Bos Persib Ungkap Kronologi Ban FIFA yang Libatkan Daisuke Sato: Awalnya ...
- Media Persib Bandung
Dari sini, Persib menemukan ada kejanggalan dengan Daisuke Sato yang mendapatkan gaji di bawah Persib di klub barunya, Davao Aguilas dan kini membela One Taguig FC.
"Karena kita itu dapat info si Daisuke Sato itu di klub barunya gajinya itu di bawah Persib. Yang masa pemain bola gajinya segitu? Makanya kita banding ke FIFA, "Kayaknya enggak mungkin gaji dia segitu. Bisa jadi karena di Filipina gajinya kecil atau kita memilih pemain yang salah, berarti kita bayarnya kemahalan," kata Adhitia.
Selama itu pula kasus berjalan, Persib akhirnya mendapatkan pengurangan nilai yang harus dibayarkan pada Daisuke Sato, baik itu karena kerugian materil maupun inmaterial.
"Akhirnya baru keluarlah di 2 bulan yang lalu, ternyata ya udah kita tuh dapat pengurangan. Seingat saya tuh sebelumnya Rp3,09 (miliar) Nah, setelah ke CAS itu turun jadi Rp2,7 (miliar)," kata Adhitia.
Adhitia memastikan bahwa Persib tak serta merta menutup mata atas tuntutan Daisuke Sato ini. Di mana Persib tetap mengikuti proses yang berjalan termasuk akan membayarkan tuntutan tersebut.
Sayangnya, sebelum Persib membayar, FIFA mengetahui bahwa tenggat waktu sudah terlewat yang otomatis membuat nama Persib masuk dalam daftar FIFA Registation Ban.
"Nah, memang jatuh temponya itu di kemarin, tapi kita juga enggak terlalu khawatir, kita pasti selesaikan gitu. Cuma kan kita juga butuh tahu angkanya detailnya berapa, sudah clear berapa, pasti kita akan selesaikan sesegera mungkin," kata Adhita.
Adhitia mencontohkan kasus Daisuke Sato terjadi ketika Persib mencoret nama William Marcilio pada paruh musim 2025-2026 lalu. Berbeda dari Sato, William Marcilio dan Persib punya kesepakatan yang membuat kontrak pemain Brasil tersebut putus walau masih tersisa 1,5 musim.
"Tapi kita terminate baik-baik aja. Kenapa? Karena dengan Wiliam, kita itu melakukan proses negosiasi yang benar. Jadi kita duduk bareng, kita negotiate dan segala macam, akhirnya mutual agreement termination, selesai. Tidak ada gugat-menggugat segala macam, selesai," katanya.
Adhitia pun mencontohkan kasus lain di mana Persib mulai merapikan kemelut yang ada di dalam manajemen. Termasuk ketika mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts yang punya kontrak panjang hingga akhirnya mengundurkan diri.
Load more