Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia
- Instagram - Persija Jakarta
"ACL Two: distribusi pembagian slot harus sesuai dengan ranking 12 ke atas Anggota Asosiasi yang berada di Ranking Regional yang sama".
"ACGL: distribusi pembagian slot ranking 13 ke bawah antara Anggota Asosiasi yang berada di Ranking Regional yang sama".
Pada pasal lainnya, konten tersebut membahas soal Regulasi AFC di mana terdapat kalimat: "Regulasi AFC jika salah satu member sesama, regional dan tier kompetisi sama, AFC bida memilih wakil lain berdasarkan peringkat Liga di slide 1".
Konten tersebut menjelaskan di mana terdapat pemberian slot tambahan jika ada negara yang gagal mendapatkan lisensi AFC namun memiliki jatah tampil di Asia.
Dalam konteks konten tersebut adalah Korea Utara yang mana memang memiliki jatah satu klub untuk tampil di babak play off ACGL.
Sayangnya, mimpi Persija untuk tampil menggantikan klub Korea Utara ini langsung dipatahkan. Konten yang diunggah akun @JakzRedss itu kemudian dikomentari oleh akun X @FootyRankings yang memang membahas soal kompetisi di Asia.
"Ini tidak benar, hanya Kuwait, Uzbekistan dan Australia yang akan memiliki jatah tiga klub di musim depan," tulis akun Footy Rankings.
Dengan sanggahan tersebut, Persija pun tak memiliki peluang untuk menemani Persib Bandung dan Borneo FC main di Asia.
Meski demikian, masih ada kesempatan bagi Persija untuk tampil di Asia di masa yang akan datang. Termasuk kesempatan untuk menambah slot tambahan via jalur juara.
Mulai musim 2025-2026, juara AFC Champions League Elite, AFC Champions League Two dan AFC Challenge League dipastikan promosi dan tak mengganggu alokasi klub asal negaranya.
Artinya, jika musim depan Persib atau Borneo FC menjadi juara di Asia dan Persija tetap finis di peringkat ketiga, maka Persija bisa tampil di kompetisi Asia pada musim 2027-2028.
Load more