News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Persib Bandung dan Borneo FC Saling Sikut, I.League Antisipasi Penyerahan Trofi Super League di Dua Kota

Persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026 dipastikan berlangsung panas hingga pekan terakhir kompetisi. Situasi itu membuat operator liga, I.League, mulai menyiapkan langkah antisipasi terkait seremoni penyerahan trofi juara musim ini.
Kamis, 14 Mei 2026 - 09:47 WIB
Direktur Operasional I.League Asep Saputra
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

‎Jakarta, tvOnenews.com - Persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026 dipastikan berlangsung panas hingga pekan terakhir kompetisi. Situasi itu membuat operator liga, I.League, mulai menyiapkan langkah antisipasi terkait seremoni penyerahan trofi juara musim ini.

‎Direktur Operasional I.League Asep Saputra mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan dua skema berbeda demi memastikan prosesi penyerahan trofi berjalan lancar. Langkah itu diambil karena peluang juara masih terbuka untuk dua tim yang bersaing ketat di papan atas klasemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Dua lokasi yang dipersiapkan untuk seremoni penyerahan trofi berada di Bandung dan Samarinda. Kedua kota tersebut merupakan markas dari Persib Bandung dan Borneo FC yang kini sama-sama masih menjaga asa meraih gelar juara musim ini.

‎Hingga pekan ke-32, Persib Bandung masih memimpin klasemen sementara dengan koleksi 75 poin. Sementara itu, Borneo FC membayangi di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama sehingga persaingan dipastikan berlangsung sengit sampai akhir musim.

‎"Di mana pialanya? Ya kita akan siap di dua tempat kalau sampai week 33 masih belum ketahuan," ujar Asep di Kantor I.League, Jakarta, Rabu (13/5/2026). 

‎Pada pekan ke-33 akhir pekan ini, kedua tim akan sama-sama melakoni pertandingan tandang yang berpotensi menentukan arah perebutan gelar juara. Jadwal pertandingan yang berlangsung bersamaan membuat atmosfer persaingan diprediksi semakin menegangkan.

‎Persib Bandung dijadwalkan bertandang ke markas PSM Makassar pada Minggu (17/5) pukul 19.00 WIB. Di waktu yang sama, Borneo FC akan menghadapi tuan rumah Persijap Jepara dalam laga yang tak kalah krusial.

‎Apabila Persib dan Borneo sama-sama mampu meraih kemenangan pada pekan ke-33, maka penentuan gelar juara dipastikan berlangsung hingga laga terakhir musim ini. Situasi tersebut membuat tensi kompetisi dipastikan semakin tinggi menjelang akhir musim.

‎Pada pekan penutup kompetisi, Persib Bandung akan menjamu Persijap Jepara di kandang sendiri pada Sabtu (23/5) pukul 16.00 WIB. Sementara itu, Borneo FC dijadwalkan menerima kunjungan Malut United di Samarinda pada waktu yang bersamaan.

‎Meski persaingan masih sangat terbuka, Persib Bandung sedikit lebih diunggulkan dalam perebutan gelar juara. Keunggulan itu didapat karena Maung Bandung berhasil memenangi rekor head-to-head atas Borneo FC musim ini.

‎Dengan situasi tersebut, Persib dipastikan keluar sebagai juara apabila kedua tim sama-sama menyapu bersih dua pertandingan tersisa dengan kemenangan. Regulasi head-to-head membuat posisi Persib lebih aman dibanding pesaing terdekatnya itu.

‎Asep mengaku tidak terlalu pusing memikirkan skema penyerahan trofi juara musim ini. Menurutnya, persaingan yang berlangsung ketat hingga akhir kompetisi justru menjadi bukti bahwa kualitas liga sepak bola Indonesia semakin kompetitif.

‎"Saya pikir inilah menariknya kompetisi musim ini di Super League 2025/2026. Kompetitif sekali dari tiga (Persib, Borneo, Persija) sekarang ya kita lihat dua (Persib, Borneo) bahkan betul-betul belum bisa kita prediksi," kata Asep.

‎Asep juga menilai persaingan juara hingga pekan terakhir bukanlah hal baru dalam kompetisi sepak bola Indonesia. Ia mengingatkan bahwa situasi serupa pernah terjadi pada musim 2018 saat perebutan gelar berlangsung dramatis hingga laga terakhir.

‎"Dan memang ini juga bukan hal yang baru ya, saya pikir juga kan tahun 2018 pernah terjadi sampai terakhir LIB (Liga Indonesia Baru, nama lama I.League) waktu itu juga ada tim di Makassar, ada tim di Jakarta," ucap Asep. 

‎"Premier League juga sama. Jadi saya pikir inilah memang sisi lain menariknya sebuah kompetisi yang kompetitif," tambah dia.

‎Ketika ditanya mengenai lokasi penyimpanan trofi replika untuk seremoni juara nanti, Asep memilih memberikan jawaban diplomatis. Ia pun meminta awak media menafsirkan sendiri detail teknis yang telah dipersiapkan operator kompetisi tersebut.

‎"Ya kalau itu detail itu saya pikir itu biar menjadi rekaan dari teman-teman wartawan saja yang mana, tapi intinya pasti ada equality. Diartikan saja gitu," pungkasnya. 

‎(igp/rda)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT