GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persipura Jayapura Buka Suara soal Sanksi Berat yang Dijatuhkan PSSI: Hukuman Bukan Satu-satunya Solusi!

Manajemen Persipura Jayapura akhirnya buka suara terkait hukuman berat yang dijatuhkan Komite Disiplin PSSI usai kericuhan pada laga play-off promosi Championship 2025/2026.
Kamis, 21 Mei 2026 - 10:58 WIB
Skuad Persipura Jayapura
Sumber :
  • Instagram/persipurapapua1963

‎Jakarta, tvOnenews.com - Manajemen Persipura Jayapura akhirnya buka suara terkait hukuman berat yang dijatuhkan Komite Disiplin PSSI usai kericuhan pada laga play-off promosi Championship 2025/2026. Sanksi tersebut diberikan setelah pertandingan melawan Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat (8/5), berlangsung ricuh seusai peluit panjang dibunyikan.

‎Laga tersebut berakhir pahit bagi Persipura setelah kalah dengan skor 0-1 di hadapan pendukung sendiri. Kekalahan itu sekaligus memastikan tim berjuluk Mutiara Hitam gagal merebut tiket promosi ke kasta tertinggi Super League musim depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Kekecewaan suporter yang memuncak setelah pertandingan kemudian berubah menjadi kerusuhan di area stadion. Sejumlah fasilitas Stadion Lukas Enembe dilaporkan mengalami kerusakan, bahkan beberapa kendaraan turut dibakar dalam insiden tersebut.

‎Akibat kejadian itu, Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sejumlah hukuman kepada Persipura. Salah satu sanksi yang paling berat ialah larangan menggelar pertandingan kandang dengan penonton selama satu musim penuh di ajang Championship musim depan.

‎Manajemen Persipura pun merespon keputusan tersebut melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Rabu. Dalam keterangannya, mereka menyoroti pentingnya menjaga semangat sepak bola tanpa harus sepenuhnya menghilangkan kehadiran suporter di stadion.

‎"Kami juga percaya bahwa pembatasan total terhadap kehadiran penonton dan suporter bukanlah satu-satunya solusi jangka panjang," tulis keterangan resmi manajemen Persipura, Rabu (20/5/2026). 

‎"Sepak bola tanpa kehadiran pendukung akan kehilangan sebagian dari semangat, identitas, dan ikatan emosional yang menjadi jiwa dari olahraga ini," tambahnya. 

‎Persipura menilai bahwa pembinaan terhadap suporter perlu menjadi fokus utama dalam memperbaiki budaya sepak bola Indonesia. Mereka menegaskan bahwa edukasi dan sosialisasi harus dilakukan secara berkelanjutan kepada seluruh pendukung maupun penonton umum.

‎Menurut manajemen klub asal Papua tersebut, para suporter perlu diberikan pemahaman tentang pentingnya mendukung tim secara bertanggung jawab. Selain itu, mereka juga harus diajak untuk menghormati regulasi serta menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.

‎Persipura percaya langkah edukatif dapat menjadi solusi jangka panjang dibanding hanya mengedepankan hukuman semata. Klub itu menilai perubahan perilaku suporter tidak bisa terbentuk secara instan tanpa adanya komunikasi dan pembinaan yang konsisten.

‎"Budaya disiplin dalam sepak bola tidak dapat dibangun hanya melalui hukuman semata, tetapi juga melalui pembinaan, komunikasi, dan rasa tanggung jawab bersama," tulis manajemen Persipura.

‎Tim Mutiara Hitam juga optimistis atmosfer sepak bola Indonesia dapat menjadi lebih sehat dan tertib apabila semua pihak bekerja sama. Mereka menilai koordinasi yang baik antara klub, suporter, dan federasi akan menciptakan lingkungan pertandingan yang lebih aman.

‎Selain itu, Persipura berharap PSSI tidak hanya berfokus pada pemberian sanksi setelah insiden terjadi. Mereka meminta federasi ikut aktif melakukan pengawasan serta pendampingan kepada klub dan komunitas suporter.

‎Manajemen Persipura turut mendorong adanya program sosialisasi yang lebih masif bagi para pendukung sepak bola di Tanah Air. Menurut mereka, pendekatan kolaboratif akan jauh lebih efektif untuk membangun budaya suporter yang dewasa dan bertanggung jawab.

‎Klub kebanggaan masyarakat Papua itu juga mengusulkan adanya workshop bersama dan forum komunikasi rutin antara klub dengan kelompok suporter. Langkah tersebut dianggap penting untuk mempererat hubungan sekaligus mengurangi potensi konflik di kemudian hari.

‎"Kami berharap momentum ini dapat menjadi bahan refleksi dan perbaikan bagi seluruh pihak — klub, suporter, penyelenggara, maupun seluruh pemangku kepentingan — agar sepak bola Indonesia dapat terus berkembang dengan kedewasaan, persatuan, profesionalisme, serta budaya suportif yang lebih baik di masa depan," tutup manajemen Persipura.

‎(igp/rda)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Sempurna The Special One, Ini Kata-kata Jose Mourinho usai Bawa Real Madrid Taklukkan Espanyol di Pembuka LaLiga

Comeback Sempurna The Special One, Ini Kata-kata Jose Mourinho usai Bawa Real Madrid Taklukkan Espanyol di Pembuka LaLiga

Jose Mourinho mengawali comeback bersama Real Madrid dengan kemenangan. Los Blancos menaklukkan Espanyol 2-1 pada pekan pertama LaLiga 2026/27.
Viral Bos Restoran Korea Diduga Rudakpaksa Karyawan, Ini Kronologi dan Modus yang Diungkap Korban

Viral Bos Restoran Korea Diduga Rudakpaksa Karyawan, Ini Kronologi dan Modus yang Diungkap Korban

Viral, bos restoran Korea di Surabaya, SSY (64), dilaporkan atas dugaan kekerasan seksual terhadap karyawan. Simak kronologi, laporan polisi, dan dugaan
Persija Siap Guncang Super League, Shin Tae-yong Akui Permainan Macan Kemayoran Hampir Sempurna Jelang Musim Bergulir

Persija Siap Guncang Super League, Shin Tae-yong Akui Permainan Macan Kemayoran Hampir Sempurna Jelang Musim Bergulir

Persija Jakarta terus mematangkan persiapan menuju Super League 2026/27. Shin Tae-yong menilai permainan timnya sudah menunjukkan perkembangan positif.
LHKPN Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Tembus Rp3 Miliar Lebih, Aset Tanah dan Bangunan di Sekitaran Banyumas Disorot

LHKPN Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Tembus Rp3 Miliar Lebih, Aset Tanah dan Bangunan di Sekitaran Banyumas Disorot

Aset tanah dan bangunan di sekitar Banyumas menjadi penyumbang terbesar dalam LHKPN Rektor Unsoed Akhmad Sodiq yang terjaring OTT KPK penerimaan mahasiswa baru.
Gubernur NTT: Warga Korban Gempa Bisa Ambil Kebutuhan di Toko, Pemprov yang Bayar

Gubernur NTT: Warga Korban Gempa Bisa Ambil Kebutuhan di Toko, Pemprov yang Bayar

Gubernur NTT, Melki Laka Lena katakan, seluruh masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi dipastikan telah mendapatkan bantuan kebutuhan pokok dari pemerintah
Terkuak, Modus 72 Tersangka Karhutla, Bareskrim: Cara Sengaja, Agar Biaya Operasional Murah

Terkuak, Modus 72 Tersangka Karhutla, Bareskrim: Cara Sengaja, Agar Biaya Operasional Murah

Terkuak modus dari 72 tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Hal ini dibeberkan Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen

Trending

Profil Chika Yenalovy, Istri Kasespri Prabowo yang Pernikahannya Dihadiri Jokowi, Gelar Prewed Mewah di Prambanan

Profil Chika Yenalovy, Istri Kasespri Prabowo yang Pernikahannya Dihadiri Jokowi, Gelar Prewed Mewah di Prambanan

Kedua tokoh tersebut disebut menjadi saksi dalam pernikahan Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovy.
Sosok Lylia dan Link Video Kasir Minimarket yang Viral di TikTok, Awas Modus Baru Phishing Bobol Data Pribadi

Sosok Lylia dan Link Video Kasir Minimarket yang Viral di TikTok, Awas Modus Baru Phishing Bobol Data Pribadi

Jagat TikTok tengah dihebohkan oleh perbincangan panas seputar isu narasi video berdurasi tujuh menit yang mengaitkan sosok kasir minimarket dengan nama Lylia -
Dua Bagian Kaki Korban Mutilasi Depok Ditemukan Radius 2-3 Kilometer dari Lokasi Penemuan Pertama

Dua Bagian Kaki Korban Mutilasi Depok Ditemukan Radius 2-3 Kilometer dari Lokasi Penemuan Pertama

Dua bagian kaki korban mutilasi Depok ditemukan dalam radius 2-3 kilometer dari lokasi penemuan pertama. 
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Dakwaan Terhadap Dokter Tifa Bakal Dibacakan

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Dakwaan Terhadap Dokter Tifa Bakal Dibacakan

Kasus tudingan ijazah palsu mantan Presiden RI ke-7 Jokow Widodo (Jokowi). Pasalnya, Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) bakal menggelar sidang lanjutan
Mengenal Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Ditangkap KPK dalam Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru

Mengenal Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Ditangkap KPK dalam Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang ditangkap KPK dan ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan serta gratifikasi penerimaan mahasiswa baru.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 24 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 24 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Memasuki Senin, 24 Agustus 2026, kondisi finansial sejumlah zodiak diprediksi mengalami perkembangan positif. Apakah kamu salah satunya yang bercuan deras?
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Sejumlah Rekan Artis Beri Dukungan: Ayu Ting Ting hingga Aldi Taher

Ruben Onsu Jadi Tersangka, Sejumlah Rekan Artis Beri Dukungan: Ayu Ting Ting hingga Aldi Taher

Ruben Onsu jadi tersangka, sejumlah rekan artis beri dukungan: Ayu Ting Ting hingga Aldi Taher.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT