News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Pasukan asuhan Mauricio Souza dipastikan tak dapat mengejar Borneo FC dan Persib Bandung di dua laga tersisa karena keduanya memiliki 75 poin.
Rabu, 13 Mei 2026 - 20:52 WIB
Hasil Klub Lisensi AFC I.League
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

‎Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, angkat bicara soal peluang Persija Jakarta bakal tampil di ASEAN Club Championship pada musim depan. Hal ini lantaran Macan Kemayoran dipastikan finis di peringkat ketiga Super League 2025/2026.

‎Bila melihat dari tangga klasemen sementara, Persija kini mengantongi total 65 poin. Pasukan asuhan Mauricio Souza dipastikan tak dapat mengejar Borneo FC dan Persib Bandung di dua laga tersisa karena keduanya memiliki 75 poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Selain itu, pesaing terdekat yang berada di posisi keempat, yakni Dewa United yang kini total mengantongi 53 poin di pekan ke-32 Super League.

‎Di sisi lain, Persija yang finis di peringkat ketiga mengundang pertanyaan besar terkait apakah tim ibu kota itu akan tampil di kancah internasional atau tidak.

‎Pasalnya, dua tim teratas dipastikan akan tampil di kancah Asia. Peraih gelar juara nantinya akan bermain dalam play-off AFC Champions League (ACL) Two di musin depan.

‎Bila nantinya gagal lolos dari babak play-off, tim tersebut akan tampil di AFC Challenge League (ACGL). Sedangkan runner-up dipastikan akan memiliki 1 slot tetap di kompetisi serupa.

‎Namun, masih ada satu kompetisi tersisa yang bisa dimainkan tim dari Liga Indonesia. Ajang yang dimaksud adalah ASEAN Club Championship (ACC).

‎Berdasarkan regulasi, kompetisi tersebut seharusnya diikuti para tim berperingkat satu dan dua. Namun, berkaca dari musim ini, Persib dan Dewa United yang menjadi juara dan runner-up justru tak tampil di kompetisi tersebut dan berfokus di kancah Asia.

‎I.League pun pada awalnya sempat berencana mengirimkan tim peringkat ketiga saat itu Malut United. Namun, pihak AFF menolak permintaan operator Super League tersebut.

‎Kini, isu terkait tim Indonesia yang bakal tampil di ACC 2026/2027 pun mencuat di kalangan suporter. Terkait hal tersebut, Asep Saputra pun angkat bicara.

‎Asep mengatakan bahwa ada dua tim yang dipastikan tetap tampil di kancah Asia. Peraih gelar juara dan runner-up akan tampil di play-off ACL Two dan ACGL.

‎"Meskipun ada perubahan sistem di ACLE (AFC Champions League Elite) tapi status kita di musim depan enggak berubah," ujar Asep di Kantor I.League, Jakarta, Rabu (13/5/2026)‎.

‎"(Liga Indonesia) masih di play-off-nya ACL 2 dan juga AFC Challenge. Itu yang AFC," tambahnya.

‎Lebih lanjut, Asep juga menjelaskan bahwa tidak ada perubahan dalam regulasi di ACC musim depan. Ia menyebut jika perwakilan dari setiap liga ASEAN akan mengirimkan tim peringkat satu hingga ketiga.

‎Ia pun memperingatkan para tim di papan atas terkait padatnya kompetisi pada musim depan. Hal ini lantaran perwakilan Indonesia harus bermain di liga domestik, kompetisi Asia, hingga ACC.

‎"Yang ASEAN, kalau berkaca kepada regulasi, Entry Regulation-nya dari kompetisi memang menyebutkan juara dan juga the best next best place-nya jadi 1, 2, 3 dan lain-lain. Kita enggak mau berspekulasi. Kita dalam diskusi, tentu kita juga kemarin dalam pertemuan dengan klub-klub sampaikan memang agak berat nih musim depan," jelas Asep.

‎"Juara ada potensi sekali lagi kalau tak terhindarkan juga harus bermain di banyak kompetisi, salah satunya adalah ASEAN. Slot keduanya tentu adalah runner-up. Tetapi dalam konteks kita juga sudah menyampaikan kepada anggota apa kepada club owner, musim depan itu menjadi musim yang sangat panjang," sambungnya.

‎Meski demikian, dirinya menyebut jika pihak I.League tengah berupaya untuk berdiskusi dengan AFF untuk memberikan keringanan untuk tim berperingkat tiga hingga empat bisa tampil di ACC musim depan.

‎Jika hal tersebut terwujud, Persija dipastikan bakal mendapatkan slot untuk bisa tampil di ajang ACC. Kemudian, untuk perwakilan terakhir tentunya akan diperebutkan total empat klub.

‎Hingga pekan ke-32, di urutan terdepan ada Dewa United yang memiliki 53 poin. Kemudian, ada Persebaya Surabaya yang memiliki angka sama, yakni 52 poin.

‎Sedangkan Bhayangkara FC mengekor yang kini di peringkat ke-7 dan berpotensi bersaing memperebutkan tiket di ACC. Klub asal Lampung itu kini mengantongi 50 poin.

‎Meski tim peringkat ketiga dan keempat berpeluang tampil di ACC musim depan, namun Asep mengaku tak ingin memberikan janji manis.

‎Menurutnya, hal tersebut tergantung izin dari AFF untuk memperbolehkan selain tim juara dan runner-up Super League bisa tampil di kompetisi Asia Tenggara tersebut.

‎"Satu lagi ya, harapan kita mudah-mudahan bisa diberikan (slot tambahan). Tapi sekali lagi saya agak berhati-hati menyampaikan ini karena ini bukan sebuah janji, ini kan upaya. Kalau memang bisa diberikan kepada peringkat tiga atau tapi kalau berdasarkan regulasinya memang harus 1 dan 2," kata Asep.

"Tapi sekali lagi kita menunggu saja karena AFF kan nanti akan merilis jadi mohon juga jangan disalahartikan pernyataan saya menyampaikan 'Oh sudah'. Belum, jadi kita berupaya karena memang kita sangat ketat sekali. Karena kita dengar juga ASEAN Club Championship pesertanya nambah jadi 14 kan," tutupnya. 

(igp/hfp) 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Pastikan Polri Bersama Masyarakat

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Pastikan Polri Bersama Masyarakat

Kapolda menegaskan kehadiran polisi harus dirasakan warga bukan hanya saat terjadi persoalan tetapi juga dalam memberikan rasa aman sehari-hari.
Piala Dunia 2026 Dituduh Ada Pemain Ilegal, FIFA Pastikan Kiper Kelahiran Prancis Sah Bela Kongo

Piala Dunia 2026 Dituduh Ada Pemain Ilegal, FIFA Pastikan Kiper Kelahiran Prancis Sah Bela Kongo

Walau sudah lebih dari empat bulan selesai, Nigeria dan Jamaika mempertanyakan status kelayakan kiper Kongo, Lionel Mpasi yang tampil di Piala Dunia 2026. 
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Dua finalis IBL All Indonesia edisi 2025, Satria Muda Pertamina Bandung dan Dewa United Banten, kali ini ditempatkan di grup berbeda sehingga peluang keduanya kembali bertemu di partai puncak tetap terbuka.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Hingga 10 Oktober 2026 pukul 07.11 WIB, kompetisi di Liga Pro Saudi 2026/2027 pun mulai memasuki pekan-pekan krusial. Perubahan klasemen pun begitu dinamis.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT