GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Fadly Alberto Usai Aksi Kungfu, Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 hingga Penangguhan Kontrak Sponsor

Fadly Alberto harus menerima kerugian besar usai tendangan kungfu dalam Elite Pro Academy (EPA) U-20 2026. Pemain muda itu kini menanggung konsekuensi serius.
Senin, 20 April 2026 - 17:04 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto
Sumber :
  • Timnas Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Fadly Alberto harus menerima kerugian besar usai aksi tendangan kungfu yang dilakukannya dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20 2026. Pemain muda itu kini harus menanggung konsekuensi serius, mulai dari dicoret dari Timnas Indonesia U-20 hingga potensi kehilangan sponsor.

Dampak dari insiden tersebut langsung terasa terhadap kariernya di level internasional. Fadly resmi tidak lagi menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia U-20 yang tengah dipersiapkan untuk agenda penting ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan pencoretan itu diambil oleh pelatih Nova Arianto. Langkah tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji.

"Ya benar, semalam saya hubungi Nova (Arianto) agar dicoret (dari Timnas Indonesia U-20) sambil menunggu keputusan Komdis (PSSI)," ujar Sumardji saat dihubungi tvOnenews.com, Senin (20/4/2026).

Tak berhenti di situ, kerugian lain juga datang dari sisi komersial. Fadly harus rela kehilangan kerja sama dengan brand olahraga yang sebelumnya mendukungnya.

Per Senin (20/4), Specs resmi menangguhkan kontrak dengan pemain berusia 17 tahun tersebut. Keputusan itu diambil sebagai bentuk respons atas tindakan yang dinilai mencederai nilai sportivitas.

"SPECS tidak mentoleransi tindakan yang bertentangan dengan prinsip fair play dalam bentuk apa pun," tulis Specs melalui akun Instagram resmi perusahaan.

Insiden yang menjadi awal dari semua polemik ini terjadi dalam pertandingan EPA U-20 antara Dewa United melawan Bhayangkara FC U-20. Laga tersebut digelar di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4).

Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi hingga akhirnya memicu kericuhan. Situasi memanas setelah Dewa United mencetak gol kedua yang mengubah kedudukan menjadi 2-1.

Gol tersebut diprotes oleh pihak Bhayangkara FC yang menilai adanya pelanggaran offside. Protes itu kemudian berkembang menjadi keributan yang melibatkan banyak pihak di lapangan.

Dalam momen itulah, Fadly Alberto terekam melakukan aksi tendangan kungfu yang kemudian viral di media sosial. Tindakannya menjadi salah satu sorotan utama dalam insiden tersebut.

Tidak hanya Fadly, dua pemain Bhayangkara FC lainnya juga terlihat melakukan tindakan kekerasan. Bahkan, pelatih kiper Bhayangkara FC U-20, Ferdiansyah, turut berada di tengah kericuhan.

Di sisi lain, pihak Dewa United juga tampak terlibat aktif dalam situasi panas tersebut. Keributan pun semakin sulit dikendalikan hingga menarik perhatian luas publik sepak bola nasional.

Hingga saat ini, penyebab pasti kericuhan masih belum dapat dipastikan. Berbagai spekulasi bermunculan, mulai dari dugaan tindakan rasial hingga klaim adanya pukulan lebih dulu dari pemain Dewa.

Kini, Komite Disiplin (Komdis) PSSI tengah menunggu untuk memberikan sanksi resmi. Fadly berpotensi mendapatkan hukuman berupa larangan bermain atau bentuk pembinaan lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski menghadapi situasi sulit, perjalanan karier Fadly di dunia sepak bola belum sepenuhnya tertutup. Pemain yang sempat disebut sebagai wonderkid oleh FIFA itu diharapkan mampu bangkit dan memperbaiki sikapnya di masa depan.

(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Langkah Presiden Prabowo Tanggapi Karhutla dan Gempa NTT Tuai Respons Positif

Langkah Presiden Prabowo Tanggapi Karhutla dan Gempa NTT Tuai Respons Positif

Presiden Prabowo Subianto mendapat dukungan penuh dari Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) dalam menjalankan berbagai program pemerintah demi kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa.
Tuai Kiritk Tajam, Budi Arie Diminta Berikan Penjelasan Gamblang Soal Penyataannya

Tuai Kiritk Tajam, Budi Arie Diminta Berikan Penjelasan Gamblang Soal Penyataannya

Pernyataan yang disampaikan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi terkait situasi dan kondisi perpolitikan Tanah Air belakangan ini turut menuai sorotan negatif.
Jelang Muktamar ke-35 NU Memanas, Sosok Ini Beri Tantangang Bagi Kandidat Terkuat

Jelang Muktamar ke-35 NU Memanas, Sosok Ini Beri Tantangang Bagi Kandidat Terkuat

Mendekati perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) sejumlah nama menguat dalam bursa kandidat Ketua Umum (Ketum) PBNU.
Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus dilakukan di tengah ancaman musim kemarau dan fenomena El Niño.
Timnas Voli Putri Indonesia Tantang Iran di Perempat Final, PBVSI Ungkap Kunci untuk Bikin Kejutan di AVC Women Continental

Timnas Voli Putri Indonesia Tantang Iran di Perempat Final, PBVSI Ungkap Kunci untuk Bikin Kejutan di AVC Women Continental

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Luciana Taroreh meminta para pemain Srikandi tampil disiplin dan menjaga konsistensi jika ingin memberikan kejutan di AVC Women Continental ini
Dewa United Tak Mau Kalah dari Persib, Bongkar Rencana Perekrutan Pemain untuk Tatap Super League 2026-2027

Dewa United Tak Mau Kalah dari Persib, Bongkar Rencana Perekrutan Pemain untuk Tatap Super League 2026-2027

CEO Dewa United, Adrian Satya Negara, mengakui persaingan semakin sengit karena sejumlah klub mulai bergerak agresif di bursa transfer, termasuk Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda yang juga tengah mempersiapkan diri untuk tampil di kompetisi Asia

Trending

Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain 

Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain 

Mantan klub dari Bojan Hodak, pelatih yang membawa threepeat bagi Persib Bandung, justru menjadi klub timpang di Liga Super Malaysia.
Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Wilayah perbatasan Nepal-China diterjang banjir bandang yang memicu tanah longsor . Korban tewas capai 157 orang, Xi Jinping desak pencarian maksimal korban
Ada yang Beda di Stasiun LRT Velodrome

Ada yang Beda di Stasiun LRT Velodrome

Stasiun LRT Jakarta Velodrome tak hanya menjadi lokasi naik-turun penumpang pada Sabtu (22/8/2026). Area tersebut berubah menjadi ruang aktivitas anak.
Tuai Kiritk Tajam, Budi Arie Diminta Berikan Penjelasan Gamblang Soal Penyataannya

Tuai Kiritk Tajam, Budi Arie Diminta Berikan Penjelasan Gamblang Soal Penyataannya

Pernyataan yang disampaikan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi terkait situasi dan kondisi perpolitikan Tanah Air belakangan ini turut menuai sorotan negatif.
Kunci Kesuksesan Serta Ilmu Berkah, Amalkan Doa Ini Beserta Artinya Setiap Kali Belajar 

Kunci Kesuksesan Serta Ilmu Berkah, Amalkan Doa Ini Beserta Artinya Setiap Kali Belajar 

Supaya berdampak nyata, ilmu perlu terus diamalkan seraya diimbangi dengan keberkahan. Karena itu, mengiringi proses menuntut ilmu dengan doa diajarkan Islam
Hilton Resmi Buka Hotel di Bandung Barat, Lokasinya Cuma 10 Menit dari Stasiun Whoosh

Hilton Resmi Buka Hotel di Bandung Barat, Lokasinya Cuma 10 Menit dari Stasiun Whoosh

Hilton resmi membuka Hilton Padalarang Bandung di kawasan Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat. Kehadiran hotel ini menandai debut flagship brand Hilton di wilayah tersebut.
Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus dilakukan di tengah ancaman musim kemarau dan fenomena El Niño.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT