News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bos Persib Ungkap Kronologi Ban FIFA yang Libatkan Daisuke Sato: Awalnya ...

FIFA Registration Ban adalah regulasi FIFA yang melarang klub mendaftarkan pemain baru selama ada sengketa dengan pemain atau pelatih.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:08 WIB
Daisuke Sato
Sumber :
  • Media Persib Bandung

Jakarta, tvOnenews.com - Bos Persib Adhitia Putra Herawan mengungkapkan kronologi nama Persib Bandung muncul dalam FIFA Registration Ban. 

FIFA Registration Ban adalah regulasi FIFA yang melarang klub mendaftarkan pemain baru selama ada sengketa dengan pemain atau pelatih. Dalam kasus Persib, adalah Daisuke Sato yang menyeret Maung Bandung masuk dalam daftar terlarang tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beda dari biasanya, di mana kasus yang bergulir karena gaji dengan pemain melapor pada FIFA, untuk kasus Persib adalah limpahan dari dua musim lalu di mana Daisuke Sato dicoret oleh Bojan Hodak pada paruh musim 2023-2024 lalu. 

"Jqdi sebenarnya begini, kasus Sato tuh sebenarnya kita sudah menaruh perhatian memang kasusnya kan terjadi tahun 2023. Waktu itu masih ceritanya kan Luis Milla, masih pelatihnya dan Sato diganti di pertengahan musim 2023-2024 ketika Bojan Hodak masuk," kata Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan di Kota Bandung, Sabtu (30/5/2026).

Saat itu, Liga Indonesia yang masih melibatkan kuota pemain ASEAN memaksa Bojan Hodak mencoret nama Daisuke Sato demi merekrut Kevin Mendoza. 

"Secara efektivitas juga kita bersyukurlah karena kan pergantian itu juga cukup berhasil, akhirnya kita juara di musim 2023-2024 kan," kata Adhitia. 

Tak terima diganti, Daisuke Sato tak hanya meminta haknya seperti gaji dibayarkan, tapi juga haknya untuk mendapatkan menit bermain di klub utama dimilikinya.

Sejak saat itu, Sato menyerahkan kasus ini pada legal hingga singkat cerita naik ke Court Arbritase of Sports (CAS). Saat itu, Persib pun terbukti bersalah dan melakukan banding mengingat Daisuke Sato punya klub baru tak lama dicoret oleh Persib. 

"Ketika kasus ini terjadi, itu kita juga memang sudah mengetahui, tahun lalu kita tuh mengajukan case ke CAS," kata Adhitia. 

Dalam kasus Daisuke Sato, lanjut Adhitia, ada aturan FIFA di mana pemain yang diputus kontraknya akan tetap mendapatkan haknya jika klub baru memberi nilai kontrak lebih kecil dibanding klub lamanya. 

"Maksudnya gimana? Gini, di peraturan FIFA itu ketika seseorang pemain, bilang aja Daisuke Sato gitu ya, keluar dari  sebuah klub, diputus sisa kontraknya 2 tahun, kemudian setelah diputus dia kerja di perusahaan lain, ketika gaji di klub lainnya lebih besar dibanding gaji dia di Persib, itu udah selesai kasusnya. Tapi kalau gajinya lebih kecil, nah gaji lebih kecilnya ini kita mesti cek berapa selisihnya. Makanya butuh waktu panjang, sekitar beberapa bulan," kata Adhitia. 

Dari sini, Persib menemukan ada kejanggalan dengan Daisuke Sato yang mendapatkan gaji di bawah Persib di klub barunya, Davao Aguilas dan kini membela One Taguig FC.

"Karena kita itu dapat info si Daisuke Sato itu di klub barunya gajinya itu di bawah Persib. Yang masa pemain bola gajinya segitu? Makanya kita banding ke FIFA, "Kayaknya enggak mungkin gaji dia segitu. Bisa jadi karena di Filipina gajinya kecil atau kita memilih pemain yang salah, berarti kita bayarnya kemahalan," kata Adhitia. 

Selama itu pula kasus berjalan, Persib akhirnya mendapatkan pengurangan nilai yang harus dibayarkan pada Daisuke Sato, baik itu karena kerugian materil maupun inmaterial. 

"Akhirnya baru keluarlah di 2 bulan yang lalu, ternyata ya udah kita tuh dapat pengurangan. Seingat saya tuh sebelumnya Rp3,09 (miliar) Nah, setelah ke CAS itu turun jadi Rp2,7 (miliar)," kata Adhitia. 

Adhitia memastikan bahwa Persib tak serta merta menutup mata atas tuntutan Daisuke Sato ini. Di mana Persib tetap mengikuti proses yang berjalan termasuk akan membayarkan tuntutan tersebut. 

Sayangnya, sebelum Persib membayar, FIFA mengetahui bahwa tenggat waktu sudah terlewat yang otomatis membuat nama Persib masuk dalam daftar FIFA Registation Ban. 

"Nah, memang jatuh temponya itu di kemarin, tapi kita juga enggak terlalu khawatir, kita pasti selesaikan gitu. Cuma kan kita juga butuh tahu angkanya detailnya berapa, sudah clear berapa, pasti kita akan selesaikan sesegera mungkin," kata Adhita. 

Adhitia mencontohkan kasus Daisuke Sato terjadi ketika Persib mencoret nama William Marcilio pada paruh musim 2025-2026 lalu. Berbeda dari Sato, William Marcilio dan Persib punya kesepakatan yang membuat kontrak pemain Brasil tersebut putus walau masih tersisa 1,5 musim. 

"Tapi kita terminate baik-baik aja. Kenapa? Karena dengan Wiliam, kita itu melakukan proses negosiasi yang benar. Jadi kita duduk bareng, kita negotiate dan segala macam, akhirnya mutual agreement termination, selesai. Tidak ada gugat-menggugat segala macam, selesai," katanya. 

Adhitia pun mencontohkan kasus lain di mana Persib mulai merapikan kemelut yang ada di dalam manajemen. Termasuk ketika mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts yang punya kontrak panjang hingga akhirnya mengundurkan diri. 

"Kasus seperti ini tuh terjadi di manajemen dari sebelumnya tuh juga beberapa kali terjadi. Sebelum Pak Glenn kemudian in-charge lagi di PT di tahun di 2023, Pak Glenn masuk mulai merapikan hal kayak seperti ini," kata Adhitia. 

"Kita tuh dulu sempat ada satu pelatih yang kontraknya itu 7 tahun. Bingung, kok bisa ada 7 tahun. Makanya kita mulai bersih-bersih sekarang nih gitu. Nah, ini SOP lagi kita rapiin, makanya perkembangannya kelihatan sekarang. Kita tidak pernah ada kasus lagi sama siapa pun. Wiliam Marcilio putus kontrak juga baik-baik aja karena kita udah belajar dan kita mulai merapikan banyak hal," kata Adhitia. 

Adhitia pun meminta Bobotoh untuk tak khawatir apalagi menyerang Daisuke Sato melalui sosial media seperti saat ini. Dia mengakui nama Persib akan segera hilang dari daftar hitam itu ketika pembayaran ganti rugi pada pemain keturunan Filipina-Jepang itu selesai. 

"Jadi bukan hal yang mengagetkan buat kita dan tidak usah khawatir. Klub besar juga banyak mengalami ini. Jadi ini bukan karena kita bayar gaji telat, kita tidak menuhi haknya, tapi memang ada proses CAS yang kita lalui dulu untuk mengecek kebenaran gaji dia berapa sebenarnya. Kita akan bereskan segera kok," tutupnya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imbang dari PSMS Medan, Tangan Kanan STY Ungkap Kelelahan Buat Persija Kesulitan Maksimalkan Peluang 

Imbang dari PSMS Medan, Tangan Kanan STY Ungkap Kelelahan Buat Persija Kesulitan Maksimalkan Peluang 

Tampil di laga perdana babak penyisihan grup, skor akhir 1-1 antara Persija melawan PSMS berakhir di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Selasa (3/11/2026). 
Optimalkan Pemadaman, BNPB Sebut Karhutla di Sulteng Masih Sisakan Titip Asap

Optimalkan Pemadaman, BNPB Sebut Karhutla di Sulteng Masih Sisakan Titip Asap

Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla menjadi perhatian banyak pihak. Salah satu wilayah yang dioptimalkan di Sulawesi Tengah.
Link Live Streaming Korea Open 2026, Rabu 4 November: 11 Wakil Indonesia Berjuang, Alwi hingga Ubed Tampil

Link Live Streaming Korea Open 2026, Rabu 4 November: 11 Wakil Indonesia Berjuang, Alwi hingga Ubed Tampil

Link live streaming Korea Open 2026, sebanyak 11 wakil Indonesia dijadwalkan bertanding pada lanjutan babak 32 besar di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan, Rabu (4/11/2026).
Ketegangan Timur Tengah Buat Piala Asia Resmi Ditunda, Australia Tetap Berangkat Lawan Qatar dan Yordania

Ketegangan Timur Tengah Buat Piala Asia Resmi Ditunda, Australia Tetap Berangkat Lawan Qatar dan Yordania

Walau dipastikan tertunda, Australia tetap mengikuti rencana tim yang akan menghadapi Qatar dan Yordania pada laga uji coba FIFA Matchday edisi November 2026. 
Kabar Duka dari Jawa Timur, Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo Yeni Eko Purwaningsih Meninggal Dunia

Kabar Duka dari Jawa Timur, Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo Yeni Eko Purwaningsih Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari Jawa Timur. Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo Yeni Eko Purwaningsih meninggal dunia. Untuk diketahui, sebelum menjadi Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo, almarhumah pernah menjabat sebagai Wakil Ketua hingga Ketua Pengadilan Negeri Marabahan.
Kasus Korupsi Menjerat Sejumlah Kepala Daerah di Jateng, Gubernur Gelar Pengawasan Daerah Bersama KPK, BPK dan BPKP

Kasus Korupsi Menjerat Sejumlah Kepala Daerah di Jateng, Gubernur Gelar Pengawasan Daerah Bersama KPK, BPK dan BPKP

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan memperkuat sistem pengawasan terintegrasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta jajaran inspektorat pemerintah daerah

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Ada belasan perjalanan yang tersedia. Simak sebelum berangkat. Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 4 November 2026.
Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT