News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi! Persib Bandung Mengeluarkan Pernyataan Soal Tuduhan Rasis Marc Klok kepada Pemain Bhayangkara FC

Persib resmi bela Marc Klok dari tuduhan rasis. Henri Doumbia akui salah dengar dan minta maaf, namun manajer Bhayangkara FC tetap ngotot menuduh sang kapten.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:56 WIB
Pemain Persib Bandung, Marc Klok di Super League
Sumber :
  • tvOnenews/Dwi RB

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik dugaan rasisme yang menyeret nama kapten Persib Bandung, Marc Klok, usai laga pekan ke-30 Super League 2025/2026 semakin memanas. Kini bukan hanya sang pemain yang angkat suara, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat pun ikut turun tangan memberikan pernyataan resmi demi membela kapten kebanggaan mereka.

Insiden ini bermula dari laga panas antara Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Persib Bandung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026). Persib berhasil membalikkan keadaan dan menang dramatis dengan skor akhir 4-2 setelah sempat tertinggal dua gol, namun kemenangan itu langsung tercoreng oleh tuduhan rasisme yang sontak viral di seluruh platform media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bhayangkara FC mengklaim striker mereka asal Pantai Gading, Henri Doumbia, menjadi korban ucapan bernuansa rasisme dari Marc Klok di babak pertama. Tanpa membuang waktu, manajemen The Guardians langsung melaporkan Klok kepada Match Commissioner dan Komite Disiplin (Komdis) PSSI seusai peluit panjang berbunyi.

Tak tinggal diam menghadapi tuduhan serius ini, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat langsung mengeluarkan pernyataan resmi dan menyatakan sikap tegas mereka. Persib menegaskan posisi mereka tidak hanya sebagai institusi yang menjunjung nilai sportivitas, tetapi juga sebagai pelindung penuh setiap anggota timnya.

Pemain Persib Bandung Marc Klok
Pemain Persib Bandung Marc Klok
Sumber :
  • tvOnenews-Dwi RB

Persib menyatakan sebagai klub sepakbola profesional, mereka berdiri tegak dalam menjunjung tinggi nilai integritas, sportivitas, dan penghormatan terhadap keberagaman, serta tidak mentolerir segala bentuk tindakan rasisme dalam kondisi apa pun. Pada saat yang sama, klub juga memiliki tanggung jawab untuk melindungi setiap anggota tim mereka.

"Dalam konteks ini, kami menyatakan dukungan penuh kepada kapten tim kami, Marc Klok, yang telah menyampaikan secara tegas bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan rasisme sebagaimana yang dituduhkan," bunyi pernyataan resmi manajemen Persib.

Persib juga menekankan bahwa setiap tuduhan serius harus didasarkan pada fakta dan bukti yang jelas, bukan asumsi atau spekulasi semata. Oleh karena itu, mereka mendorong agar proses yang berjalan dilakukan secara objektif, transparan, dan adil oleh pihak yang berwenang.

"Kami mengajak semua pihak untuk menahan diri, tidak berspekulasi, serta tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah demi menjaga kondusivitas kompetisi dan ekosistem sepak bola Indonesia," tutup pernyataan resmi Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat.

Kapten tim Persib Bandung Marc Klok
Kapten tim Persib Bandung Marc Klok
Sumber :
  • Persib

Merespons laporan Bhayangkara FC, Marc Klok pun mengeluarkan pernyataan resmi yang tegas dan penuh emosi. Gelandang naturalisasi asal Belanda itu menyebut tuduhan yang beredar tidak hanya tidak berdasar, tapi juga sangat mencederai reputasi yang sudah ia bangun bertahun-tahun di atas lapangan hijau.

"Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima dan merugikan nama baik saya," ujar Marc Klok dalam pernyataan resminya.

Klok menegaskan bahwa nilai anti-rasisme bukan sekadar slogan baginya, melainkan prinsip hidup yang telah ia pegang sejak lama. Seluruh perjalanan panjang kariernya di berbagai negara ia klaim selalu berlandaskan rasa hormat kepada siapa pun tanpa terkecuali.

"Sepanjang hidup, saya selalu menjunjung tinggi nilai rasa hormat, kesetaraan, profesionalisme, dan anti-rasisme," tegasnya.

Thom Haye, Persib Bandung Hajar Bhayangkara FC 4-2
Thom Haye, Persib Bandung Hajar Bhayangkara FC 4-2
Sumber :
  • instagram Persib Bandung

Ia pun mengingatkan rekam jejaknya berkarier bersama pemain dari berbagai penjuru dunia dengan latar belakang yang sangat beragam. Semua itu, menurut Klok, menjadi bukti nyata bahwa tuduhan yang diarahkan kepadanya sangat jauh dari karakter aslinya yang sebenarnya.

"Sepanjang karier saya, saya telah berbagi ruang ganti dengan pemain dari berbagai latar belakang, budaya, dan kebangsaan. Rasa hormat selalu menjadi nilai utama bagi saya, baik di dalam maupun di luar lapangan," sambungnya.

Klok kemudian membeberkan kronologi sesungguhnya yang memantik kesalahpahaman fatal tersebut. Saat Persib berhasil mencetak gol untuk memperkecil kedudukan menjadi 2-1, Henri Doumbia justru menahan bola dan enggan meletakkannya untuk restart kick-off berikutnya.

"Saat kami mencetak gol menjadi 2-1, Henri Doumbia menahan bola alih-alih melanjutkan kick-off. Kami berusaha segera melanjutkan permainan untuk mengejar ketertinggalan. Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, 'Give me the ball back'," jelasnya lugas.

Ucapan singkat itulah yang ternyata salah ditangkap oleh Doumbia sebagai kata bernada rasisme. Namun setelah keduanya berbicara empat mata, pemain asal Pantai Gading itu sendiri mengakui bahwa ia keliru mendengar ucapan sang kapten Persib.

"Kami kemudian membicarakan hal tersebut. Ia meminta maaf kepada saya karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata 'black'. Ia mengakui kesalahpahaman tersebut, begitu pula rekan-rekan setimnya dan pelatih mereka, yang memiliki hubungan baik dengan saya," ungkap Klok.

Meski masalah sudah selesai di level pemain dan pelatih, situasi justru kian memanas akibat sikap manajer Bhayangkara FC, Sumardji. Klok menyebut Sumardji terus menyebarkan tuduhan rasis meski tidak berada langsung di sisi lapangan saat insiden terjadi.

"Namun, manajer mereka, Sumardji, yang tidak berada di dekat lapangan, terus menyebut saya sebagai rasis, baik di dalam lorong stadion, dekat ruang ganti, maupun di lapangan setelah pertandingan. Saya telah memintanya untuk berhenti dan menyampaikan bahwa saya merasa terluka atas tuduhan yang tidak benar tersebut," kata Klok dengan nada kecewa.

Bagi Klok, perilaku Sumardji sudah jauh melampaui batas-batas etika dalam dunia olahraga. Ia menilai tindakan tersebut bertentangan dengan nilai dasar sepak bola yang seharusnya dijunjung tinggi oleh semua pihak.

"Saya menilai perilaku ini telah melampaui batas sepak bola dan esensi dari permainan ini," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di penghujung pernyataannya, Marc Klok hanya memiliki satu permintaan yang ia anggap sebagai haknya yang wajib dipenuhi. Kapten Persib yang juga bagian dari skuad Timnas Indonesia itu mendesak Bhayangkara FC secara kelembagaan untuk bertanggung jawab atas tuduhan yang telah mencoreng namanya di hadapan publik.

"Saya mengharapkan adanya permintaan maaf resmi dari Bhayangkara Presisi Lampung FC atas kekeliruan dan kesalahpahaman yang merugikan nama saya, serta atas penyebaran tuduhan yang tidak benar," pungkas Marc Klok. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Geregetan! Tak Mau Lagi Palang Kereta Masih Dijaga Ormas: Jangan Sampai Palang Pintu Dijaga Bukan oleh Aparat!

KDM Geregetan! Tak Mau Lagi Palang Kereta Masih Dijaga Ormas: Jangan Sampai Palang Pintu Dijaga Bukan oleh Aparat!

Gubernur Jawa Barat, KDM justru menemukan fakta yang lebih mengusik: pintu perlintasan masih dijaga oleh ormas atau masyarakat. Bagi Dedi Mulyadi, kondisi ini tidak bisa ditoleransi karena menyangkut keselamatan
Partai Ummat Sesalkan Tingkah Amien Rais soal Pernyataannya  Terhadap Prabowo dan Teddy: Offside!

Partai Ummat Sesalkan Tingkah Amien Rais soal Pernyataannya  Terhadap Prabowo dan Teddy: Offside!

Tingkah Amien Rais menuai sorotan Ketua DPP Partai Ummat Aznur Syamsu. Pasalnya, Amien Rais di kanal YouTube-nya melontarkan terkait kedekatan Presiden Prabowo
Resmi! Garudayaksa FC Promosi ke Super League Musim Depan usai Menang Atas Persikad Depok

Resmi! Garudayaksa FC Promosi ke Super League Musim Depan usai Menang Atas Persikad Depok

Garudayaksa FC memastikan promosi ke Super League usai menang di laga terakhir. Adhyaksa FC harus ke playoff, sementara persaingan Grup 2 masih memanas.
Alex Marquez Tanggapi Pujian dari Francesco Bagnaia Setelah Ia Sukses Memenangkan MotoGP Spanyol 2026

Alex Marquez Tanggapi Pujian dari Francesco Bagnaia Setelah Ia Sukses Memenangkan MotoGP Spanyol 2026

Kemenangan Alex Marquez di MotoGP Spanyol 2026 mendapat pujian dari rekannya di Ducati, Francesco Bagnaia.
PDIP Dituding Jadi Dalang Demo Agustus 2025, Megawati Mengadu ke Presiden Prabowo

PDIP Dituding Jadi Dalang Demo Agustus 2025, Megawati Mengadu ke Presiden Prabowo

Baru-baru ini, Presiden ke-5 RI Megawati ceritakan terkait PDIP dituding menjadi dalang demo agustus 2025. Kemudian kata dia, usai dituding ia temui Prabowo
Menkomdigi Nyatakan Narasi Amien Rais Hoaks dan Pembunuhan Karakter, Komdigi Siapkan Langkah Hukum

Menkomdigi Nyatakan Narasi Amien Rais Hoaks dan Pembunuhan Karakter, Komdigi Siapkan Langkah Hukum

Menkomdigi secara tegas menyampaikan narasi yang disampaikan Amien Rais soal Presiden Prabowo dan Seskab Teddy sebagai bentuk fitnah dan pembunuhan karakter.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Dokter intership dr Myta Aprilia Azmy meninggal dunia, kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi jadi sorotan.
Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Kepergian dr Myta kini memunculkan pertanyaan besar. Kabar meninggalnya yang beredar luas pada Jumat (1/5/2026) di media sosial memicu reaksi publik dan desakan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT