News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Rabu, 27 Mei 2026 - 05:00 WIB
Mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

Jakarta, tvOnenews.com - Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza seusai berakhirnya Super League 2025/2026. Kursi pelatih Macan Kemayoran kini kosong.

Keputusan Persija tidak memperpanjang kontrak Mauricio Souza diambil karena target juara yang disepakati pada awal musim tidak tercapai. Padahal, pelatih asal Brasil itu membawa Persija mencatat 71 poin dari 22 kemenangan, 5 imbang, dan 7 kekalahan, sebuah catatan yang tetap terbilang impresif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, Persija tentu tak bisa terlalu lama larut dalam masa transisi. Manajemen Macan Kemayoran harus bergerak cepat mencari pelatih baru, apalagi target juara musim depan akan membuat tekanan di Jakarta semakin besar.

Berikut tiga nama pelatih yang dinilai cocok mengisi kekosongan kursi pelatih Persija Jakarta setelah kepergian Mauricio Souza.

1. Shin Tae-yong

Mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Sumber :
  • tvOnenews-Bagas

Nama Shin Tae-yong jelas menjadi magnet terbesar jika Persija benar-benar ingin membuat gebrakan besar. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu punya hubungan emosional yang kuat dengan publik sepak bola nasional.

Secara karakter, STY dikenal sebagai pelatih tegas, disiplin, dan berani memberi kepercayaan kepada pemain muda. Hal itu bisa menjadi modal penting bagi Persija yang punya banyak pemain potensial untuk dikembangkan dalam proyek jangka menengah.

Dari sisi popularitas, kedatangan Shin Tae-yong juga bisa menjadi ledakan besar bagi Liga Indonesia. Nama STY masih punya daya tarik tinggi setelah pernah membawa Timnas Indonesia mencatat sejumlah pencapaian penting di level Asia.

Situasinya pun menarik karena Shin Tae-yong sempat kembali ke Korea Selatan untuk melatih Ulsan HD pada Agustus 2025. Namun, perjalanan itu tidak berlangsung lama setelah Ulsan HD memecatnya pada Oktober 2025 karena rentetan hasil buruk.

Bagi Persija, STY bisa menjadi pilihan ambisius jika manajemen ingin membangun proyek besar dengan standar tinggi. Namun, tantangannya tentu ada pada nilai kontrak, komposisi staf, dan kesiapan klub memenuhi kebutuhan teknisnya.

2. Thomas Doll

Thomas Doll
Thomas Doll
Sumber :
  • Persija

Thomas Doll menjadi nama yang sulit diabaikan karena pernah punya cerita kuat bersama Persija. Pelatih asal Jerman itu resmi berpisah dengan Macan Kemayoran pada Juni 2024 setelah manajemen dan sang pelatih sepakat tidak melanjutkan kerja sama.

Kelebihan utama Thomas Doll adalah ia sudah memahami atmosfer Persija, tekanan The Jakmania, dan karakter sepak bola Indonesia. Adaptasinya tidak akan sepanjang pelatih asing baru yang belum pernah bekerja di Liga Indonesia.

Doll juga pernah meninggalkan kesan positif melalui gaya bermain yang lebih berani dan terstruktur. Bagi sebagian pendukung, Persija era Thomas Doll punya identitas permainan yang lebih mudah dikenali.

Namun, reuni dengan Thomas Doll tetap punya risiko tersendiri. Manajemen harus memastikan alasan perpisahan sebelumnya benar-benar selesai agar kerja sama baru tidak membawa beban lama.

Jika Persija ingin jalur yang lebih aman, Thomas Doll bisa menjadi opsi paling realistis. Ia bukan hanya mengenal klub, tetapi juga sudah tahu betapa besarnya tekanan menjadi pelatih Macan Kemayoran.

3. Luis Milla

Kalah dari Luis Milla, Persib Angkat Suara Atas Putusan CAS
Kalah dari Luis Milla, Persib Angkat Suara Atas Putusan CAS
Sumber :
  • Persib

Luis Milla menjadi nama lain yang menarik untuk masuk bursa karena pengalamannya di sepak bola Indonesia. Pelatih asal Spanyol itu pernah menangani Timnas Indonesia dan Persib Bandung, sehingga tidak asing dengan karakter pemain lokal maupun atmosfer kompetisi nasional.

