bukan hanya hasil,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Mauricio Souza bahkan mengungkit bagaimana kerja keras dari tim kepelatihan Persija Jakarta yang bahkan baru bisa menyelesaikan tugasnya hingga tengah malam.
“Kami merasakan kekecewaan para suporter, dan itu juga menjadi kekecewaan kami,” tuturnya.
“Kami bekerja setiap hari, di bawah terik matahari maupun hujan. Saya pulang pukul 01.00 pagi demi memikirkan bagaimana memberikan kegembiraan untuk kita semua,” tegas Souza.
Persija Jakarta di Klasemen Super League
- Instagram @emaxwellsouza95
Persija Jakarta masih punya peluang menuju gelar juara Super League karena mereka hanya berjarak enam poin dari sang pemuncak, Persib Bandung.
Bahkan jika terus tampil maksimal, Macan Kemayoran bisa kudeta Borneo FC yang hanya berjarak dua poin saja untuk amankan jatah bermain di Asia musim depan.
Namun, semua itu hanya bisa direalisasikan jika Persija Jakarta mampu sapu bersih semua pertandingan di sembilan pekan terakhir Super League musim ini.
Agenda terdekat Persija Jakarta adalah menghadapi Bhayangkara FC dalam lanjutan pekan ke-26 Super League pada Minggu sore (5/4) pukul 15.30 WIB.
(han)
Load more