Dipermalukan Persijap di Kandang, Nasib Semen Padang Makin Suram untuk Lewati Zona Degradasi
- Website resmi: www.ileague.id
Jakarta, tvOnenews.com - Semen Padang FC kembali menelan hasil pahit di ajang Super League 2025/2026.
Tim berjuluk Kabau Sirah itu harus mengakui keunggulan Persijap Jepara dengan skor 0-2 dalam laga yang digelar di Stadion GOR Haji Agus Salim, Senin (20/4/2026).
Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai laga.
Ia menegaskan hasil yang diharapkan tidak mampu diwujudkan oleh anak asuhnya.
"Apa yang diinginkan tidak tercapai. Pasti kecewa," ujar Imran.
Dalam pertandingan tersebut, Persijap tampil efektif dengan mencetak dua gol melalui Rendi Saepul pada menit ke-37 dan penalti Carlos Henrique Franca pada menit ke-45.
Hasil ini memperpanjang tren negatif Semen Padang yang kini telah menelan tiga kekalahan beruntun, setelah sebelumnya takluk dari Persib Bandung (0-2) dan Persis Solo (1-2).
Akibat kekalahan tersebut, Semen Padang terpuruk di peringkat ke-17 klasemen sementara atau zona degradasi dengan koleksi 20 poin dari 28 pertandingan.
Sementara itu, Persijap naik ke posisi ke-13 dengan raihan 28 poin dari jumlah laga yang sama.
Secara permainan, Semen Padang sebenarnya tampil agresif sejak awal laga. Serangan dari sisi kanan dan kiri terus dilancarkan oleh Firman Juliansyah dan rekan-rekannya.
Namun, rapatnya lini pertahanan Persijap membuat peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Dalam laga ini, Imran melakukan perubahan dengan menurunkan Arthur Augusto sebagai penjaga gawang, menggantikan Rendy Oscario Sroyer yang sebelumnya lebih sering dipercaya.
Meski kedua tim sama-sama menciptakan peluang, keunggulan dua gol Persijap tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekecewaan tak hanya dirasakan di dalam lapangan. Di luar stadion, para suporter Semen Padang meluapkan emosi mereka melalui nyanyian bernada sarkasme hingga menyalakan petasan di sekitar area stadion.
Sementara itu, pelatih Persijap, Mario Lemos, mengakui laga berjalan sulit. Namun, ia memuji kedisiplinan dan kekompakan timnya yang menjadi kunci meraih kemenangan.
"Kami hanya berjarak lima poin dengan Semen Padang sebelum bertanding. Oleh karena itu, kami tidak mau ambil risiko," kata Lemos.
Load more