Milla meninggalkan Persib pada awal Liga 1 2023/2024 karena alasan pribadi. Keputusan itu sempat mengejutkan karena ia masih menjadi salah satu pelatih asing yang punya reputasi bagus di mata publik sepak bola Indonesia.

Secara taktik, Luis Milla dikenal menyukai permainan yang rapi, sabar, dan berbasis penguasaan bola. Gaya seperti ini bisa cocok jika Persija ingin membangun tim yang lebih dominan dan tidak hanya mengandalkan transisi cepat.

Kehadiran Luis Milla juga bisa memberi warna baru bagi Persija dari sisi pendekatan permainan. Ia punya pengalaman membangun kedisiplinan posisi, terutama untuk pemain tengah dan pemain muda.

Namun, tantangan terbesar Milla adalah latar belakangnya sebagai mantan pelatih Persib Bandung. Rivalitas Persija dan Persib tentu akan membuat kedatangannya menjadi bahan pembicaraan panas, bahkan sebelum kompetisi dimulai.

Meski begitu, sepak bola profesional selalu membuka kemungkinan mengejutkan. Jika Persija berani mengambil keputusan besar, Luis Milla bisa menjadi pilihan yang sangat menarik untuk proyek juara musim depan. (fan)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

China Rebut Emas Kano Tunggal Putri Asian Games 2026, Putu Santhi Gagal Persembahkan Medali untuk Indonesia

China Rebut Emas Kano Tunggal Putri Asian Games 2026, Putu Santhi Gagal Persembahkan Medali untuk Indonesia

Wakil Indonesia di cabang olahraga Kano Slalom nomor tunggal putri yakni Putu Santhi, masih belum bisa persembahkan medali untuk Indonesia di Asian Games 2026.
Apakah Benar Waktu Utama Shalat Sunnah Tahajud Jam 12 Malam? Begini Penjelasannya

Apakah Benar Waktu Utama Shalat Sunnah Tahajud Jam 12 Malam? Begini Penjelasannya

Amalan sunnah dalam agama islam beragam, salah satunya ada tahajud. Banyak pendapat bermunculan soal waktu utama shalat sunnah tersebut.
FPTI Bidik 4 Medali dari Panjat Tebing, Yenny Wahid Ingin Indonesia Kuasai Podium Asian Games 2026

FPTI Bidik 4 Medali dari Panjat Tebing, Yenny Wahid Ingin Indonesia Kuasai Podium Asian Games 2026

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) membidik hasil maksimal yakni memborong medali di Asian Games 2026. Pasalnya empat atlet Merah Putih lolos ke fase final nomor speed.
Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Beroperasi, Tarif Gratis Selama 14 Hari

Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Beroperasi, Tarif Gratis Selama 14 Hari

PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) pada Rabu (30/9/2026) mulai mengoperasikan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) ruas Gending-Paiton.
Kaji Mendalam Larangan Bahan Tambahan Produk Tembakau untuk Cegah Rokok Ilegal

Kaji Mendalam Larangan Bahan Tambahan Produk Tembakau untuk Cegah Rokok Ilegal

Dalam proses pembahasannya, ia mengaku pihaknya memberikan masukan sesuai dengan tugas dan kewenangan
Tiga Kapal Kecelakaan Beruntun, DPR Soroti Belum Ada Tersangka dan Minta Investigasi Dibuka

Tiga Kapal Kecelakaan Beruntun, DPR Soroti Belum Ada Tersangka dan Minta Investigasi Dibuka

Ketua Komisi V DPR Lasarus menyoroti tiga kecelakaan kapal beruntun dan meminta penegakan hukum, termasuk investigasi kecelakaan KM Virgo Transport 8.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Siapa sangka Jamianpurev Ehnsoyol atau Inkushi yang merupakan penerus Megawati Hangestri sebagai pemain kuota Asia di Red Sparks mendapatkan arahan langsung dari legenda voli Korea Selatan yakni Kim Yeon-koung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT